Category: Bengkulu Selatan

Popular

Recent News

Permalink to Dipukul Pakai Kursi Plastik Oknum Kades Dipolisikan
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Dipukul Pakai Kursi Plastik Oknum Kades Dipolisikan

ilustrasi

Ilustrasi

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Nahas dialami Agus Paryanto (34) warga Dusun Pagar Agung Desa Suka Bandung Kecamatan Pino Raya, ia dipukul oleh Kepala Desa (Kades) setempat, Sateman, menggunakan kursi plastik dibagian punggung belakang. Akibatnya korban mengalami memar dibagian yang terkena pukulan. Tak terima atas perbuatan Kadesnya, sehingga korban mendatangi kantor Polsek Pino Raya untuk melaporkan peristiwa penganiayaan itu.
Peristiwa terjadinya pemukulan tersebut terjadi hari Senin (29/8) pukul 09.00 WIB dikediaman Kades Suka Bandung, Pino Raya. Agus Paryanto saat dihubungi awak media Selasa, (30/8/2016) mengatakan, bahwa dirinya merasa dianiaya oleh oknum Kades. Dijelaskan Agus Paryanto, kejadian tersebut berawal dari dirinya menanyakan sertifikat prona yang baru turun. Tiba-tiba setelah korban menanyakan sertifikat tanahnya itu terjadilah cekcok mulut, sehingga Kades emosi dan memukul korban dengan menggunakan kursi plastik warna biru pada bagian punggungnya.
 “Setelah saya menanyakan sertifikat prona, tiba-tiba Kades memukul saya menggunakan kursi plastik. Saya tidak terima dan melaporkan perbuatan Kades ini ke kantor polisi,” kata Paryanto kepada wartawan.
Menurutnya, kedatangannya ke rumah Kades tidak lain hanya menanyakan sertifikat prona. Bertanyapun secara baik-baik. Namun mendapat perlakuan yang tak diinginkan. Seharusnya Kades sebagai pejabat pemerintahan desa dapat menyelesaikan masalah dan memberikan jawaban yang tepat saat ada keperluan warga, dan bukan sebaliknya berbuat yang dapat menimbulkan dan membahayakan orang lain.
“Saya harap kejadian ini cukup saya yang mengalami jangan sampai warga yang lain menjadi korban yang berikutnya. Dan Kades harusnya melayani bukan berbuat kasar pada warga saat ada keperluan,” tandasnya.
Sementara itu kapolsek Pino Raya, Iptu Sugiyo,  dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kades Suka Bandung Pino Raya . “Laporan korban sudah kami terima dan selanjutnya akan dilakukan proses penyelidikan atas perbuatan penganiayaan oleh oknum Kades,” ungkapnya. (Cw1)
Permalink to Penyidik BPOM dan Polda Bengkulu Serahkan Tersangka Penjual Kosmetik Palsu ke-Kejari Manna
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Penyidik BPOM dan Polda Bengkulu Serahkan Tersangka Penjual Kosmetik Palsu ke-Kejari Manna

Ilustrasi

Ilustrasi

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Za (48), warga Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Pasar Manna ini tertunduk lesu dan hanya bisa menangis menyesali perbuatannya, saat diserahkan penyidik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Polda Bengkulu. ke-Kejaksaan Negeri Manna, Selasa (30/8/2016).

Za, tertangkap tangan menjual ribuan kosmetik tanpa izin oleh BPOM bersama Reskrim Polda Bengkulu, saat melakukan razia di toko kosmetik miliknya pada tanggal 30 september 2016 yang lalau. “Adapun kosmetik yang dijual tersangka yaitu,  henna cream read rani kone, chandni nail henna kecil, rani kone henna paste, temulawak day and night cream, rice milk soap dan cold silver,” kata Kajari BS, Rohayatie MH didampingi Kasi Pidum, Joni Astriamah SH kepada wartawan.
Dijelaskan Kasi Pidum Kejari Manna, Joni Astriamah, kejadian ini di Bengkulu Selatan, sehingga kasus ini oleh Polda Bengkulu  setelah dinyatakan lengkap (P-21) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manna, ujarnya.
“Semua berkas dan Barang Bukti (BB) yang disita dari toko tersangka sudah kita terima. Untuk Za sebagai tersangka dalam kasus ini, karena masih menjalani pemeriksaan, untuk sementara akan di tahan di sel tahanan Kejari Manna,” tutup Joni Astriamah. (tom)

