Kades Gunung Sakti: 7,5 Juta Itu Bukan Biaya Pemasangan Internet Tapi Biaya Aktivasi Astinet

by
Nadiman S.Sos Kades Gunung Sakti

Lintasbengkulu.com, Bengkulu selatan – Terkait biaya pemasangan internet desa senilai Rp 7,5 juta yang saat ini menjadi perbincangan masyarakat desa setempat. Kepala Desa Gunung Sakti Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Nadiman, S.Sos membantah adanya dugaan kongkalingkong terhadap biaya pemasangan Internet yang ada di Gedung Serba Guna desa Gunung Sakti Tersebut.

Kepada lintasbengkulu.com, saat dikonfirmasi terkait biaya pemasangan internet desa, Kades Gunung Sakti Nadiman menjelaskan, bahwa biaya yang dikelurkan teresebut bukanlah dana pemasangan, akan tetapi menurutnya itu adalah biaya Aktivasi Astinet.

“Itu bukan dana pemasangan, tapi adalah biaya aktivasi Astinet,” jelas Nadiman kepada lintasbengkulu.com, Senin (10/06/2019) di kediamannya.

Kades juga menjelaskan, terkait biaya yang dikeluarkan untuk internet desa tersebut tidak seperti dalam pemberitaan salah satu media online yang menyebut dana pemasangan internet desa hingga mencapai Rp 7,5 juta.

“Biaya yang kita keluarkan hanya empat juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah (Rp 4,750 juta), ini merupakan biaya pengadaan alat-alat perlengkapan internet desa, seting dan pemeliharaan. Memang totalnya Rp 7,5 juta tapi belum di bayar semua. Sisanya akan dibayarkan saat bayar bulanan pada bulan pertama” terang Nadiman.

Ia menambahkan, untuk angsuran bulanan yaitu Rp 1.510.000 di tambah pajak 10%, demikian kata Kades Gunung Sakti.

Yuhildani, S.Sos camat Manna

Sementara itu Camat Manna, Yuhildani S, Sos, saat dikonfirmasi terkait hasil evaluasi dan kebenaran terhadap biaya pemasangan Astinet desa yang ada dalam pagu anggaran penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2019 desa Gunung Sakti, Camat mengatakan kalau pihaknya tidak menyimpan arsip evaluasi DD tahun 2019 Desa Gunung Sakti.

“Arsipnya hingga saat ini belum dikembalikan desa ke kantor Camat,” kata Camat Manna Yuhildani, S.Sos didampingi Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Dadang Sutrisno.

Hamdan Sarbaini, S.Sos Kabid PMD

Terspisah, Kabid PMD Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hamdan Sarbaini S.Sos, ia mengimbau kepada pihak kecamatan untuk menyimpan dan mengarsipkan setiap kegiatan yang bersentuhan dengan desa. “Apalagi seperti kegiatan Dana Desa ini, pihak Kecamatan seharusnya punya arsip. Termasuk arsip evaluasi Dana Desa ini, harusnya terarsip untuk keperluan di kemudian hari,” tutur Hamdan mengingatkan. (And)

Berikut Biaya Aktivasi Internet dan harga bulanan tarif Telkom: