Category: Daerah

Popular

Recent News

Permalink to Antisipasi Kabur “Harmin Pengusaha Batu Hias Ditahan Jaksa”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Antisipasi Kabur “Harmin Pengusaha Batu Hias Ditahan Jaksa”

Penyidik Tipeter Polres BS saat menyerahkan Tsk Harmin ke penyidik Kejaksaan Negeri Manna

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Harmin (52) warga Desa Tanjung Besar Bengkenang,  Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan yang pernah bermasalah dengan pihak kepolisian pasal pengangkutan batu hias akhirnya ditahan Jaksa, Rabu (01/11/17).
Ditahannya Harmin setelah berkas perkara yang dilimpahkan pihak Kepolisian Polres Bengkulu Selatan kepada penyidik Kejaksaan Negeri Manna dinyatakan lengkap, sehingga pengusaha batu hias ini harus ditahan guna untuk proses persidangan.
“Tersangka Harmin kami tahan, selain untuk mengantisipasi kabur, juga untuk mempermudah proses persidangan,” kata Kajari Bengkulu Selatan Rohayatie,  SH MH,  melalui Kasi Pidum,  Joni Astriaman SH.
Tersangka diduga melakukan penampungan, pengolahan, pemurnian dan pengangkutan batu yang tidak memiliki izin dari IUP, IUPK, IUPR. Sehingga Harmin dikenakan pasal 161 UURI nomor 04 tahun 2009 tentang Minerba. Dengan hukuman kurungan badan paling lama 10 tahun atau denda paling banyak 10 Milyar. (tom
Permalink to Rapat DIM KPU BS “Mayoritas Partai Politik di Bengkulu Selatan Inginkan Dapil Lama”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Rapat DIM KPU BS “Mayoritas Partai Politik di Bengkulu Selatan Inginkan Dapil Lama”

Rakoor DIM KPU BS di Hotel Ayu Kota Manna

LINTASBENGKULU.COM, BS – Dalam rangka menghadapi Pemilu Legislatif (DPRD) dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Selasa (31/10/17) menggelar Rapat Koordinasi DIM (Daftar Inventarisasi Masalah).

Rakor DIM yang digelar KPU Bengkulu Selatan ini berlangsung di Hotel Ayu, Kota Manna, yang dihadiri oleh toko masyarakat, unsur Pimpinan DPRD BS, Kesbangpol, Bagian Hukum Pemkab BS, Dukcapil dan pengurus dari 16 partai politik yang diundang.

“Rakor DIM ini bertujuan untuk mencermati dan menerima masukan mengenai pencalonan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden mendatang, serta overview penataan daerah pemilihan (Dapil),” kata Ketua Divisi Sosialisasi dan SDM KPU BS, Roseka Yanti, SP didampingi Ketua Data Logistik dan Keuangan, Yulian SH, saat dikonfirmasi Lintasbengkulu.com di ruang kerja Ketua KPU BS, Holman SE, Selasa (31/10/17).

Disampaikan Roseka, saat ini tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sudah dimulai. Adapun beberapa masukan yang diterima dalam Rakor DIM itu akan menjadi acuan dalam penyusunan Peraturan KPU tentang pencalonan, ujarnya.

Mengenai Daerah pemilihan (Dapil) lanjut Roseka, dari hasil pertemuan bersama Toko masyarakat, Unsur Pimpinan DPRD BS, Kesbangpol, Bagian Hukum Pemkab BS, Dukcapil dan pengurus dari 16 partai yang diundang. Mayoritas partai Politik masih menginginkan daerah pemilihan lama, yakni 3 Dapil.

“Hanya dua Partai yang menginginkan penambahan Dapil, yakni dari 3 daerah pemilihan menjadi 4 Daerah Pemilihan. Kedua Partai tersebut yaitu Partai PDI Perjuangan dan Partai Berkarya,” tutur Srikandi KPUD Kabupaten Bengkulu Selatan ini.

Ditambahkan Yulian, kedua partai ini ingin alokasi kursi yang berimbang. Rencana penambahan Dapil yang dinginkan oleh Partai PDIP dan Partai Berkarya tersebut yaitu Kecamatan Kedurang dan Kedurang Ilir serta Kecamatan Bungamas ini menjadi 1 (satu) daerah pemilihan. Yang dipisah dari dapil lama (dapil III), yang didalamnya termasuk Kecamatan Seginim dan Air Nipis.