 

Permalink to Tidak Terkecuali, Kades Juga Harus Memberikan Informasi Kepada Masyarakat
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Tidak Terkecuali, Kades Juga Harus Memberikan Informasi Kepada Masyarakat

KIP Bengkulu Sosialisasi PPID Di Bengkulu Selatan

           KIP Bengkulu Sosialisasi PPID Di Bengkulu Selatan

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Bengkulu  Emek Verzoni, mengatakan, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, pejabat Publik di Bengkulu Selatan diharapkan harus transparan dan terbuka dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Hal ini disampaikannya dalam acara sosialilasi mengenai fungsi dan tujuan dibentuknya  PPID, di Hotel Duta Beach, Kelurahan Pasar Bawah, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (30/8/2016). Acara ini dihadiri langsung Bupati Bengkulu Selatan (BS) Dirwan Mahmud, para pejabat SKPD Pemkab BS, Camat dan para Kepala Desa Se-Kabupaten Bengkulu Selatan.

Disampaikan Emex dalam acara tersebut, untuk menciptakan Pemerintahan yang bersih sesuai nawacita Presiden Joko Widodo. Setiap Badan Publik, tidak terkecuali Bupati, pejabat SKPD, Camat serta Kades untuk terbuka dan transparan kepada umum apabila masyarakat membutuhkan informasi. Oleh sebab itu kata Emex, setiap Badan Publik harus membentuk dan menunjuk PPID sebagai pelayan Publik.

“Setiap warga Negara berhak menerima informasi, baik secara kelembagaan, ataupun perorangan yang dibuktikan dengan tanda pengenal (KTP). Tidak terkecuali dia adalah sorang petani ataupun nelayan, kalau warga membutuhkan informasi wajib diberikan, selagi tujuannya tersebut baik. Kecuali informasi tersebut merupakan rahasia Negara yang sifatnya dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sesuai yang tercantum dalam Pasal 17 UU RI nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP,” papar Emex.

Menurut Ketua KIP Bengkulu ini, untuk Dokumentasi pelaksanaan kegiatan kerja di SKPD atau Badan Publik lainnya itu bukan dalam kategori rahasia Negara. “Akan tetapi kalau bapak-bapak mengatakan dokumen kegiatan itu rahasia Negara, lakukan uji Konsekuensi, apakah masuk kategori rahasia Negara atau bukan,” terangnya.

Emex menambahkan, sesuai Pasal  9 pada UU RI Nomor 14 tahun 2008 Tenatang KIP, setiap Badan Public wajib mengumumkan informasi kepada masyarakat, seperti informasi kegiatan dan kerja badan Publik, serta informasi laporan Keuangan dan informasi lain yang diatur dalam perundang-undangan.

Tujuan adanya PPID ini untuk memetakan informasi, dalam rangka mewujudkan pelayanan cepaat, tepat yang akan di umumkan kepada masyarakat, guna terciptanya Pemerintahan yang bersih, demikian Emex Verzoni. (tom)

Permalink to Pasal Amoral, Warga Desa Selali Datangi DPRD
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Pasal Amoral, Warga Desa Selali Datangi DPRD

Warga Padang Beriang Menyampaikan Tuntutannya kepada Anggota Dewan Komisi III DPRD BS

Warga Desa Padang Beriang Menyampaikan Tuntutannya Kepada Anggota Dewan Komisi III DPRD BS

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Belasan orang warga Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (29/08/2016).  Kedatangan 11 orang warga Desa Selali ke DPRD BS ini dengan maksud dan tujuan meminta agar Kepala Desa mereka, yakni  Az alias Iw diberhentikan dari jabatannya karena tersandung kasus Amoral (perselingkuhan).

