Aparat Amankan Kayu Meranti Diduga Hasil Penebangan Liar

by
Barang bukti kayu dan Mobil Pick Up yang diamankan aparat

Lintasbengkulu.com – Rabu dini hari (19/12/2018), aksi pencurian kayu jenis meranti di Wilayah Bengkulu Selatan berhasil digagalkan tim Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) bersama Unit Tipidter Polres Bengkulu Selatan.

Penangkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat. Diduga kayu tersebut berasal dari kawasan hutan Bukit Riki Kecamatan Air Nipis.

Tim yang bergerak cepat, akhirnya berhasil menghadang terduga pelaku berinisial US (41) warga Darat Sawah, Kecamatan Seginim.

Dari tangan US, Tim mengamankan satu kubik kayu jenis meranti beserta mobil Pick up BD 9986 BD yang digunakan terduga untuk mengangkut.

“Saat kita periksa, US tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan kayu yang dia bawa. Makanya, pelaku beserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut kami amankan,” terang Franky Chandra Utama, Kasi PKRP KPHL Bengkulu Selatan.

Lebih lanjut Franky mengatakan, sejak lama pihaknya telah menaruh curiga terhadap adanya kegiatan penebangan liar di Kawasan Hutan Lindung Bukit Riki.

“Dengan penangkapan ini, dugaan perambahan hutan di Bukit Riki masih tergolong tinggi,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP. Rudy Purnomo, S.IK., MH melalui Kanit Tipidter IPDA Gunawan mengatakan, saat ini pemilik kayu (US), diamankan untuk dimintai keterangan.

“Untuk hasil pemeriksaan, mohon bersabar dulu. Pemilik kayu beserta barang bukti saat ini kita amankan untuk pembuktian apakah benar kayu yang dia bawa itu merupakan hasil penebangan liar,” kata Gunawan. (Tom)