Empat Warga Seluma Tertipu TKI Ilegal “BPAN Ancam Lapor Polda”

by

LINTASBENGKULU.COM – Ketua Badan Penyelamat Aset Negara (BPAN) Aji, akan melaporkan dugaan kasus penipuan TKI ilegal ke Polda Bengkulu.

Kepada lintasbengkulu.com, Aji mengatakan, beberapa hari yang lalu dirinya mendapat laporan adanya dugaan penipuan TKI ilegal terhadap, Tarzan (36) dan 3 orang lagi rekannya yaitu warga desa Tedunan, Kecamatan Alas Maras, Kabupaten Seluma.

Ke-empat orang yang semuanya warga Desa Tedunan itu diduga telah ditipu oleh SR dan SU yang diketahui adalah warga Kota Bengkulu.

Diceritakan Aji, yang ikut dalam rapat keluarga di desa Tedunan yang dihadiri Babinsa setempat dan terduga pelaku penipuan yakni SU yang didampingi pengecaranya, pada hari Rabu 31/01/18 kemarin. Bahwa korban baru merasakan ditipu saat menerima Paspor dari SU disalah satu bandara sesaat sebelum keberangkatan mereka ke Malaysia.

“Saat dibandara para korban ini terkejut, ternyata mereka diberikan paspor untuk jalan-jalan, yang jangka waktunya paling lama 30 hari terhitung dari keberangkatan. Bukan paspor khusus TKI,” terangnya.

Namun lanjut Aji, ke4 warga Seluma itu tetap terbang ke Malaysia menggunakan Paspor jalan-jalan dengan tujuan sebagai TKI.

Sesampainya para korban ini di Malaysia, cerita Aji. Mereka ber-4 ini ditemukan dengan AN yang diduga anak dari SU. Setelah beberapa hari di Malaysia akhirnya Tarzan dan temannya ini dipekerjakan di salah satu perusaan Sarung Tangan di negara Malaysia.

Mereka bekerja diperusahaan sarung tangan itu kurang lebih tiga bulan. Karena gaji macet dan rasa takut ditangkap polisi Malaysia terkait izin paspor yang diberikan, maka mereka memutuskan untuk pulang ke Indonesia atau ke kampung halamannya di Desa Tedunan, Seluma, terang Aji.

“Karena menurut hemat kami pelaku SR dan SU ini diduga telah melakukan penipuan, sehingga telah merugikan materil dan inmateril ke-empat korbannya. Dalam waktu dekat ini kami dari BPAN akan menyampaikan laporan ke Polda Bengkulu terkait kasus TKI ilegal ini,” pungkas Aji. (tom)