Kades Selali yakni Iw, di gerebek warga saat berduan di kamar hotel nomor 3 salah satu penginapan dalam wilayah Kota Manna pada hari Minggu 21 agustus 2016 pukul 15.30 WIB yang lalu. Saat itu sang Kades bersama istri orang lain yaitu Lz (22) asal Kota Bengkulu ini sedang berduaan dikamar hotel.

Adapun 11 orang warga yang mendatangi DPRD Bengkulu Selatan itu yakni Rigiman (50), Pidi (45), Afzan (48), Sumardi (55), Guniawan (40), Alibin (55), Mesbur (59), Alius (38), Rifin (40), Wini (60) dan Resmanudin (45). Kedatangan mereka langsung disambut oleh anggota Komisi III H Supin, H Milyan Yunir dan Suhardi, S.Sos.

Menurut H Supin, dikonfirmasi usai pertemuan denga warga, anggota Komisi III  DPRD BS ini mengatakan,  perbuatan Kades yang sudah terbukti selingkuh itu merupakan perbuatan amoral. Namun perbuatan Amoral tersebut tidak ada di aturan dan di dalam Undang-Undang (UU) yang mengharuskan Kades berhenti dari jabatannya. Tapi karena warga merasa resah dan Kepala Desa dianggap panutan bagi masyarakat, maka dari pemerintah harus memberikan sanksi tegas dan Tidak menutup kemungkinan sanksi pemberhentian dari jabatan, katanya.

“Kalau perbuatan Kades bersipat amoral dan sudah meresakan warga silakan saja dipecat dari jabatan,” tegas Supin.

Namun hendaknya lajut Supin, warga yang menyampaikan keluhan kepada lembaga di DPRD ini seharusnya secara tertulis sesuai dengan fakta yang ada, sehingga tidak terkesan sekedar cerita saja. Agar apa yang disampaikan dapat ditindaklanjuti, ujarnya.

 ”Kami minta pada warga mengenai keluhan di desa sampaikan secara tertulis. Selain ke DPRP, juga sampaikan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dan Bupati. Sehingga apa yang disampaikan terlihat jelas dan bisa pertanggung jawabkan,” demikian H Supin.

Sementara itu usai menerima warga Desa Selali Kecamatan Pino Raya, anggota Dewan Komisi III DPRD BS ini juga kedatangan beberapa warga dari Desa Padang Beriang yang juga dari Kecamatan Pino Raya. Kedatangan warga desa Padang Beriang ini juga menuntut kades mereka untuk berhenti dari jabatannya terkait pennggunaan dana desa (DD) yang dibelikan barang untuk Bumdes (Badan usaha milik desa). (Cw1)

Permalink to PT ABS Ternyata Juga Serobot Tanah Anggota Dewan BS
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

PT ABS Ternyata Juga Serobot Tanah Anggota Dewan BS

Wabup BS Gusnan Mulyadi Saat Cek Lokasi Lahan Warga Yang Di Serobot PT ABS

Wabup BS Gusnan Mulyadi Saat Cek Lokasi Lahan Warga Yang Di Serobot PT ABS

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Selain tanah milik warga Desa Cinto Mandi, Bandar Agung dan Desa Pagar Gading, ternyata tanah lahan kebun milik  Ketua Komisi II DPRD Bengkulu Selatan, Isurman, juga diserobot oleh PT Agro Bengkulu Selatan (ABS).

