Mengaku Preman di Aceh “Pria Kecamatan Manna Ini Diduga Tewas di Tembak”

by

LINTASBENGKULU.COM, BS – Berinisial R (41), salah seorang warga desa Padang Pandan Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, yang mengaku sebagai preman di daerah Aceh ini diduga tewas akibat terkena tembakan senjata api pada dada sebelah kiri hingga tembus ke bagian belakang badannya.

Belum diketahui persis penyebab kematian almarhum. Namun informasi diperoleh,  R tewas saat berada di Jakarta, Senin (14/10/2018).

Menurut warga sekitar, sejak sekitar 8 bulan yang lalu, R ini mengaku merantau ke Aceh sebagai preman. Tapi belum lama ini R sempat pulang dan berkumpul dengan keluarganya di Desa Padang Pandan, sembari melihat rumahnya yang belum selesai di bangun.

“R ini mengaku kepada warga dusun ini merantau ke Aceh menjadi preman. Tapi tidak tahu persis apa sebenarnya pekerjaannya di sana. Kalau saya lihat saat mayat di mandikan, ada seperti bekas tembakan pada dada sebelah kiri tembus ke bagian belakang. Pastinya kita tidak tahu iya atau bukan,” kata Arpin salah seorang warga dusun Padang Gilang.

Jenazah dijemput istrinya langsung di RS Polri Jakarta dan tiba di Bengkulu Selatan Sore kemarin, Rabu (17/10/10). Almarhum telah dimakamkan di TPU desa setempat, Kamis (18/10/18).

Informasi tewasnya R ini masih teka teki, ada yang menduga kalau korban ditembak polisi karena melawan petugas karena diduga sebagai bandar narkoba. Dan ada pula ditembak karena pekerjaannya sebagai preman di daerah Aceh.

Dari informasi yang diperoleh lintasbengkulu.com, sebelum R kembali pergi merantau belum lama ini. Dia sempat berpamitan dengan seorang warga desa setempat dan menunjukan kalau dirinya kebal senjata tajam kepadanya. (tom)