Janda Penjual Ribuan Botol Miras Tandatangani Surat Pernyataan

by
Miras yang disita dari rumah Le warga Pino Raya beberapa waktu lalu

LINTASBENGKULU.COM, BS – Kepolisian resort Bengkulu Selatan (Polres BS) betul-betul menyatakan perang terhadap peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya.

Direncanakan, Rabu (06/06/18) besok pagi, akan digelar pemusnahan ribuan botol miras yang disita dari Le (38) seorang Janda warga  Desa Pasar Pini, Kecamatan Pino Raya. Pemusnahan ribuan botol miras ini akan dilaksanakan di halaman Mapolres BS, usai gelar pasukan Ketupat Lebaran Nala 2018 , kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnama SIK MH, melalui Kapolsek Pino Raya AKP Syafrizal.

Surat pernyataan yang ditandatangani Lena

Untuk tindaklanjut perkara si-janda cantik yang kedapatan menjual dan menyimpan ribuan miras yang disita dari rumahnya beberapa waktu lalu, lanjut Kapolsek. “Secara resmi Le membuat surat pernyataan bahwa dirinya tidak akan menjual kembali minuman keras. Penandatangan surat pernyataan oleh Le ini disaksikan Kepala Desa dan Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat,” kata Kapolsek Pino Raya Syafrizal, kepada lintasbengkulu.com.

Pemusnahan akan dilaksanakan besok pagi setelah gelar pasukan Operasi Nala Ketupat Lebaran 2018. Rencananya pemusnahan ribuan botol miras yang disita dari rumah Le ini akan disaksikan Kades, tokoh Agama dan tokoh masyarakat setempat, tuturnya.

Sementara itu Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo SIK MH, kepada lintasbengkulu mengatakan, untuk barang bukti miras yang disita dari beberpa penjual lainnya telah dikirim ke Polda Bengkulu.

“Besok itu pemusnahan miras yang disita dari Lena. Untuk BB miras lainnya sudah kita kirim ke Polda Bengkulu,” demikian Rudy. (tom)