Isurman mengatakan, hingga saat ini sengketa lahan perkebunan antara warga dan pihak PT ABS belum ada kata penyelesaian. “Selain beberapa tanah warga, 10 hektar tanah saya juga ikut di serobot oleh PT ABS, dan hingga saat ini belum ada penyelesaian,” kata Isurman, Senin (29/8/2016) diruang Komisi II DPRD BS.
Dia menjelaskan, pada hal saat penggusuran sudah diberikan penjelasan kepda pihak petugas PTABS yang bekerja, kalau tanah yang mereka gusur itu adalah tanah miliknya, namun petugas perushaan perkebunan Kelapa Sawit itu tetap melakukan penggusuran,” terangnya.
Ketua Komisi II DPRD BS ini berharap, kepada Pemda Bengkulu Selatan agar mengambil sebuah tindakan yang tegas dalam masalah ini, yakni dengan mencabut izin PT ABS.
“Untuk apa ada PT ABS di Bengkulu Selatan ini kalau malah merugikan masyarakat,” tegas Isurman. (Cw1)
Permalink to Tuntut Kades Mundur, Warga Desa Batu Kuning Akan Datangi Bupati
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Tuntut Kades Mundur, Warga Desa Batu Kuning Akan Datangi Bupati

Warga Desa Bt Kuning Rapat Tuntut Kades Mundur

Warga Desa Bt Kuning Rapat Tuntut Kades Mundur

Lintasbengkulu.com, Manna – Warga Desa Batu Kuning Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan kembali menggelar rapat   terkait beberapa kebijakan Kepala Desa, Elen Sustiana,  terhadap beberapa proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) yang dianggap tidak transaparan. Rapat tersebut  bertempat di rumah Ketua Adat Desa Batu Kuning Baduan  (67), kemarin malam, Minggu, (28/8/2016).

Menurut salah seorang warga desa Batu Kuning, Wira Dinata, yang ikut dalam rapat tersebut, kepada lintasbengkulu.com mengatakan, rapat yang dihadiri lebih kurang 50 orang warga itu, dalam rangkah menyimpulkan tuntutan mereka yang telah disampaikan kepada pihak Kejaksaan Negeri Manna, Polres Bengkulu Selatan, Inspektur Daerah (Ipda) dan Bupati Bengkulu Selatan beberapa hari yang lalau.

“Kami minta pemerintah tegas dalam memberikan sangsi terhadap Kades. Kami minta Kades Batu Kuning elen Sustiana mundur dari jabatannya, karena sudah terbukti oleh warga bahwa pekerjaan proyek tidak transparan,” tegas Wira.

Kalau tuntutan kami ini  tidak ada kejelasan lanjut Wira, pada hari Rabu 31 agustus 2016 yang akan datang warga akan mendatangi Bupati BS H Dirwan Mahmud. Dengan tujuan untuk menanyakan tentang tindaklanjut laporan yang sudah disampaikan, dan sekaligus untuk memberikan laporan hasil kesepakatan warga yang sudah dgelar dalam forum rapat tadi malam, ujarnya.

Wira menjelaskan, seluruh pekerjaan proyek DD di desanya itu, proses pelaksanaannya tanpa sepengetahuan warga setempat. “Semua rencana pembangunan berlangsung tertutup, sehingga warga tidak tahu, dan wargapun tidak dilibatkan dalam pekerjaan tersebut. Setiap pertemuan Kades hanya memanggil orang tertentu saja, bertempat di kediaman Mirzan mantan Kepala PDAM Tirta Manna. Kepda Bupati Dirwan Mahmud, kami minta agar kades Elen Sustiana diberikan sangsi tegas, sesuai dengan laporan yang telah disampaikan warga,”pungkasnya. (Cw1)

Permalink to Sijago Merah Sikat Habis Toko Manisan Simpang Rembio
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Sijago Merah Sikat Habis Toko Manisan Simpang Rembio

Toko manisan milik Dedi Ajo Simpang Rembio Ludes Terbakar

Toko manisan milik Dedi Ajo Simpang Rembio Ludes Terbakar

Lintasbengkulu.com – Sijago merah kembali berulah, kali ini satu unit toko manisan milik Dedi Ajo (38) yang beralamat di Jalan Iskandar Baksir Simpang Tiga Rembio Pasar Manna ludes terbakar.

