Besok Dikpora Bengkulu Selatan Mutasikan Kepala Sekolah, Guru dan Pengawas

by

Lintasbengkulu.com – Setelah melakukan revisi atas mutasi yang sebelumnya pernah digelar, bila tak ada perubahan besok (21/7/2016) Dinas Dikpora Kabupaten bengkulu selatan akan menggelar mutasi untuk kepala sekolah dan guru serta pengawas.

Dalam mutasi kali ini, setidaknya ada 15 kepala sekolah dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA yang akan dimutasikan. Sementara itu, untuk Guru dengan rincian yakni, jenjang SD sebanyak 114 guru, 85 guru SMP, 60 guru SMA serta 6 pengawas telah mendapatkan surat keputusan (SK) pemindahan tempat tugas dari Bupati BS, H. Dirwan Mahmud SH.

Data terhimpun, ada dua guru yang kembali menjabat sebagai kepsek. Yakni  Pahmilyan MPd kembali menjadi Kepala SMAN 9 BS menggantikan Drs. Sudisman yang juga dikembalikan sebagai Kepala SMA Karya BS. Kemudian, Surayah SPd. SD, guru SDN 38 BS, kembali menjadi Kepala SDN 22 Bengkulu Selatan.

Kemudian Dewi Chandra, guru SDN 22 BS sebagai Kepala SDN 4 BS menggantikan Kusman SPd. Disamping itu, Iskandar Muda SPd didefinitifkan sebagai Kepala SMKN 5 BS.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Plt. Kepala Dinas Dikpora BS, Drs. Azen Hous, mengakui pihaknya telah menerima SK mutasi yang ditujukan untuk Kepala Sekolah, guru dan pengawas dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bengkulu Selatan.

Dikatakan dia, untuk SK mutasi guru jenjang SMP dan SMA sederajat. Sudah diserahkan kepada masing-masing Kepala Sekolah. Sementara itu, untuk SK mutasi guru jenjang SD diberikan kepada kepala UPTD Dikpora masing-masing wilayah.

“Besok rencananya kepsek akan langsung dilantik jam 13.05 WIB di aula dinas (Dikpora),” ujar Azen.

Menurut Azen, draft mutasi sudah sesuai usulan Dinas Dikpora. Jika masih ada guru yang mengalami kekurangan jam mengajar, setelah dimutasikan agar secepatnya melapor ke Dinas Dikpora.

Selain itu, mutasi Kepala Sekolah dan guru serta pengawas dilakukan atas dasar berbagai pertimbangan, diantaranya, kepala Sekolah yang mendekati habis masa jabatan selama delapan tahun, akan pensiun, jumlah jam mengajar, serta jarak tempuh guru menuju sekolah.

“Sedangkan pengawas dimutasikan karena sudah ada yang mau pensiun jadi ditambah dan ada yang menggantikan,” demikian Azen. (CW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *