Aslan: “Tempat perkemahan itu sering digunakan sebagai tempat pembuang sampah”

by

Lintasbengkulu.com – Bumi perkemahan Sekuning yang terletak di Desa Jeranglah Rendah Kecamatan Manna, dulunya tempat ini merupakan tanah aset milik warga Desa Jelanglah rendah, Padang Manis dan Gunung Sakti. Namun seiring perkembangan waktu, oleh warga ketiga desa tersebut, tanah itu dihibahkan kepemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Selatan dan dimanfaatkan sebagai tempat perkemahan pramuka. Hal ini dungkapkan oleh Aslan (44) Warga Desa Jeranglah Rendah, (16/8/2016).

Menurut Aslan, pada tahun yang lalu Bumi Perkemahan sekuning ini pernah dijadikan tempat Jambore Provinsi Bengkulu, namun sayang, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan. Selain semak belukar yang tumbuh liar, bangunan yang ada pun tidak presentatif lagi untuk dimanfaatkan.

Bahkan oleh warga dari Desa luar Jeranglah Rendah, tempat perkemahan itu sering digunakan sebagai tempat pembuang sampah. Meski ditegur, warga yang membuang sampahpun seolah tak menghiraukan dan tetap melakukannya.

“Sudah pernah kami sampaikan ke Pemda persoalan kondisi bumi Perkemahan Sekuning ini. Kalau kondisinya terus dibiarkan seperti ini, ada baiknya tanah ini dikembalikan saja ke warga, biar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya,” harap Aslan.

Sementara itu Kades Jeranglah rendah Reskan, membenarkan perihal kondisi bumi perkemahan tersebut, ia juga mengatakan masalah itu pernah disampaikan ke DPRD Bengkulu Selatan dan Pemda Bengkulu selatan, sayangnya hingga kini juga belum ada tanggapan.

“Kami ini kan hanya minta tempat itu dipelihara. kalau kayak ini kan mubazir jadinya. Setidaknya untuk bangunan yang sudah ada bisa direhab kembali, kemudian jika memungkinkan sekalian dibuatkan pagar untuk wilayah ini. Kalau seluruh fasilitasnya bagus, saya kira bisa lebih optimal pemanfaatannya dan bahkan bisa dijadikan tempat wisata,” pinta Reskan. (CW1)