Namun menurutnya, karena mayoritas partai politik masih menginginkan Daerah Pemilihan yang lama (3 Dapil), maka diprediksi pada bulan Maret 2018 tahun depan masih akan ditetapkan ke Dapil lama, yakni Tiga daerah pemilihan, yaitu Dapil I (Satu) Kecamatan Kota Manna, Pasar Manna dan Manna Kayu Kunyit, Dapil II (Dua) yaitu Kecamatan Pino Raya, Pino Masat dan Ulu Manna, serta Dapil III (Tiga) yakni Kecamatan Bunga Mas, Kedurang Ilir, Kedurang, Seginim dan Air Nipis. Kalau untuk Alokasi Kursi nantinya disesuaikan dengan hitungan jumlah mata pilih yang ada dan dibagi 25, demikian Yulian. (tom)

Permalink to “Hindari OTT” Dirwan Kumpulkan Pejabatnya
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

“Hindari OTT” Dirwan Kumpulkan Pejabatnya

LINTASBENGKULU.COM, BS – Untuk menghidari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pembarantasan Korupsi(KPK) maupun Tim Saber Pungli, Senin (30/10/17) sekitar pukul 09.30 WIB tadi pagi, Bupati Bengkulu Selatan H Dirwan Mahmud mengumpulkan seluruh pejabatnya di gedung Reptaloka Pemkab Bengkulu Selatan (BS).

Adapun pejabat yang dikumpulkan Dirwan Mahmud yaitu dimulai pejabat Eselon II, III  serta pejabat yang berkaitan dengan kegiatan proyek pembangunan yakni PPTK dan Tim Pokja ULP dilingkungan Pemkab BS.

Acara rapat Koordinasi ini dihadiri Ketua DPRD BS Yevri Sudianto, Kajari BS Rohayatie SH MH, Waka Polres BS dan Sekda Kab BS Darmin SE.
Dalam penyampaiannya Bupati Bengkulu Selatan ini kembali mengingatkan agar para pejabatnya untuk menghindari Operasi Tangkap Tangan KPK dan Tim Saber Pungli.

“Pada setiap acara selalu saya sampaikan agar menghindari Operasi Tangkap Tangan KPK maupun Tim saber Pungli. Jangan sampai di Kabupaten Bengkulu Selatan ini terjadi OTT. Hingga saat ini belum ada tertangkap tangan oleh KPK maupun Tim Saber Pungli di Bengkulu Selatan ini. Saya harap jangan sampai minta di OTT,” kata Dirwan.

Bupati Bengkulu Selatan itu mengaharapkan kepada para pejabatnya yang berkaitan dengan kegiatan pembangunan untuk dapat bekrja sesuai aturan yang ada. “Bekerjalah sesuai aturan perundang-undangan, berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Jangan melakukan transaksional terkait kegiatan pembangunan, dan jangan coba-coba menyalahgunakan kewenangan diluar aturan,” tegas Bupati. (ADV)

Permalink to “Tingkatkan Ketersediaan Pangan Masyarakat” Dinas Ketahanan Pangan BS Sediakan Bibit Gratis
Bengkulu Selatan, Berita, Daerah, Headline

“Tingkatkan Ketersediaan Pangan Masyarakat” Dinas Ketahanan Pangan BS Sediakan Bibit Gratis

LINTASBENGKULU. COM, BS – Untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan di tengah-tengah masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) akan menyediakan bibit buah-buahan dan bibit sayur-sayuran secara gratis kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu selatan, Sukarni, SP kepada Lintasbengkulu.com di ruang kerjanya, Senin (30/10/17). Menurut Kadistan Ketahanan Pangan BS, bibit Sayur-sayuran dan buah-buahan ini akan di gratiskan kepada masyarakat untuk pemanfaatan perkarangan rumah tangga.

“Pembagian bibit gratis ini sebenarnya sudah di laksanakan, namun masih sekala kecil, yaitu pada umumnya untuk pemanfaatan lahan perkarangan rumah tangga. Kalau untuk lahan lebih dari setengah hektar kita belum mampu karena terkendala dengan pendanaan. Ini saja dananya masih inisiatif kami secara pribadi kawan-kawan di Dinas Ketahan Pangan,” kata Sukarni.