Kejadaian ini sekira pukul 02.05 WIB Kamis, (25/8/2016). Kebakaran ini diketahui berawal dari beberapa warga melihat kepulan asap dari atas atap toko milik Dedi. Setelah warga mendekat dan memastikan dari mana asal asap tersebut, ternyata benar asap berasal dari dalam toko manisan milik Dedi Ajo. Wargapun berteriak minta tolong sehingga membangunkan masyarakat sekitar. Pemilik toko yang bersebelahan pun panic, sehingga sibuk mengeluarkan barang dagangannya dari dalam tokonya.

Namun dengan sigapnya petugas pemadam kebakaran dengan 3 unit mobil PBK, dengan dibantu warga, api akhirnya bisa dipadamkan berselang satu jam kemudian, sehingga tidak merambat ke rumah warga dan beberapa toko lainnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun seisi toko ludes terabakar tampa tersisa. Begitupun perabotan rumah tangga milik Dedi Ajo habis terabakar,” kata Misna tetangga korban.

Ditambahkan Feri, ketua RT 03 Kelurahan Tanjung Mulia Kecamtan Pasar Manna, kebakaran tersebut di duga akibat konsleting Listrik. “Dugaan kami api tersebut berawal dari konsleting listrik dari dalam toko. Diperkirakan korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah,” ujar Feri. (Cw1)

 

Permalink to Pemkab BS Usulkan Anggaran Master Plan PTM dan Pelabuhan Mengkudum di-APBD Perubahan
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Pemkab BS Usulkan Anggaran Master Plan PTM dan Pelabuhan Mengkudum di-APBD Perubahan

Pembahasan Master Plan PTM dan Pelabuhan

Pembahasan Master Plan PTM dan Pelabuhan

Lintasbengkulu.com – Bengkulu Selatan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Selatan terus mematangkan rencananya untuk membangun Pasar Tradisional Modern (PTM) di Pasar Ampera. Bukan itu saja, pembangunan Pelabuhan serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI)  di Pantai Mengkudum Kecamatan Pino Raya sepertinya segera terlaksana. Hal itu diwujudkan dengan akan segera dibuatnya Master Plan pembangunan, pada Detail Enginering Design (DED) dan Fisibilty Studies (FS), termasuk Analisi Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Dijelaskan Assisten II Setda Bengkulu Selatan Mardiansyah, saat selesai acara penandatanganan RAPBDP 2016 pada tanggal Senin (20/8/2016) kepada awak media mengatakan, untuk mendukung pembuatan master plan tersebut pemda telah mengalokasikan anggaran pembuatan master plan pada APBD Perubahan ini. Diharapkan anggaran tersebut disetujui oleh DPRD, cetusnya.

“Master plan ini merupakan syarat mutlak kalau kita mau mengajukan proposal pembangunan ke pusat. Tanpa adanya master plan orang pusat tidak akan memproses proposal yang kita ajukan. Makanya, ini seharusnya bisa segera dimulai. Karena, kalau proposal kita mau dibahas untuk APBN 2017, maka setidaknya Bulan Oktober master plan dan proposal harus sudah selesai. Kalau saya tidak salah , Oktober bulan depan pembahasan APBN 2017 sudah dimulai,” terang Mardiansyah.

Lanjut Mardiansyah, di samping merencanakan pembangunan PTM dan Pelabuhan nelayan di Pino Raya, juga akan dibuat rencana pembangunan alun-alun kota dan tugu gapura di Taman Merdeka Kota Manna.

