Category: Headline

Popular

Recent News

Permalink to Gara-Gara Gertak Pak Janggam “Yanto Kurip Diamankan”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Gara-Gara Gertak Pak Janggam “Yanto Kurip Diamankan”

Yanto Kurip

LINTASBENGKULU.COM, BS – Bambang Hermanto alias Yanto Kurip (47) warga jalan Bahmada Rustam, Kota Manna ini terpaksa harus diamankan pihak kepolisian,  karena dianggap telah meresahkan para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS).

Data terhimpun,  sekitar pukul 08.30 WIB Selasa (24/10) tadi pagi, Yanto Kurip mendatangi Kadis PUPR  M Suhadi, diruang kerjanya. Kedatangan Yanto Kurip itu diduga terkait paket proyek yang pernah dijanjikan kepada dirinya.
Nah, mungkin karena kesal terhadap Kadis PUPR,  dia Bambang Hermanto alias Yanto Kurip ini langsung mengambil pisau yang terselip dipinggangnya, lalu diletakan diatas meja kerja M Suhadi,  sehingga terjadilah keributan antara Kadis PUPR dan Yanto Kurip.
Merasa terancam sehingga M Suhadi pun melaporkan Yanto Kurip kepihak kepolisian Polres BS.
Setelah mendapat laporan, Satuan Reskrimsus Polres BS yang dipimpin langsung Kasat Res Iptu A Khairuman langsung meluncur ke TKP, namun Yanto Kurip sudah tidak berada di tempat  kejadian perkara.
Berselang waktu setengah jam setelah kejadian, sekitar pukul 09.30 WIB tadi pagi Yanto Kurip akhirnya berhasil ditangkap saat berada di salah satu warung manisan di Jalan Bahmada Rustam, Kota Manna.
“Saat ini Bambang Hermanto Alias Yanto Kurip kita amankan dalam kasus kepemilikan senjata tajam. Dia kita tahan untuk proses selanjutnya”, kata Kasat Reskrim A Khairuman.

Sementara Yanto Kurip, dikonfirmasi terkait kasus ini kepada wartawan ia mengatakan kekesalannya terhadap Kadis PUPR BS M Suhadi. “Sudah ada 12 kali saya datang menghadap Kadis PUPR ini. Tadinya saya gertak pakai gertak Pak Janggam, dengan meletakan pisau di atas mejanya Suhadi. Kemarin saya mau dikasih uang seatus ribu, saya tolak. Saya mau dua ratus,” kata Yanto Kurip, kepada wartawan di Kantor Polisi.

Kadis PUPR BS, M Suhadi belum bisa dimintai konfirmasinya karena masih menjalani pemeriksaan penyidik terkait kasus ini. (tom)
Permalink to Motor Dipinjam Tetangga “Pemilik Lapor Polisi”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Motor Dipinjam Tetangga “Pemilik Lapor Polisi”

LINTASBENGKULU.COM, BS –  Arlan Mangku Alam (51) warga Jalan Kolonel Barlian Kota Manna ini, sekitar pukul 12.30 WIB Senin (22/10) siang tadi melapor ke Kantor Polisi karena merasa sepeda motor miliknya yang terparkir di depan warung miliknya itu hilang, sehingga membuat warga sekitar heboh.

Menurut Arlan yang mempunyai warung manisan disimpang Gang Melati Kota Manna itu,  hilangnya motor miliknya tersebut diperkirakan pada pukul 11.00 WIB hingga pukul  13.00 WIB siang tadi. 

Namun setelah diselidiki oleh pihak Kepolisian Sat-reskrim Polres Bengkulu Selatan, ternyata sepeda motor Honda Beat  BD 6632 BV milik Arlan Mangku Alam itu tidak hilang, karena dipinjam tetangganya sendiri yakni Alek (35), padahal pemilik sudah melaporkan kehilangan ke SPKT Polres BS. 
“Tadi saya itu pinjam sama Uda Arlan Mangku Alam ini,  saya tidak mencuri tapi saya pinjam,” kata Alek kepada Kasat Reskrim Polres BS A Khairuman saat berada di halaman parkir PDIP BS. 
 