Namun Lanjut Sukarni, pada APBD Perubahan tahun 2017 ini anggaran dana untuk penyediaan bibit buah-buahan dan sayur-sayuran ini sudah dianggarkan. “Saat ini masih dalam proses persediaan tempat dan media tanamnya. Mungkin pada akhir Desember 2017 atau Januari 2018 nanti bibit sayur dan buah-buahan sudah bisa dibagikan kepada masyarakat. Silahkan masyarakat nanti ambil bibitnya secara gratis,” ucap Kadis Ketahanan Pangan BS. (tom)

Permalink to Dihargai Rp 19 Ribu per-Meter, Ahli Waris “Affandi Rustam” Tolak Harga NJOP Pemerintah
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Dihargai Rp 19 Ribu per-Meter, Ahli Waris “Affandi Rustam” Tolak Harga NJOP Pemerintah

Pertemuan membahas kesepkatan lahan lapangan Bola Kelutum bersama Ahli Waris Affandi Rustam

 

LINTASBENGKULU.COM, BS – Terkait lahan lapangan sepak bola simpang Kelutum, Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, yang di klaim milik keluarga besar Affandi Rustam yang dipinjam pakaikan, Senin (30/10/17) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS), kembali menggelar pertemuan bersama ahli waris pemilik lahan.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah Pemkab BS sekitar pukul 12.16 WIB siang tadi itu dipimpin oleh Asisten I Drs Yunizar Hasan, dihadiri dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) perwakilam Bengkulu Selatan, Kabag Hukum Pemkab BS Hendri Dunan, Kadis PUPR BS M Suhadi, Camat Pino Raya Efredi dan dari pihak Ahli waris sendiri yakni Mirhan Affandi yang merupakan Putra Affandi Rustam serta Fauzi Murman putra mantan Bupati BS Murman Affandi.

Dari pantauan Lintasbengkulu.com, pertemuan berlangsung cukup alot. Yang mana, dari pihak Pemkab BS sendiri untuk memiliki lahan sepak bola simpang Kelutum, lahan Pustu dan lahan UPTD Dikbud yang berada di Desa Pasar Pino ini, pihak Pemkab BS ini sendiri akan membebaskan tanah tersebut sesuai harga NJOP (Nilai Jual Opjek Pajak) Pemerintah saat ini yaitu senilai Rp 19 ribu per-meter perseginya. Namun tawaran Pemkab BS yang disampaikan oleh Kabag Hukum Hendri Dunan tersebut di tolak mentah-mentah oleh pihak Ahli Waris yakni Mirhan Affandi, seraya mengajukan hasil kesepakan keluarga senilai Rp 200 ribu per-meter persegi.

“Berdasarkan hasil kesepakatan keluarga, kami tawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan harga per-meter perseginya Rp 200 ribu. Kami ingin menjual tanah kami kepada Pemkab BS, jadi jangan lagilah ada pakai NJOP itu. Sudah banyak dari pihak swasta yang datang ingin mebeli, namun kami tetap mengutamakan Pemerintah Daerah,” kata Mirhan, yang merupakan putra Affandi Rustam yang berdomisili di Jakarta itu, yang sengaja di undang pulang ke Bengkulu Selatan.

Semantara cucu Affandi Rustam yakni Fauzi Murman, dikonfirmasi usai pertemuan mengatakan bahwa dirinya sangat tidak sependapat kalau tanah warisan Kakeknya tersebut dihargai Rp 19 ribu per-meter persegi oleh Pemerintah Kabupaten bengkulu Selatan.

“Tidak sesuailah kalau mau dibayar Rp 19 ribu permeternya. Tadi kami sudah tawarkan Rp 200 ribu per-meter persegi sesuai hasil kesepakatan keluarga. Namun harga itu bukan harga mati, kan ada nego harga antara penjual dan si-pembeli. Aturan juga mengatakan begitu. Kami mau jual kepada Pemkab BS asal sesuai dengan harga kesepakatan, kalau tidak sesuai akan kami jual kepada pihak Swasta nantinya” ujar Fauzi Murman yang akrab disapa Abang Fauzi ini.

