Oknum PNS Suarakan Demo Hentikan Pengerukan Alur Sungai

71 views

//Tak Berhenti Alat Berat Dibakar//

Lintasbengkulu.com – Pro dan Kontra Masyarakat terhadap kegiatan normalisasi sungai Air Nipis di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim mulai memanas . Warga khawatir aktifitas pengerukan tersebut akan menyebabkan imbas negative terhadap tanah pemukiman dan beberapa lahan persawahan di hulu dan di hilir lokasi pengerukan.

Informasi di peroleh lintasbengkulu.com, rencananya besok senin (1/8/2016) beberapa warga yang mengkhawatirkan imbas negative terhadap dampak pengerukan itu akan mendatangi lokasi normalisasi alur sungai dan akan melakukan aksi demonstrasi   menuntut agar aktifitas yang menggunakan alat berat tersebut segera dihentikan.

Menurut Yahud (43) salah seorang warga Desa Pasar Baru Kecamatan Seginim, kekhawatiran warga atas kegiatan normalisasi itu sudah timbul sejak awal dimulainya aktifitas pengerukan. Apalagi selama kegiatan yang sudah berjalan hampir dua minggu ini, seluruh material yang dikeruk semuanya dibawa keluar menggunakan puluhan mobil truk oleh perusahaan yang di tunjuk.

 “Dari pantauan kami, puluhan truk setiap hari yang mengangkut material keluar dari lokasi  pengerukan normalisasi itu. Kemana diangkut kami tidak tahu. Yang pasti material tersebut dibawa keluar Kecamatan Seginim,” ucap Yahud  yang diketahui adalah seorang oknum PNS di lingkungan Pemkab BS kepada wartawan, Minggu (31/7/2016).

Ditambahkannya, Jika dalam aksi demontrasi besok pihak perusahaan masih melakukan pengerukan dan pengangkutan material, warga mengancam akan membakar alat berat yang berada dilokasi pengerukan itu,  kata Yahud.

Terkait adanya rencana aksi demo warga tersebut, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH. SIK melalui Kapolsek Seginim AKP Sudjadi saat dikonfirmasi lintasbengkulu.com mengatakan, bahwa pihaknya belum menerima laporan adanya rencana aksi demo itu.

“Adanya rencana demo oleh warga besok itu kami belum mengetahuinya. Laporan belum ada, apalagi kami mengeluarkan izin,” terang Kapolsek. (tom)

 

Related Post

loading...