Dijelaskan Alek,  kalau dirinya meminjam motor itu kepada pemiliknya langsung yakni Arlan Mangku Alam yang disaksikan Amirullah dan seorang lagi temannya yaitu Rudi. Namun dia tidak tau kalau hal ini dilaporkan ke kepolisian. 
 
“Waktu saya pinjam motor itu disaksikan Amirullah dan Rudi.  Mereka melihat kalau Uda Arlan memberikan kontak sepeda motornya kepada saya,” terang Alek. 
 
Setelah membeli koran bekas Alek menjelaskan,  dirinya mampir ke Sekretariat PDI P BS di jalan A Yani Ibul Kota Manna. Nah,  karena diajak oleh Pengurus PDI P makan siang di pondok Air Nelengau, sehingga Alek pun menitipkan motor Beat warna merah yang dipinjamnya dari Arlan Mangku Alam itu ke penjaga Kantor Sekretariat PDIP. 
 
Diketahuinya keberadaan sepeda motor tersebut di halaman parkir PDIP itu oleh putri Arlan Mangku Alam  sendiri setelah pulang dari melapor ke Polres Bengkulu Selatan. 
 
“Tadinya setelah pulang dari melapor ke Polres, anak saya melihat ada sepeda motor Beat warna merah mirip dengan motor saya yang parkir di Sekretariat PDIP. Lalu anak saya nyuruh mutar balik untuk memastikannya,  ternyata benar sepeda motor ini milik saya, ” kata Arlan Mangku Alam,  saat dikonfirmasi lintasbengkulu.com.
 
Namun saat di tanya Kasat Reskrim A Khairuman kepada Pemilik sepeda motor,  apakah betul dirinya meminjamkan sepeda motor tersebut kepada Alek, dia (Arlan Mangku Alam) tidak bisa menjawab dan hanya geleng-geleng kepala saja, sehingga membuat Kasat Reskrim A Khairuman geram. (tom)
Permalink to Polres BS Amankan Dua Mobil Pick Up Bermuatan Kayu
Bengkulu Selatan, Headline

Polres BS Amankan Dua Mobil Pick Up Bermuatan Kayu

Dua unit Pick Up yang diamankan di Mapolres BS

LINTASBENGKULU.COM, BS – Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan (BS), (Jumat (20/10) subuh tadi mengamankan dua unit mobil Pick Up bermuatan kayu. Dua unit mobil Pick Up tersebut yaitu Grand Max BD 9640 BD yang bermuatan sebanyak 25 potong kayu jenis kruing, dan mobil Pick Up Carry BD 9986 BD bermuatan 30 potong kayu jenis durian.

Diketahui mobil Grand Max warnah putih BD 9640 BD  tersebut adalah milik mantan Kades Babatan, Kecamatan Seginim yakni NP, yang sebelumnya belum lama ini juga pernah ditangkap dalam kasus yang sama. Sementara Mobil Pick Up Carry warnah hitam BD 9986 BD adalah milik Ed warga Desa Darat Sawah, juga dari Kecamatan Seginim.

“Kedua mobil bermuatan kayu ini kita tangkap subuh tadi di Jalan Raya Desa Palak Bengkerung. Saat dimintai surat asal-usul kayu, keduanya sama-sama tidak bisa menunjukan bukti bukti kepemilikan dan asal-usul kayu, sehingga untuk sementara kita amankan,” kata Kapolres BS AKBP Ordiva SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu A Khairuman. (tom)

Permalink to Hasil Visum Dokter “Pencuri Motor Tewas Dikolam Disebabkan Kekurangan Oksigen”
Bengkulu Selatan, Headline

Hasil Visum Dokter “Pencuri Motor Tewas Dikolam Disebabkan Kekurangan Oksigen”

Kasat Reskrim Polres BS A Khairuman menunjukan hasil visum dokter

LINTASBENGKULU.COM, BS – Inisial Mi, warga Desa Lubuk Ladung, Kecamatan Kedurang Ilir (KDI) yang tewas di kolam milik Niharman Desa Suka Jaya setelah dikejar masa pada hari Selasa malam tanggal 17 Oktober beberapa hari yang lalu tersebut ternyata karena kekurangan Oksigen.

