Jamaah Suluk di Bengkulu Selatan Meninggal Dunia Saat Sholat

by
Almarhum Subono saat akan di berangatkan

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Satu orang Jamaah suluk Tarekat Naqsabandiyah Desa Tanjung Besar (Bengkenang), yakni  Subono (56) asal Bangka Belitung (Babel) meninggal dunia saat sedang sholat dzuhur, Rabu (15/05/2019).

Sebelumnya Almarhum Subono diketahui memiliki riwayat penyakit Diabetes dan Asam Urat.

Dari keterangan rekannya yakni Feri, bahwa sejak tanggal 12 Mei yang lalu almarhum terlihat susah untuk berjalan, sehingga dari pihak Tarekat Naqsabandiyah mengajak almarhum untuk berobat kerumah sakit, namun almarhum menolak dengan alasan ia tidak sakit.

Nah, saat almarhum sedang menjalankan ibadah sholat dzuhur di Surau Tazkiyatun Nafsi Tarekat Naqsabandiyah Desa Tanjung Besar sekira pukul 12.15 WIB tadi, beliau menghembuskan nafas terakhirnya untuk menghadap Allah SWT.

“Istri dan pihak keluarga almarhum sudah kita hubungi dan mereka sudah ikhlas dengan kepergian beliau,” kata Feri rekan satu daerah dengan Almarhum.

Setelah dimandikan dan di sholat kan di Surau Tazkiyatun Nafsi Tarekat Naqsabandiyah Desa Tanjung Besar, sekira pukul 16.14 WIB, dengan menggunakan ambulan RSUD HD Kota Manna, almarhum langsung diberangatkan ke wilayah asalnya di JL. Mujair Kelurahan Rejosari Kecamatan Pangkal Balam Pangkal Pinang Bangka Belitung (Babel).

Dari pantauan media ini, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi ikut menyolatkan dan menghantarkan almarhum hingga ke mobil ambulan untuk di berangkatkan ke daerah asalnya.

“Proses pemberangkatan almarhum akan kita urus, saya harap tidak ada pembebanan dari keluarga almarhum,” kata Gusnan ketika di konfirmasi. (tom)