Pasal Amoral, Warga Desa Selali Datangi DPRD

97 views
Warga Padang Beriang Menyampaikan Tuntutannya kepada Anggota Dewan Komisi III DPRD BS

Warga Desa Padang Beriang Menyampaikan Tuntutannya Kepada Anggota Dewan Komisi III DPRD BS

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Belasan orang warga Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (29/08/2016).  Kedatangan 11 orang warga Desa Selali ke DPRD BS ini dengan maksud dan tujuan meminta agar Kepala Desa mereka, yakni  Az alias Iw diberhentikan dari jabatannya karena tersandung kasus Amoral (perselingkuhan).

Kades Selali yakni Iw, di gerebek warga saat berduan di kamar hotel nomor 3 salah satu penginapan dalam wilayah Kota Manna pada hari Minggu 21 agustus 2016 pukul 15.30 WIB yang lalu. Saat itu sang Kades bersama istri orang lain yaitu Lz (22) asal Kota Bengkulu ini sedang berduaan dikamar hotel.

Adapun 11 orang warga yang mendatangi DPRD Bengkulu Selatan itu yakni Rigiman (50), Pidi (45), Afzan (48), Sumardi (55), Guniawan (40), Alibin (55), Mesbur (59), Alius (38), Rifin (40), Wini (60) dan Resmanudin (45). Kedatangan mereka langsung disambut oleh anggota Komisi III H Supin, H Milyan Yunir dan Suhardi, S.Sos.

Menurut H Supin, dikonfirmasi usai pertemuan denga warga, anggota Komisi III  DPRD BS ini mengatakan,  perbuatan Kades yang sudah terbukti selingkuh itu merupakan perbuatan amoral. Namun perbuatan Amoral tersebut tidak ada di aturan dan di dalam Undang-Undang (UU) yang mengharuskan Kades berhenti dari jabatannya. Tapi karena warga merasa resah dan Kepala Desa dianggap panutan bagi masyarakat, maka dari pemerintah harus memberikan sanksi tegas dan Tidak menutup kemungkinan sanksi pemberhentian dari jabatan, katanya.

“Kalau perbuatan Kades bersipat amoral dan sudah meresakan warga silakan saja dipecat dari jabatan,” tegas Supin.

Namun hendaknya lajut Supin, warga yang menyampaikan keluhan kepada lembaga di DPRD ini seharusnya secara tertulis sesuai dengan fakta yang ada, sehingga tidak terkesan sekedar cerita saja. Agar apa yang disampaikan dapat ditindaklanjuti, ujarnya.

 ”Kami minta pada warga mengenai keluhan di desa sampaikan secara tertulis. Selain ke DPRP, juga sampaikan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dan Bupati. Sehingga apa yang disampaikan terlihat jelas dan bisa pertanggung jawabkan,” demikian H Supin.

Sementara itu usai menerima warga Desa Selali Kecamatan Pino Raya, anggota Dewan Komisi III DPRD BS ini juga kedatangan beberapa warga dari Desa Padang Beriang yang juga dari Kecamatan Pino Raya. Kedatangan warga desa Padang Beriang ini juga menuntut kades mereka untuk berhenti dari jabatannya terkait pennggunaan dana desa (DD) yang dibelikan barang untuk Bumdes (Badan usaha milik desa). (Cw1)

Related Post

loading...