Hal ini disampaikan Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva SIK melalui Kasat Reskrim Iptu A Khaiuraman, SE kepada wartawan, Kamis (19/10/17).

“Hasil Visum et repertum dokter RSUD-HD Manna, korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen,” kata Kasat Reskrim.

Dari hasil pemeriksaan pihak dokter rumah sakit lanjut dia, pada tubuh jenazah terdapat luka robek pada dahi sebelah kiri, dengan ukuran enam kali satu kali satu (6x1x1) Cm. Sementara itu, pada pinggang sebelah kiri terdapat luka gores dengan ukuran 6×3 Cm.Untuk bagian tubuh jenazah yang lainnya tidak ada kelainan.

Dari hasil kesimpulan pemeriksaan pada tubuh jenazah ini tambah Kasat Reskrim, dokter menyimpulkan dari fakta-fakta yang di temukan yaitu, korban meninggal kurang dari dua jam setelah berada di rumah sakit, dan kematian korban di perkirakan disebabkan akibat kekurangan oksigen, demikian Ahmad.

Sekedar mengingatkan, Mi pemuda Desa Lubuk Ladung ini bersama dua orang lagi temannya yaitu Gempo dan Ji yang sudah ditetapkan penyidik kepolisian sebagai tersangka itu dikejar masa setelah berhasil mencuri serta membawa kabur sepeda motor Jupiter milik Iro warga Kecamatan Bunga Mas, pada Selasa (17/10) dua hari yang lalu. (tom)

 

Permalink to Wooow Hebaat…!!! “Tempo 2 Jam Setelah LP Diterima” Tim Buser Polres BS Bekuk Pencuri di Warnet
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Wooow Hebaat…!!! “Tempo 2 Jam Setelah LP Diterima” Tim Buser Polres BS Bekuk Pencuri di Warnet

Kasat Reskrim Polres BS

LINTASBENGKULU.COM, BS – Luar biasa,… dan patut diacungi jempol kinerja pihak kepolisian Satuan Reskrim PolresKabupaten  Bengkulu Selatan (BS) dalam mengungkap kasus. Kenapa tidak, hanya tempo dua jam saja Laporan Polisi (LP) diterima dari korban, tim Buru sergap Mapolres BS yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu A Khairuman ini berhasil membekuk pelaku pencurian disalah satu warnet.

Pelakunya berinisial Ir, adalah warga Desa Tanjung Raman, Kecamatan Manna. Dia (Ir-red) mencuri uang jutaan rupiah dan satu unit HP di warung internet (Warnet) milik Heral (32) warga Jalan Duayu, Kecamatan Pasar Manna.

Data terhimpun, kejadian ini Kamis (19/10/17) sekitar pukul 04.01 waktu subuh tadi. Pelaku masuk dari pintu samping Warnet yang memang belum tutup, karena buka 24 jam. Namun saat itu korban kecolongan karena ketiduran.

Korban mengetahui dirinya telah disatroni maling saat terbangun dari tidur. “Saya terbangun dari tidur sekitar pukul 05.01 WIB pagi tadi. Nah waktu buka laci meja, uang saya didalam laci yang berjumlah lebih kurang Rp 3 juta itu sudah hilang, termsuk satu unit HP Nokia saya juga kunam,” kata Heral, korban pencurian.

Sekitar pukul 10.02 WIB tadi pagi Heral pun melaporkan kejadian ini ke Mapolres BS di Jalan A Yani, Ibul Kota Manna. Berkat gerak cepat Tim Buser Satreskrim Polres Bengkulu Selatan dibawah pimpinan Kasat Res Iptu A Khairuman, hanya dalam tempo waktu dua jam saja pelaku pun berhasil ditangkap.

