Mantan Ketua DPRD Kaur Diperiksa Pengawas Kejagung

by
Gambar Baliho Gusril Fauzi Saat Pilkada Kaur 2015
Gambar Baliho Gusril Fauzi Saat Pilkada Kaur 2015
Gambar Baliho Gusril Fauzi Saat Pilkada Kaur 2015
Gambar Baliho Gusril Fauzi Saat Pilkada Kaur 2015

Lintasbengkulu.com, Kaur – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kaur periode 2005-2010, H Zulkifli Jafar, Selasa (11/10/2016) kemarin memenuhi panggilan penyidik Kejaskaan Agung di pengadilan tinggi (PT) Bengkulu.

Beliau dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam pemeriksaan Internal Kejaksaan, sehubungan atas surat pengaduan dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) nomor 533/KASN/3/2016 tertanggal 28 Maret 2016 yang lalau.

Hal ini terkait tindaklanjut dugaan pelanggaran disiplin dalam penyalahgunaan wewenang atau perbuatan tercela yang dilakukan oleh pegawai/jaksa pada Kejaksaan Negeri Pekan Baru (Sdr. Idianto, SH, MH. -Kepala kejaksaan Negeri Pekan Baru).

Yang mana tertulis dalam surat panggilannya melalui bantuan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur bernomor B-783/N.7.16/  /10/2016 menyebutkan bahwa Kepala Kejasaan Negeri Pekan Baru itu diduga terlibat dalam memberikan dukungan kepada calon Bupati Kaur (Gusril Fauzi, S.Sos) pada Pilkada 2015 yang lalau.

Adapun bentuk dukungannya yakni berupa pemasangan foto saudara Idianto yang merupakan jaksa aktif, yang dipasang menjadi biground pada baliho calon Bupati kaur Gusril Fauzi yang merupakan adik kandungnya sendiri.

Terkait hal ini, Zulkifli A Jafar yang akrab disapa Zul Japuk ini, dikonfirmasi lintasbengkulu.com di kediamannya di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, membenarkan kalau dirinya menerima panggilan dan telah memenenuhi panggilan tersebut.

“Ya benar, pada hari Selasa 11 Oktober 2016 kemarin saya ke Pengadilan Tinggi Bengkulu, guna memenuhi panggilan penyidik dari Kejasaan Agung (Kejagung) RI. Di Pengadilan Tinggi Bengkulu saya menghadap jaksa penyidik Martono, SH, MH yang merupakan Inspektur pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Jaksa Agung RI. Saya dimintai keterangan sebagai saksi mengenai dugaan keterlibatan Kejari Pekan Baru (Idianto), yang diduga memberikan dukungan penuh terhadap adiknya Gusril Fauzi saat mencalonkan diri sebagai calon Bupati Kaur Pada Pilkada 2015 yang lalu,” terang Zul Japuk.

Dikatan Zulkifli Jafar, dalam pemeriksannya sebagai saksi oleh pengawas Jaksa Kejagung RI itu, dirinya membeberkan beberapa bukti dugaan keterlibatan Kajari Pekan Baru (Idianto) dalam mendukung adiknya (Gusril Fauzi) saat menjadi calon Bupati, hingga mengantarkannya menjadi seorang Bupati saat ini.

“Untuk barang bukti Baliho foto Kajari Pekan Baru Riau (Idianto) yang berpakaian dinas lengkap seorang Jaksa yang dipasang sebagai Biground calon Bupati Gusril Fauzi sudah saya serahkan kepada jaksa yang namanya Tik Yono,” ungkapnya.

Selain Barang Bukti (BB) Baliho, zul Japuk juga menyerahkan bukti lain yang berupa Kalender. “Bukti Kalender calon Bupati Kaur nomor urut 1 (satu) yang memuat foto Kepala Kejaksaan Pekan Baru itu juga sudah saya serahkan,” kata Zul Japuk.

Dia menambahkan, selain memberikan dua barang bukti tersebut, dihadapan Pengawas Jaksa Agung RI itu, Zulkifli Jafar¬† menjelaskan kalau untuk menjadi seorang Bupati tersebut biayanya cukup besar. “Saya sampaikan kepada penyidik pengawas Jaksa Kejaksaan Agung kemarin, kalau saudara Idianto diduga merupakan tulang punggung kemenangan Gusril Fauzi. Maaf ya, saya merupakan calon Bupati nomor urut 5, biaya yang saya keluarkan untuk mengikuti Pilkada ini cukup besar. Seorang Gusril Fauzi, yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) biasa, yang jabatannya masih sebagai Kasubag pada Pemerintah Kota di Provinsi Bengkulu itu, tidaklah mungkin dapat mengikuti beberapa tahapan pilkada secara sempurna tanpa dukungan finansial yang kuat yang diduga dibantu kakaknya Idianto, yang merupakan Kepala Kejaksaan Negeri pekan Baru (Riau) itu,” beber Zulkifli Jafar.

Zul berharap kasus ini segera dapat diselesaikan sesuai dengan proses hukum yang berlaku, sehingga semua menjadi jelas dan tidak menimbulkan polemik dimasyarakat.

Informasi terhimpun, dalam kasus ini, selain Zulkifli Jafar, Jaksa Pengawas Kejagung juga telah memeriksa satu orang saksi lainnya atas nama Feri. (Tom)