“Pemerintah Daerah, Pak Bupati dan Wakil Bupati terus berupaya, termasuk dengan didukung oleh DPRD, kita sama-sama mendoakan semoga rencana tersebut dapat terwujud,”  demikian Mardiansyah. (Cw1)

Permalink to Lakalantas, Sopir Truk Sampah Meninggal Dunia Dua Pasukan Kuning Dilarikan Ke-RSUD-HD Manna
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Lakalantas, Sopir Truk Sampah Meninggal Dunia Dua Pasukan Kuning Dilarikan Ke-RSUD-HD Manna

Truk Dum Dinas Kebersihan Yang Mengalami Kecelakaan

Dum Truck Dinas Kebersihan Yang Mengalami Kecelakaan

Lintasbengkulu.com – Kembali terjadi Laka Lantas di Kabupaten Bengkulu Selatan, kali ini giliran petugas Dinas Kebersihan Kota Manna di tabrak oleh Suzuki Mega Carry yang terjadi di dekat Tugu KB, Jalan Kolonel Berlian Kota Manna, sekitar pukul 10.30 wib. Senin (22/8/ 2016) pagi tadi.

Kronologis Kejadian, adapun mobil Dum Truk BD 8011 BY milik Dinas Kebersihan Kota Manna itu sedang berhenti guna untuk mengambil sampah di tempat pembuang sampah warga di dekat Tugu KB Kutau. Tiba-tiba datanglah mobil Mega Carry BD 9540 BD, yang dikendarai Yedi Harmoko Warga Bengkulu Utara dari arah Pos Lantas Kota Medan, yang bertujuan untuk memutar balik dengan mengelilingi tugu KB.  Seketika menabrak 4 orang petugas kebersihan yang sedang bermuat sampah dari samping kiri mobil truk sampah, yang tidak kiranya sama sekali kalau ada petugas sampah yang sedang memuat sampah dari samping kiri mobil truck sampah tersebut.

Akibat dari kecelakaan tersebut petugas kebersihan Gunti Sulaiman (42) bin Badri warga Jl.Kemas Jamaludin Pasar Manna ini mengalami Patah Paha kiri, patah lengan kanan dan luka-luka robek pada tubuhnya. Begitu juga dengan Herman Saputra (33) bin Yunus warga Jl. Kartini, dirinya mengalami luka lebam pada bagian dada, lengan kiri dan patah kaki bagian kiri akibat terjepit di samping mobil. Sedangkan kedua temannya tidak mengalami luka luka, akan tetapi sang sopir Dum Truck sampah itu, yakni Sopandi (62) warga Jl.Affan Bachsin, yang tadinya berniat untuk menolong korban, yang merupakan kedua rekannya itu tiba-tiba jatuh pingsan dan sempat di larikan ke RSUD Hasanudin Damrah dan akhirnya meninggal dunia karena  mempunyai penyakit jantung.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Napitupulu Yogi Yusup SH SIK, melalui Kasat Lantas AKP Andrianto SH menyampaikan, sang sopir Dum Truck tersebut meninggal dunia bukan akibat kecelakaan, melainkan dirinya mempunyai penyakit jantung yang di deritanya. Dan untuk kedua rekan almarhum yang mengalami luka cukup serius, sat ini masih di rawat di RSUD Hasanudin Damrah,” kata Adrian.

“Untuk kedua kendaraan tersebut kini telah kami amankan di Mapolres Bengkulu Selatan, sementara untuk Sopir Mega Carry yakni Yedi Harmoko masih kita mintai keterangannya,” pungkas Kasat Lantas. (Cw1)

 

Permalink to Dilaporkan, Pembangunan Di Desa Batu Kuning Tetap Berjalan
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Dilaporkan, Pembangunan Di Desa Batu Kuning Tetap Berjalan

Warga Batu Kuning Sedang Membangun Tutup Saluran Pembuangan Air

Warga Batu Kuning Sedang Membangun Tutup Saluran Pembuangan Air

Lintasbengkulu.com – Bengkulu Selatan,  Pembangunan dalam Desa, yang menggunakan Dana Desa (DD), memang cukup menuai banyak permasalahan. Seperti halnya pembangunan di Desa Batu Kuning Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan ini selalu menuai pro dan kontra.