Diketahuinya Ir adalah pelaku pencurian di warnet milik Heral itu, berawal dari kecurigaan warga sekitar dan pemilik warnet itu sendiri. Dari laporan korban inilah petugas langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku.

Alhasil keberadaan pelaku pun terendus oleh Tim Buser Polres BS. Mengetahui kedatangan petugas kepolisian, Ir yang saat itu sedang berada dirumah temannya di jalan Duayu, tepatnya di depan Kantor Kementerian Agama, langsung ngacir ke-belakang rumah.

Saat dilakukan penggeledahan di kamar rumah temannya itu ditemukanlah HP Nokia milik korban, sehingga dipastikan dialah (Ir-red) pelakunya. “Tim kami pun langsung melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil kami tangkap sekitar pukul 12.00 siang tadi di hutan rawa belakang rumah temannya, ” kata Kapolres BS AKBP Ordiva SIK, melalui kasat Reskrim Iptu A Khairuman, kepada lintasbengkulu.com. (tom)

Permalink to Maling Motor Dikejar Warga “Pemuda KDI Tewas”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Maling Motor Dikejar Warga “Pemuda KDI Tewas”

Sepeda motor yang dicuri korban tewas

 

LINTASBENGKULU.COM, BS – Mi (22) warga Desa Lubuk Ladung, Kecamatan Kedurang Ilir (KDI), Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu ini di temukan tewas dikolam milik Niharman, Desa Suka Jaya (Sulau), pada Selasa (17/10) sekitar pukul 23.30 WIB kemarin malam.

Informasi diperoleh, Mi tewas karena tercebur kekolam milik Niharman Desa Suka Jaya Sulau setelah dikejar masa karena mencuri sepeda motor milik warga Desa Gindo Suli, Kecamatan Bunga Mas.

“Tadi malam itu setelah mendapat informasi ada yang meninggal dunia di kolam pak Niharman, saya langsung menuju kesana. Sampai di kolam sekitar pukul setengah dua belas, Mi ini sudah meninggal,” kata Sekdes Suka Jaya Fakirman, kepada lintasbengkulu.com di depan ruang penyidik Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Rabu (18/10) siang tadi.

Lanjut Sekdes Suka Jaya, kalau penyebab pastinya kematian Mi itu dirinya tidak tahu persis, apakah kematian korban karena tercebur ke kolam ataukah dihakimi masa . “Tapi informasinya akibat tercebur kekolam milik Niharman setelah dikejar masa itu” ujarnya.

Dari keterangan kedua teman Mi tambah Sekdes, yaitu OBT alias Gempo (15) dan Ji (15) warga Desa Suka Jaya. Keduanya ini mengakui kalau korban mencuri dan membawa kabur sepeda motor milik warga Kecamatan Bunga Mas. Karena ketahuan akhirnya dikejar warga, kata Fakirman.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Iptu Ahmad Khairuman, dia belum mau banyak berkomentar saat dikonfirmasi terkait kematian Mi. “Memang benar tadi malam itu Mi warga Desa Lubuk Ladung itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi di Kolam warga desa Suka Jaya. Namun penyebab pastinya kami belum tau. Saat ini penyidik masih mendalami kasus ini,” pungkas Ahmad. (tom)

Permalink to Perekrutan Bidan PTT di Bengkulu Selatan Ditunda
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Perekrutan Bidan PTT di Bengkulu Selatan Ditunda

LINTASBENGKULU.COM, BS – Animo masyarakat untuk menjadi tenaga Bidan kontrak di desa-desa terpencil cukup luar biasa. Ini terlihat dari penjaringan tenaga kontrak Bidan PTT yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, yang pendaftarannya ditutup pada hari Senin tanggal 16 Oktober kemarin, tercatat lebih dari 400-san orang pendaftar.

Namun sangat disayangkan, pelaksanaan perekrutan puluhan tenaga kontrak Bidan PTT dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan ini terpaksa harus ditunda untuk sementara. Pasalnya, pihak panitia terlebih dahulu akan berkoordinasi ke K-ASN, Kemenkes, dan Kemenpan RB, terkait kejelasan teknis perekrutan tenaga non PNS.

