Hati-hati, Ini yang Terjadi Jika Panaskan Motor Dekat Tembok

by

Lintasbengkulu.com, Otomotif – Salah satu hal yang sering dilakukan sebelum menggunakan sepeda motor yakni “memanaskan”. hal tersebut bertujuan agar oli bisa bekerja melumasi semua komponen yang berada di dalam mesin.

Namun demikian, Masih banyak yang tidak mengetahui seberapa penting memanaskan motor dan dimana tempat yang paling tepat untuk melakukan itu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama memanaskan kendaraan. Diantaranya terkait lama waktu dan tempat yang tepat.

Seperti dilansir kompas.com, Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta Rendra Kusuma menyarankan, agar tidak memanaskan motor terlalu dekat dengan tembok. Khususnya bagi motor kekinian, di mana lampu utamanya otomatis menyala jika mesin dinyalakan. Sebab, dapat merusak atau membuat bagian mika pada lampu depan meleleh akibat terlalu panas.

“Karena efek panas akibat pancaran sinar lampu akan berbalik ke arah motor. Maka sebaiknya jika sedang memanaskan motor jangan tepat di depan tembok agar panasnya tidak memantul.” Kata Rendra saat ditemui di tempat kerjanya di bilangan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Selasa (2/1/2018).

Kemudian, lanjut Rendra, memanaskan motor juga jangan terlalu lama. Cukup sekitar tiga hingga lima menit saja. Mesin motor modern tidak perlu dipanaskan terlalu lama, karena pada dasarnya komponen motor sudah siap bekerja ketika mesin dihidupkan.

Ia menambahkan, memanaskan motor jangan dilakukan di dalam ruangan. Sebab, gas buang atau asap kendaraan mengandung berbagai kandungan berbahaya bagi tubuh. Di antaranya gas karbon monoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan timbal.

Selain itu, panas yang dihasilkan tidak terbuang ke udara dan akan mengumpul di dalam ruangan dan ini yang berbahaya bila terhirup manusia.

 

Sumber: Kompas.com