Gerakan Sekundang Membaca, Tiap Hari Sabtu Sore di Taman Merdeka

by

gsm

Lintasbengkulu, Bengkulu Selatan – Patut dicontoh khususnya bagi para pemuda di Bengkulu selatan, untuk membudayakan gemar membaca bagi anak-anak dan remaja, komunitas yang mengatasnamakan “Gerakan Sekundang Membaca” (GSM) ini, setiap Sabtu sore di Taman Merdeka Kota Manna menggelar kegiatan membaca bersama.

Menurut koordinator Gerakan Sekundang Membaca Lia Ayu Lestari, kegiatan membaca yang dikoordinirnya tersebut tidak hanya terkonsentrasi di Taman Merdeka. “selain anak-anak di perkotaan, kegiatan ini untuk hari Minggunya kita juga terjun langsung ke desa-desa,” Kata Lia.

Menurutnya, Taman Merdeka menjadi salah satu target kegiatan dengan harapan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang berkunjung ke taman, selain dapat bermain mereka juga mendapatkan ilmu dan pengalaman dari membaca.

“Dengan kegiatan yang kami lakukan ini, kami berharap Bengkulu Selatan menjadi kota yang pemuda dan anak-anaknya semakin gemar membaca sehingga tercipta generasi yang mempunyai prinsip tiada hari tanpa membaca,” Harap Lia.

Sementara itu, ketua umum pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bengkulu Selatan Mafahir menjelaskan, Semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca, untuk itu menjadi keharusan bagi siapapun untuk membaca setiap hari. atas dasar inilah kemudian PMII membentuk komunitas Gerakan Sekundang Membaca.

“Sejauh ini baru ada dua donatur yang mendonasikan buku-bukunya ke kami, yakni dari kawan-kawan literasi Bengkulu dan belum lama ini kita juga mendapatkan donasi buku dari Hindarsono seorang pustakawan asal Jakarta yang datang langsung ke Kota Manna,” terang Mafahir.

Lebih lanjut Mafahir mengatakan, untuk ketersediaan buku bacaan, sejauh ini memang masih terbatas. “kita akan berupaya terus untuk melengkapi bahan bacaan. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu Selatan,” tutup Mafahir.  (Tom)