Diduga Pelaku Pembunuhan Sekeluarga Curup Ditangkap di Kota Manna

by
Pelaku JM di borgol di depan Kapolres BS AKBP Rudy Purnomo beserta BB Emas dan Uang

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Setelah lebih kurang 3 hari dalam pelariannya pelaku pembunuhan sadis berinisial JM warga Lubuk Linggau, Talang Ulu, pekerjaan swasta diduga pelaku pembunuhan sadis Janda dan kedua putrinya warga Rejang Lebong Curup Bengkulu akhirnya ditangkap oleh Team Opsnal Polres Bengkulu Selatan, Senin (14/01/19), sekira pukul 04.40 WIB.

BB Emas dan Uang yang diamankan dari Pelaku JM

Pelaku di tangkap di depan Masjid Jamik, Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Sebelumnya pelaku menginap di Hotel Andea Kota Manna.

“Saya kira orang ramai-ramai di hotel Andea tanah lapang subuh tadi itu ada yang berkelahi. Pas saya mampir dan bertanya kepada beberapa warga, ternyata polisi mengankan pelaku pembunuhan sekeluarga di curup itu,” kata Doni Indra warga Jalan A Yani Kota Manna, kepada lintasbengkulu.com.

Informasi diperoleh, pada hari Senin tanggal 14 Januari 2019 sekira pukul 03.30 WIB, team Opsnal di bawah Pimpinan Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mendapat info dan koordinasi dengan Jatanras Polda Bengkulu bahwasannya, yang diduga Pelaku 338 tkp Kabupaten Curup sedang berada di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Selanjutnya Team Opsnal melakukan pengembangan info yg didapat. Sekira pukul 04.30 WIB team Opsnal mendatangi Hotel Andea Manna, tidak lama kemudian yang diduga Pelaku keluar dari kamar dan bergegas pergi meninggalkan hotel dengan berjalan cepat. Team Opsnal dibawah Pimpinan Kasat, Kanit Pidum Polres Bengkulu Selatan langsung mengamankan yang diduga Pelaku dan medapati emas diperkirakan milik korban saat dilakukan Penggeladahan . Pelaku diamankan sementara di Mapolres Bengkulu Selatan.

Kejadian yang menggegerkan warga daerah Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Utara, Rejang Lebong Bengkulu ini terjadi pada hari Sabtu (12/01/19). JM diduga kuat adalah pelaku pembunuhan sadis Hasnatul Laili (35 tahun) dan dua putrinya yakni, Melan Miranda (16 tahun) dan Cika Ramadani (10 tahun). Ketiganya ini ditemukan tewas didalam rumahnya sendiri. (tom)