Danau Kuranding, Sumber Air yang Dijaga Naga

by
Sumber-Air-Danau-Ini-Mitosnya-Dijaga-Naga

Tidak sedikit kita yang hidup di era globalisasi dengan ke moderenan zaman, mengacuhkan bahkan mencibir sesuatu cerita legenda yang berkembang dan mengakar di masyarakat tertentu. Mulai dari menganggapnya tidak masuk akal, hingga mengada-ada.

Namun tidak bagi warga di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Air Nipis di Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu ini, dalam mempercayai sebuah mitos dalam menjaga sumber mata air terakhir di desa mereka.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Datuk (kakek) Budin (71) mengatakan, sumber mata air tersebut bernama Danau Kuranding, danau ini terletak berbatasan dengan Hutan Lindung Bukit Riki dan hutan produksi.

Danau Kuranding memiliki luas total 18 hektar dan hanya sekitar 10 hektar yang digenangi air, merupakan sebuah sumber dan benteng mata air terakhir milik warga Desa Tanjung Beringin dan sekitarnya Danau ini memiliki multi manfaat bagi ribuan jiwa warga, setidaknya 3.000 hektar sawah dan ratusan kolam ikan menggantungkan suplai air dari danau tersebut. Maklum, kawasan ini merupakan penghasil beras mutu terbaik di Provinsi Bengkulu.

“Kami begitu takut dan khawatir jika danau tersebut rusak dan tak mengaliri air bagi sawah, kolam ikan dan kebutuhan warga, karena air danau dalam satu hektare sawah bisa mendapatkan 4,6 ton beras per enam bulan, ini sumber air terakhir yang dimiliki, ya, semacam tabungan airlah,” kata Datuk Budin.

Dikatakannya, ada sebuah legenda yang melekat hingga sekarang di hati masyarakat terkait asal usul Dana Kuranding yang konon katanya dijaga oleh seekor naga. Kuranding merupakan nama seorang pria yang berasal dari Kampung Anak Dusun Tinggi, sebuah dusun tua yang letakknya tak jauh dari Desa Tanjung Beringin. Kuranding tersebut hendak menikahi seorang perempuan yang ia cintai bernama Keraduk.

 

BACA SELANJUTNYA …