Beberapa waktu yang lalu, Kepala Desa  Batu Kuning, Elen Sustiana, pernah di laporkan warganya ke-Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan atas tuduhan tidak keterbukaan dalam pengerjaan proyek di desanya. Walaupun demikian, pembangunan di Desa Batu Kuning tetap berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan dan diprogramkan.

Hal ini terbukti Saat beberapa awak media turun ke lapangan, ditemukan pekerjaan pembangunan sedang berlangsung  yang dikerjakan oleh masyarakat desa itu sendiri.

Ketua Tim Pengelola Kegiatan Baheram Safiri yang biasa di panggil Yung Tupang, kepada awak media yang meliput langsung kegiatan pelaksanaan pembangunan tutup siring di Desa Batu Kuning mengatakan, semua volume pekerjaan yang dilaksanakan lebih dari Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ada.

“Sebenarnya tidak ada lagi masalah di Desa Batu Kuning ini, untuk penggunaan Dana Desa (DD) kami terapkan sesuai dengan petunjuk dan teknis yang sebenarnya. Hasilnya sangat bagus dan kuantitasnya pun lebih dari volume yang ada di RAB,”ujar Yung Tupang.

Dijelaskannya, pembuatan tutup siring ini volumenya sepanjang 332,8 meter dengan lebar 120 cm dan dengan ketebalan 12 cm yang sesuai dengan RAB. Pengerjaannya yang sudah di laksanakan sepanjang 100 meter, namun pada kenyataannya yang dikerjakan mencapai 335 meter dengan lebar mulai dari 120 cm hingga 2 meter, artinya volume pekerjaan sudah melebihi dari rencana yang ada, katanya.

Bukan hanya pengerjaan tutup siring saja yang dikerjakan, lanjut Yung, akan tetapi pembangunan pagar polindes yang  semestinya 80 meter yang tercantum dalam RAB namun kenyataan pembangunan pagar yang di kerjakan tersebut mencapai 85 meter.

Begitu juga dengan pembangunan Paving Block yang berada di halaman Masjid Desa Batu Kuning, kalau berdasarkan RAB hanya 412 meter persegi, namun pembangunan yang dilaksanakan mencapai 420 meter persegi, dan ditambah lagi dengan pembuatan taman masjid yang tidak termasuk dalam RAB, sementara itu untuk bunga taman yang berada di halaman masjid itu merupaka sumbangan dari anak salah seorang anggota TPK (Tim Pelaksana Kegiatan).

Dari kesemua pekerjaan yang di programkan, tinggal satu pekerjaan lagi yang belum di kerjakan, yaitu pembuatan jalan rabat beton sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 20 cm, anggarannya Rp.145.738.000 Juta, papar Yung Tupang.

“Jadi sebenarnya kami bingung dengan maunya warga Desa Batu Kuning ini, apa lagi yang harus dipermasalahkan. Semua pekerjaan volumenya dilebihkan, kwalitasnya cukup bagus dan bisa disaksikan sendiri. Pembangunan ini kan untuk masyarakat Desa, yang mengerjakan pun kami dan warga Desa, tentu kami ingin maksimal agar bisa bertahan lama,” tandasnya.

Yung Tupang berharap, masyarakat tidak perlu lagi mempermaslahkan pekerjaan di desanya itu, karena semua pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai petunjuk. “Saya berharap kepada warga, mari kita bangun desa Batu Kuning ini bersama-sama. Kepada masyarakat yang ingin bekerja kami persilahkan dan tidak ada kata tutup, khusunya warga desa Batu Kuning,” pungkas Baheram Safiri, di dampingi Pendamping Lokal (PL) DD, Desa Batu Kuning, Wiwin Agustian. (Cw1)

Random News