Bersama Janda Dikebun Sawit, Oknum “Kades” Dikecamatan Pino Raya Ini Dinasehati Warga

87 views
sawit-3

ilustrasi

LINTASBENTGKULU.COM, Bengkulu Selatan – Lagi-Lagi, salah seorang aparatur Pemerinthan Desa (Kades) kepergok warga saat sedang berduaan dengan perempuan yang bukan mukhrimnya.

Informasi diperoleh, oknum Aparatur Pemerintah Desa di Kecamatan Pino Raya (PiRa) berinisial Ar (44) dipergoki warga saat sedang asik berduaan bersama seorang janda anak dua berinisial He (28), dikebun sawit di Desa Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna, sekitar pukul 23.15 WIB kemarin malam, Jumat (9/12/16)

“Sebelumnya kami sering mendengar, kalau kades ini (Ar-red) diduga sering membawa perempuan. Kebetulan tadi malam itu saat kami sedang duduk-duduk santai di Taman Merdeka depan kantor DPRD Bengkulu Selatan, saya bersama teman saya Riki melihat Pak kades itu berboncengan dengan seorang perempuan, dan mereka langsung kami ikuti,” kata Diki warga Desa Air Kemang, yang bertetanggahan desa dengan Desa Ar itu, kepada wartawan saat dikonfirmasi via telpon.

Diceritakan Diki, saat di jembatan Air Palak Sarak, oknum Kades yang membonceng seorang perempuan yang bekerja disalah satu perusahaan barang elektronik di Kota Manna tersebut, di beri nasehat oleh Diki dan seorang temannya Riki.

“Pak Kades jadilah kudai mbataki tinauni (Pak Kades berhentilah bawa peremupuan itu),” kata Diki dan Riki sambil bicara diatas motor.

Setelah diberi nasehat oleh Diki dan Riki, oknum Kades inipun langsung memacu kendaraannya kearah Jalan Padang Panjang. Nah, saat Diki dan Riki lagi duduk-duduk di Bundaran depan Kantor Bupati BS di Jalan Padang Panjang Kota Manna. Oknum Kades yang terlihat masih membonceng si janda anak dua itu lewat lagi didepan mereka. Kali ini oknum Kades yang masih membonceng perempuan itu melaju dari arah Sekunyit menuju ke arah Terminal Gunung Ayu.

Oleh Riki dan Diki, keduanya langsung diikuti dari belakang. Akan tetapi pas di simpang empat Pagar Dewa, Kades dan Perempuan itu membelokan sepeda motornya kekiri, menuju Workshop, lalu melaju ke jalan menuju Tempat Pembuangan sampah (TPA) Pagar Dewa, lalu membelokan motornya masuk ke-kebun sawit warga. Saat sedang berduaan di kebun Sawit itulah Ar dan He didatangi oleh Diki dan Riki.

“Ghegadulah kudai mainkah tinauni. Dighitu Aparatur Negara (Berhentilah Pak Kades main perempuan itu. Pak kades itu kan Aparatur Negara),” kata Diki, terdengar nada marah kepada Kades Ar saat dihubungi wartawan via handphon selulernya.

Tidak ada niat Diki dan Riki untuk berbuat jahat terhadap Oknum kades dan perempuan itu. Setelah memberikan nasehat yang kedua kalinya, keduanya langsung meninggalkan Ar dan He yang masih berada di tengah kebun sawit warga tersebut. “saya tidak tahu kejadian selanjutnya,” pungkas Diki.

Diduga terjadi kegaduhan saat dikebun sawit itu, sehingga hal ini diketahui oleh Intelijen Babin Kamtibmas Kepolisian Resor Bengkulu Selatan. Ar dan He akhirnya tengah malam kemarin langsung dijemput petugas Kepolisian dirumahnya masing-masing dan dibawa ke Polres Bs untuk dimintai keterangan.

Dikonfirmasi diruang penyidik Reskrim Polres BS, Sabtu (10/12/16), kepada Lintasbengkulu.com, He mengatakan, bahwa saat itu dirinya minta diantar kerumah Ar, karena belum tahu rumah Kades (Ar) tersebut.

“Tadi malam itu saya sama Dang (Ar), dari tempat kawan yang nikah sirih di Gang Melati, Kota Manna. Kami ingin tahu bagaimana nikah sirih itu. Setelah itu, karena aku belum tahu rumahnya Dang, maka saya minta antar dengan Dang kerumahnya. Kan belum tahu rumah Dang, takutnya nanti salah naik rumah,” kata He warga Jalan SMAN 2 Kota Manna ini kepada Lintasbengkulu.com, dikonfirmasi sesaat sebelum dipanggil untuk kembali dimintai keterangannya oleh penyidik Reskrim Polres BS.

Sementara itu Ar (kades), kepada awak media Ia mengatakan, bahwa dirinya tidak mengenal orang yang membututi kendaraannya tadi malam itu. “Saya tidak kenal sama mereka, tapi mereka mengenal saya. Mereka itu saya kira mau begal saya. Soalnya kontak motor saya dicabut sama mereka. Tadi malam itu kami tidak berbuat senonoh, saat mereka datang kami berpakaian lengkap,” ujar Ar.(tom)

Related Post

loading...