Manager PT Jatropa Solutions Dianiaya Karyawan

by
Heru Managert Pt JS
Heru Managert Pt JS

//Tidak Terima Dipecat//

LINTASBENGKULU.COM, BS – Tidak Terima dipecat sebagai karyawan PT Jatropa Solutions, yakni Hero Warsito (35) warga Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Pino Raya, Wisidi (35) warga Desa Talang Tinggi Kecamatan Ulu Manna dan Suhi (45) warga Desa Tungkal I Kecamatan Pino Raya, diduga lakukan penganiayaan terhaap Manager Pt JS Heru Gunawan Hariri.

Adapun kronologis kejadian, sekira pukul 11.00 Wib Kamis (11/10/18) terduga pelaku bernama Hero mendatangi korban di ruang staf PT. Jatropa Solutions, dengan tujuan untuk meminta klarifikasi dan pertimbangan terkait surat pemberhentian kerja dari manajemen pusat yang diterima pelaku pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2018.

Hal ini jelaskan oleh korban Heru, bahwa surat yang diterima oleh pelaku tersebut merupakan keputusan manajemen pusat. Dengan penjelasan tertsebut, rupanya pelaku tidak terima atas klarifikasi yang disampaikan oleh korban. Pelaku pun langsung melemparkan laptop yang ada diatas meja kearah korban.

Selanjutnya pelaku melempari korban dengan kursi serta mencabut pisau dari pinggang pelaku akan tetapi dihalangi oleh para karyawan yang juga berada didalam kantor.

Melihat hal tersebut korban kemudian keluar meninggalkan kantor dan dikejar oleh pelaku bersama 2 pelaku lainnya yakni Suhi dan Wisidi.

Ketiga pelaku ini kemudian mengejar korban sambil melemparkan batu dan mengenai tangan serta badan korban. Pelaku bernma Hero kemudian kembali mencabut pisau dan mengejar dan bermaksud menusukkan pisau ke tubuh korban, namun rencana tersebut berhasil dihalangi oleh para karyawan yang mulai ramai disekitar lokasi. Selanjutnya korban berlari menyelamatkan diri ke lokasi kebun yang jauh dari kantor.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka-luka,” kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo melalui Kapolsek Pino Raya AKP Syafrizal kepada awak media.

Dsampaikan Kapolsek Pino Raya, akibat kejadian tersebut korban mendapat pengobatan ringan di RSUD-HD Kota Manna dan dilakukan visum, sementara pelaku masih dilakukan penyelidikan keberadaannya. Saat ini kondisi dilokasi perkebnunan aman dan terekendali, demikian Syafrizal (tom)