“Kalau mengenai peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI nomor 7 tahun 2013 tentang Pedoman Pengangkatan dan Penempatan Dokter dan Bidan sebagai Pegawai Tidak Tetap, itu sudah jelas dan boleh dilaksanakan. Tapi dalam peraturan Kementerian ASN (Aparatur Sipil Negara), ada yang mengatur tentang teknis pengangkatan tentang tenaga non PNS. Kita belum mengetahui apakah sudah ada turunan dari peraturan ASN tentang penerimaan tenaga non PNS ini. Makanya kita harus hati-hati dan jangan sampai ada permasalahan dalam perekrutan tenaga Bidan PTT ini. Dari hasil kesepakatan rapat bersama Bupati, Sekda, Kepala Badan Kepagawaian dan Kabag Hukum tadi pagi, untuk tahapan proses selanjutnya mengenai penerimaan Bidan PTT ini kita tunda sementara, sampai ada kebijakan Pemerintah Daerah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Redwan Arif, kepada lintasbengkulu.com saat di konformasi.

Padahal lanjut Redwan, berkas calon bidan PTT yang sudah diterima panitia sampai batas akhir waktu memasukan berkas, Senin (16/17) kemarin sudah lebih dari 400 pelamar yang mendaftar. Sehingga rencana untuk mengumumkan hasil Verifikasi kelengkapan administrasi yang akan di umumkan pada Kamis tanggal 19 Oktober lusa ditunda hingga ada kejelasan setelah berkordinasi dengan Kementerian Aparatur Sipil Negara (KASN), Kementerian Kesahatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), ujarnya.

Redwan mengucapkan terimaksih atas minat masyarakat yang cukup luar biasa untuk menjadi tenaga Bidan PTT ini. Selain itu dirinya juga mengucapkan permohonan maaf atas ditundanya sementara proses tahapan selanjutnya dalam perekrutan Bidan PTT tersebut, hingga nanti sampai ada kebijakan dari Pemrintah Daearah. (tom)

Permalink to Gerbong Mutasi Mulai Bergerak “Satu Pejabat di Nonjobkan”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Gerbong Mutasi Mulai Bergerak “Satu Pejabat di Nonjobkan”

Poresesi Pelantikan Pejabat yang dimutasi

LINTASBENGKULU. COM, BS – Sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa (17/10/17) siang tadi, Bupati Bengkulu Selatan, H Dirwan Mahmud, kembali merombak kabinetnya. Kali ini, satu orang pejabat penting di daerah ini di Nonjobkan (Fungsional) dan satu lagi di stafkan. Sementara dua pejabat lagi hanya mengalami pergeseran saja.

Adapun Pejabat yang Nonjob atau di fungsionalkan yakni Ir Wika Gatot Subroto, MM, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan,  posisinya di gantikan oleh Toni Gusnadi.

Sementara untuk Kepala Dinas Nakertrans yang ditinggalkan Toni Gusnadi diisi oleh Edi Susanto yang meninggalkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah di jabat oleh pejabat definitif Srigusti Sabana.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Plt Sekdakab BS Darmin SE itu berjalan lancar. Dalam sambutannya Darmin menyampaikan, bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan suatu keharusan dalam memenuhi kebutuhan organisasi pemerintahan.

“Mutasi ini bukan harga mati, bagi pejabat yang dimutasikan untuk bersabar dan legowo menerima. Tidak ada dalam mutasi ini yang disingkirkan. Apabila dibutuhkan akan dimutasi kembali,” puji Darmin.

Atas perintah Bupati Dirwan Mahmud, Plt Sekdakab BS Darmin SE mengharapkan kepada pejabat yang di mutasi untuk segera melaksanakan serah terima jabatan dan selanjutnya agar secepatnya melaksanakan tugas yang diberikan. (tom)

Permalink to Warga 7 Desa di Bengkulu Selatan Terancam Kelaparan
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Warga 7 Desa di Bengkulu Selatan Terancam Kelaparan

ilustrasi net

 

LINTASBENGKULU.COM, BS – Data Rawan Bencana Nasional dari Kementerian Pertanian RI pada tahun 2013 menyebutkan ada 7 Desa di Kabupaten Bengkulu Selatan terancam rawan pangan.