Dari hasil pertemuan belum ada kesepakatan harga dari luasan lahan sekitar lebih-kurang 1 hektar tersebut. Hanya saja dari Pemkab BS mengharapkan dari pihak Ahli Waris untuk segera mengurus kelengkapan bukti kepemilikan tanah atas hak sesuai aturan yang berlaku saat ini, dan selanjutnya Pemkab BS akan menghadirkan lembaga independen (Tim Appraisal) untuk menilai harga terendah dan tertinggi tanah Lapangan Bola, Pustu dan UPTD di simpang Kelutum, Kecamatan Pino Raya itu. (tom)

Permalink to Gara-Gara Gertak Pak Janggam “Yanto Kurip Diamankan”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Gara-Gara Gertak Pak Janggam “Yanto Kurip Diamankan”

Yanto Kurip

LINTASBENGKULU.COM, BS – Bambang Hermanto alias Yanto Kurip (47) warga jalan Bahmada Rustam, Kota Manna ini terpaksa harus diamankan pihak kepolisian,  karena dianggap telah meresahkan para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS).

Data terhimpun,  sekitar pukul 08.30 WIB Selasa (24/10) tadi pagi, Yanto Kurip mendatangi Kadis PUPR  M Suhadi, diruang kerjanya. Kedatangan Yanto Kurip itu diduga terkait paket proyek yang pernah dijanjikan kepada dirinya.
Nah, mungkin karena kesal terhadap Kadis PUPR,  dia Bambang Hermanto alias Yanto Kurip ini langsung mengambil pisau yang terselip dipinggangnya, lalu diletakan diatas meja kerja M Suhadi,  sehingga terjadilah keributan antara Kadis PUPR dan Yanto Kurip.
Merasa terancam sehingga M Suhadi pun melaporkan Yanto Kurip kepihak kepolisian Polres BS.
Setelah mendapat laporan, Satuan Reskrimsus Polres BS yang dipimpin langsung Kasat Res Iptu A Khairuman langsung meluncur ke TKP, namun Yanto Kurip sudah tidak berada di tempat  kejadian perkara.
Berselang waktu setengah jam setelah kejadian, sekitar pukul 09.30 WIB tadi pagi Yanto Kurip akhirnya berhasil ditangkap saat berada di salah satu warung manisan di Jalan Bahmada Rustam, Kota Manna.
“Saat ini Bambang Hermanto Alias Yanto Kurip kita amankan dalam kasus kepemilikan senjata tajam. Dia kita tahan untuk proses selanjutnya”, kata Kasat Reskrim A Khairuman.

Sementara Yanto Kurip, dikonfirmasi terkait kasus ini kepada wartawan ia mengatakan kekesalannya terhadap Kadis PUPR BS M Suhadi. “Sudah ada 12 kali saya datang menghadap Kadis PUPR ini. Tadinya saya gertak pakai gertak Pak Janggam, dengan meletakan pisau di atas mejanya Suhadi. Kemarin saya mau dikasih uang seatus ribu, saya tolak. Saya mau dua ratus,” kata Yanto Kurip, kepada wartawan di Kantor Polisi.

Kadis PUPR BS, M Suhadi belum bisa dimintai konfirmasinya karena masih menjalani pemeriksaan penyidik terkait kasus ini. (tom)
Permalink to Motor Dipinjam Tetangga “Pemilik Lapor Polisi”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Motor Dipinjam Tetangga “Pemilik Lapor Polisi”

LINTASBENGKULU.COM, BS –  Arlan Mangku Alam (51) warga Jalan Kolonel Barlian Kota Manna ini, sekitar pukul 12.30 WIB Senin (22/10) siang tadi melapor ke Kantor Polisi karena merasa sepeda motor miliknya yang terparkir di depan warung miliknya itu hilang, sehingga membuat warga sekitar heboh.

Menurut Arlan yang mempunyai warung manisan disimpang Gang Melati Kota Manna itu,  hilangnya motor miliknya tersebut diperkirakan pada pukul 11.00 WIB hingga pukul  13.00 WIB siang tadi. 

Namun setelah diselidiki oleh pihak Kepolisian Sat-reskrim Polres Bengkulu Selatan, ternyata sepeda motor Honda Beat  BD 6632 BV milik Arlan Mangku Alam itu tidak hilang, karena dipinjam tetangganya sendiri yakni Alek (35), padahal pemilik sudah melaporkan kehilangan ke SPKT Polres BS. 
“Tadi saya itu pinjam sama Uda Arlan Mangku Alam ini,  saya tidak mencuri tapi saya pinjam,” kata Alek kepada Kasat Reskrim Polres BS A Khairuman saat berada di halaman parkir PDIP BS. 
 
