Gusnan Prioritaskan Kegiatan Berbasis Masyarakat

by
Gusnan Mulyadi Plt Bupati Bengkulu Selatan

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkulu Selatan 2020 di aula Bappeda Litbang, Jumat (15/3/2019).

Pada kesempatan itu Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menegaskan dalam merancang rencana kerja tahun 2020 itu agar fokus pada target RPJMD sambil menjalankan program tahun 2019.

“Saya ingatkan perencanaan sangatlah penting dalam menjalankan sebuah program agar kedepannya nanti program yang sudah direncanakan sebelumnya lebih terarah kepada tujuan yang dimaksud,” ujar dihadapan para kepala OPD yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pria yang akrab disapa Gundul ini juga meminta agar para kepala OPD memiliki inovasi terbaru dalam menjalankan program instansi yang dipimpin masing-masing. Gusnan bahkan tidak memperdulikan inovasi apa yang akan dilaksanakan asalkan implementasi dari inovasi tersebut yang berdampak kepada masyarakat.

“Jika mau maju harus ada inovasi. Apapun jenisnya yang penting harus ada inovasi. Sebab, dengan adanya inovasi terbaru merupakan salah satu strategi dalam memajukan dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” katanya.

Contohnya, lanjut Gusnan, program pembudidayaan ikan Patin yang saat ini dia galakan. Tujuannya yakni untuk menyelamatkan para petani kolam air deras yang mana saat ini kondisinya semakin terpuruk lantaran biaya produksi tidak berbanding dengan hasil yang didapatkan.

“Intinya dari setiap kegiatan itu harus menimbulkan banyak efek. Khususnya bagi masyarakat. Maka dari itu khusus tahun ini saya minta perencanaan program itu yang memprioritaskan masyarakat. Kegiatan atau hal – hal yang tidak perlu dan tidak menimbulkan efek kepada masyarakat hapuskan saja,” tegas Gusnan.

Disisi lain Gusnan, predikat C pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dapat diperbaiki dengan perencanaan yang baik.

“SAKIP yang jelek itu merupakan cerminan. Maka dari itu harus ada perubahan. Saya harap apa yang saya sampaikan saat ini dapat diterjemahkan dengan baik oleh para kepala OPD yang hadir dan diimplementasikan mulai saat ini dan dikuatkan lagi pada 2020 mendatang,” pungkas Gusnan.

(MC)