Kajati Bengkulu Hentikan Kasus Prona Bengkulu Selatan

by
rps20170503_173553_395
Kajati Bengkulu, Sendjun Manulang, SH. MH
LINTASBENGKULU. COM,  Bengkulu Selatan – Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Sendjun Manulang,  SH. MH dengan tegas mengatakan, bahwa kasus Prona di Kabupaten Bengkulu Selatan dihentikan.
“Ya,  betul kami menerima laporan dari masyarakat (ormas FPR) terkait adanya indikasi pungutan liar oleh beberapa kepala desa,  di Kabupaten Bengkulu Selatan.  Namun setelah dilakukan pengumpulan data hingga ke tingkat penyelidikan, serta dari beberapa orang yang dimintai keterangannya, tidak di temukan unsur pelanggarannya. Tidak ada punglinya,” tegas Sendjun Manulang, kepada awak media, pada kunjungan kerjanya di Kejari Bengkulu Selatan, Rabu (3/5/16)
Menurut Kajati Bengkulu,  Prona ini adalah kebijakan pusat untung membantu masyarakat dalam mendapatkan sertifikat tanahnya. Ternyata  sertifikat itu didapatkan oleh masyarakat misikin.
Masalah uang yang diberikan oleh masyarakat tersebut merupakan uang terimakasih.  Sebab tidak semua biaya ditanggung oleh pemerintah. Masyarkat dalam hal ini tidak keberatan memberikan uang lelah sebagai biaya pengukuran tanahnya, jelas Kajati.
“Intinya, sertifikat ini di terima oleh masyarakat,  dan program pemerintah berhasil. Kasus ini dihentikan, selesai,” ujar Sendjun Manulang.  (tom)