Dijelaskan Alek,  kalau dirinya meminjam motor itu kepada pemiliknya langsung yakni Arlan Mangku Alam yang disaksikan Amirullah dan seorang lagi temannya yaitu Rudi. Namun dia tidak tau kalau hal ini dilaporkan ke kepolisian. 
 
“Waktu saya pinjam motor itu disaksikan Amirullah dan Rudi.  Mereka melihat kalau Uda Arlan memberikan kontak sepeda motornya kepada saya,” terang Alek. 
 
Setelah membeli koran bekas Alek menjelaskan,  dirinya mampir ke Sekretariat PDI P BS di jalan A Yani Ibul Kota Manna. Nah,  karena diajak oleh Pengurus PDI P makan siang di pondok Air Nelengau, sehingga Alek pun menitipkan motor Beat warna merah yang dipinjamnya dari Arlan Mangku Alam itu ke penjaga Kantor Sekretariat PDIP. 
 
Diketahuinya keberadaan sepeda motor tersebut di halaman parkir PDIP itu oleh putri Arlan Mangku Alam  sendiri setelah pulang dari melapor ke Polres Bengkulu Selatan. 
 
“Tadinya setelah pulang dari melapor ke Polres, anak saya melihat ada sepeda motor Beat warna merah mirip dengan motor saya yang parkir di Sekretariat PDIP. Lalu anak saya nyuruh mutar balik untuk memastikannya,  ternyata benar sepeda motor ini milik saya, ” kata Arlan Mangku Alam,  saat dikonfirmasi lintasbengkulu.com.
 
Namun saat di tanya Kasat Reskrim A Khairuman kepada Pemilik sepeda motor,  apakah betul dirinya meminjamkan sepeda motor tersebut kepada Alek, dia (Arlan Mangku Alam) tidak bisa menjawab dan hanya geleng-geleng kepala saja, sehingga membuat Kasat Reskrim A Khairuman geram. (tom)
Permalink to Tim Sekundang Jeep Jajaki Track Adventure 10 November
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Tim Sekundang Jeep Jajaki Track Adventure 10 November

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Tim Offroader Sekundang Jeep 4×4 Bengkulu Selatan, Minggu (22/10) melaksanakan survey jalur track Adventure Desa Air Sulau-Pagar Bunga, Kedurang.

Adventure yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 dan 11 bulan depan ini, akan di-ikuti oleh para Offroader dari Kabupaten dan bahkan Provinsi tetangga, dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November 2017.

Adapun track yang di survey yaitu jalur perkebunan karet desa Air Sulau menuju Desa Pagar Bunga Kedurang.  Namun sangat disayangkan track dan jalur yang di rencanakan sejak awal ini menemui jalan buntu,  sehingga Tim harus memutar balik arah karena tidak ada petunjuk jalan yang jelas. Padahal pada survey hari ini cukup memakan waktu dan menempuh track yang cukup panjang.
“Survey track jalur adventure kita hari ini gagal. Karena tidak ada petunjuk jalan yang jelas, maka akan di lanjutkan hari Selasa (24/10) pekan depan,  dengan mengajak warga setempat yang lebih memahami wilyah,” kata Mang Ayak, yang merupakan ketua Tim Survey.
Namun untuk besok Senin (23/10) Tim Sekundang Jeep akan melakukan survey track untuk wilayah Seginim-Kedurang, demikian Mang Ayak. (tom)
Permalink to Wooow Hebaat…!!! “Tempo 2 Jam Setelah LP Diterima” Tim Buser Polres BS Bekuk Pencuri di Warnet
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Wooow Hebaat…!!! “Tempo 2 Jam Setelah LP Diterima” Tim Buser Polres BS Bekuk Pencuri di Warnet

Kasat Reskrim Polres BS

LINTASBENGKULU.COM, BS – Luar biasa,… dan patut diacungi jempol kinerja pihak kepolisian Satuan Reskrim PolresKabupaten  Bengkulu Selatan (BS) dalam mengungkap kasus. Kenapa tidak, hanya tempo dua jam saja Laporan Polisi (LP) diterima dari korban, tim Buru sergap Mapolres BS yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu A Khairuman ini berhasil membekuk pelaku pencurian disalah satu warnet.

Pelakunya berinisial Ir, adalah warga Desa Tanjung Raman, Kecamatan Manna. Dia (Ir-red) mencuri uang jutaan rupiah dan satu unit HP di warung internet (Warnet) milik Heral (32) warga Jalan Duayu, Kecamatan Pasar Manna.