Ke-7 Desa tersebut yaitu, Desa Kembang Seri, UPT Trans Tanjung Aur II, Cinto Mandi dan Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya. Desa Muara Danau, Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim dan Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis.

Adapun faktor penyebab rawan pangan tersebut diantaranya, akses transportasi, faktor irigasi, sedikitnya lahan pertanian dan bahkan ada desa yang sama sekali tidak memiliki lahan persawahan. “Seperti di Desa Telaga Dalam dan Tanjung Aur II Kecamatan Pino Raya lahan persawahannya tida ada. Untuk Desa Cinto Mandi dan Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis lahan sawahnya sedikit ditambah lagi topografinya yang kurang mendukung, kata Kepala Dinas Ketahan Pangan Bengkulu Selatan, Sukarni SP, kepada wartawan, Senin (16/10/2017) diruang kerjanya.

Selain itu lanjut Sukarni, akibat akses jalan yang buruk, sehingga harga pangan lebih mahal dari harga pasar pada umumnya. Contohnya di UPT Trans Tanjung Aur II itu, selisih harga bahan pangan beras sampai Rp 3000-an, ungkap Kadis.

“Untuk mengatasi rawan pangan dan jangan sampai ada warga di ke 7 Desa ini yang kelaparan, secepatnya kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Kesehatan, PUPR dan instansi teknis lainnya,” demikian Sukarni.

Permalink to Penerimaan Bidan PTT Tidak Ada Bayar-Bayar, Kata Dirwan
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Penerimaan Bidan PTT Tidak Ada Bayar-Bayar, Kata Dirwan

Bupati BS Dirwan Mahmud

LINTASBENGKULU.COM, BS – Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud mengingatkan agar dalam penerimaan Bidan PTT untuk tidak ada pungutan. Hal ini disampaikannya dalam rapat Tim Evaluasi Penyerapan Realisasi Anggaran (Tepra), yang dihadiri para kepala OPD, Senin (16/10/2017) di ruang rapat Sekretariat Pemkab Bengkulu Selatan (BS).

Menurut Dirwan Mahmud, saat ini Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan target KPK. Ditegaskannya, dalam pemenangan proyek ataupun penunjukan kontraktor pelaksana tidak ada fee.
“Saya tidak inginkan adanya transaksi fee proyek dan saya tidak ada meminta itu. Saya tidak menginginkan sebelum pekerjaan itu ada pungutan, hal ini kalau dilakukan akan berpengaruh pada kualitas fisik pekerjaan proyek. Tapi kalau selesai proyek, ucapan terimakasih ya silahkan, asal tangungjawab saja masing-masing,” ujar Dirwan.

Terkait adanya pemberitaan di media, bahwa adanya lobi-lobi Bupati untuk penerimaan Bidan PTT, Bupati mengingatkan untuk tidak coba-coba lobi-lobi dirinya.
“Jangan coba-coba lobi saya, tidak ada bayar-bayar penerimaan Bidan PTT ini. Saya ingatkan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk tidak melakukan pungutan. Sebelum dan sesudah tes agar para peserta tes calon Bidan PTT ini di berikan arahan,” tegas Dirwan Mahmud, memerintahkan Sekdakab BS Darmin SE untuk menyampaikan kepada Kadis Kesehatan yang berhalangan hadir dalam rapat Tepra pagi tadi.

Pada kesempatannya, Dirwan mengimbau agar pejabatnya tidak takut sama KPK dan Tim Saber Pungli. “ Saya mengucapkan terimaksih, Bengkulu Selatan hingga saat ini belum tertangkap Saber Pungli dan tidak akan tertangkap KPK,” kata Bupati Bengkulu Selatan. (tom)

Random News