Data terhimpun, kejadian ini Kamis (19/10/17) sekitar pukul 04.01 waktu subuh tadi. Pelaku masuk dari pintu samping Warnet yang memang belum tutup, karena buka 24 jam. Namun saat itu korban kecolongan karena ketiduran.

Korban mengetahui dirinya telah disatroni maling saat terbangun dari tidur. “Saya terbangun dari tidur sekitar pukul 05.01 WIB pagi tadi. Nah waktu buka laci meja, uang saya didalam laci yang berjumlah lebih kurang Rp 3 juta itu sudah hilang, termsuk satu unit HP Nokia saya juga kunam,” kata Heral, korban pencurian.

Sekitar pukul 10.02 WIB tadi pagi Heral pun melaporkan kejadian ini ke Mapolres BS di Jalan A Yani, Ibul Kota Manna. Berkat gerak cepat Tim Buser Satreskrim Polres Bengkulu Selatan dibawah pimpinan Kasat Res Iptu A Khairuman, hanya dalam tempo waktu dua jam saja pelaku pun berhasil ditangkap.

Diketahuinya Ir adalah pelaku pencurian di warnet milik Heral itu, berawal dari kecurigaan warga sekitar dan pemilik warnet itu sendiri. Dari laporan korban inilah petugas langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku.

Alhasil keberadaan pelaku pun terendus oleh Tim Buser Polres BS. Mengetahui kedatangan petugas kepolisian, Ir yang saat itu sedang berada dirumah temannya di jalan Duayu, tepatnya di depan Kantor Kementerian Agama, langsung ngacir ke-belakang rumah.

Saat dilakukan penggeledahan di kamar rumah temannya itu ditemukanlah HP Nokia milik korban, sehingga dipastikan dialah (Ir-red) pelakunya. “Tim kami pun langsung melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil kami tangkap sekitar pukul 12.00 siang tadi di hutan rawa belakang rumah temannya, ” kata Kapolres BS AKBP Ordiva SIK, melalui kasat Reskrim Iptu A Khairuman, kepada lintasbengkulu.com. (tom)

Permalink to Maling Motor Dikejar Warga “Pemuda KDI Tewas”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Maling Motor Dikejar Warga “Pemuda KDI Tewas”

Sepeda motor yang dicuri korban tewas

 

LINTASBENGKULU.COM, BS – Mi (22) warga Desa Lubuk Ladung, Kecamatan Kedurang Ilir (KDI), Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu ini di temukan tewas dikolam milik Niharman, Desa Suka Jaya (Sulau), pada Selasa (17/10) sekitar pukul 23.30 WIB kemarin malam.

Informasi diperoleh, Mi tewas karena tercebur kekolam milik Niharman Desa Suka Jaya Sulau setelah dikejar masa karena mencuri sepeda motor milik warga Desa Gindo Suli, Kecamatan Bunga Mas.

“Tadi malam itu setelah mendapat informasi ada yang meninggal dunia di kolam pak Niharman, saya langsung menuju kesana. Sampai di kolam sekitar pukul setengah dua belas, Mi ini sudah meninggal,” kata Sekdes Suka Jaya Fakirman, kepada lintasbengkulu.com di depan ruang penyidik Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Rabu (18/10) siang tadi.

Lanjut Sekdes Suka Jaya, kalau penyebab pastinya kematian Mi itu dirinya tidak tahu persis, apakah kematian korban karena tercebur ke kolam ataukah dihakimi masa . “Tapi informasinya akibat tercebur kekolam milik Niharman setelah dikejar masa itu” ujarnya.

Dari keterangan kedua teman Mi tambah Sekdes, yaitu OBT alias Gempo (15) dan Ji (15) warga Desa Suka Jaya. Keduanya ini mengakui kalau korban mencuri dan membawa kabur sepeda motor milik warga Kecamatan Bunga Mas. Karena ketahuan akhirnya dikejar warga, kata Fakirman.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Iptu Ahmad Khairuman, dia belum mau banyak berkomentar saat dikonfirmasi terkait kematian Mi. “Memang benar tadi malam itu Mi warga Desa Lubuk Ladung itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi di Kolam warga desa Suka Jaya. Namun penyebab pastinya kami belum tau. Saat ini penyidik masih mendalami kasus ini,” pungkas Ahmad. (tom)

Random News