Pasal Foto Mesra, Kades Sukarami Laporkan Sejumlah Warganya ke Polisi

by
Kades Sukarami Midian Efindi SE memberitahukan kalau fotonya yang beredar tersebut tidak porno

//Diduga Makar Terkait Foto Mesra Kades Bersama Seorang Gadis//

Lintasbengkulu.com , Bengkulu Selatan – Kepala Desa Sukarami Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) Midian Efindi SE, sekira pukul 12.05 WIB Selasa (26/02/2019) siang mendatangi kantor Kepolisian Resort Bengkulu SelatanĀ  BS untuk melaporkan sejumlah warganya terkait foto mesra yang diduga seorang oknum Kades.

Menurut Kades Midian Efindi, ia melaporkan sekelompok warga desa Sukarami itu berawal dari beredarnya foto mesranya dengan seorang gadis.

“Jadi saya Kepolres ini untuk melaporkan beberapa warga saya yang diduga berbuat makar,” kata Midian Efindi kepada awak media saat berada di depan ruang penyidik Sat-Reskrim Polres Bengkulu Selatan.

Adapun warga yang dilaporkan diantaranya sebut Kades, yaitu Alek, Dodo, Erikson Fitagoras, Sandi, Dian, Iwan, Radarosalia, Tiara, dan Novi.

Diceritakan Kades, sebelum adanya rencana dugaan makar oleh sejumlah warga desa Sukarami tersebut, dirinya sudah pernah didatangi warga dan memberitahukan tentang foto mesranya itu

“Pada sekitar minggu ke dua bulan Februari ini ada warga saya datang memberitahukan foto itu lalu saya kasih uang 100 ribu. Kemudian beberapa hari kemudian datang lagi orang yang berbeda, juga memberitahukan foto tersebut. Orang ini mengatakan kalau istri saya berani bayar satu juta, namun tidak saya kasih uang, bahkan saya suruh hapus foto tersebut. Diantaranya ada yang juga minta jabatan,” beber Midian Efindi.

Midian mengakui foto yang beredar tersebut adalah foto dirinya bersama seorang gadis desa Sukarami. “Saya akui hubungan kedekatan saya bersama Ma, dan foto yang beredar tersebut betul itu foto saya, tapi tidak porno seperti yang ada dalam pemberitaan. Hubungan kami hanya sekedar hubungan keluarga di desa,” ujar Kades.

Menurut Kades, perbuatan warga ini sudah diluar jalur, sehingga dilaporkan atas dugaan makar. “Mereka ini menjalankan Les kesepakatan, tadi malam membentuk BMA tanpa sepengetahuan saya sebagai seorang Kades, lalu mengumpulkan warga untuk menurunkan saya dari jabatan Kepala Desa, hingga sampai melapor kepada Camat agar saya di berhentikan dari tugas,” terang Midian.

Selain melaporkan sejumlah warganya terhadap dugaan perbuatan makar, Kades Midian Efindi, SE juga akan melaporkan salah satu media online terhadap pemberitaan dirinya yang menyebut beredarnya foto porno yang diduga seorang oknum kades Sukarami.

“Berita itu tidak benar, hoak. Harusnya klarifikasi dulu baru buat beritanya. Foto itu tidak porno,” tegas Midian Efindi. (tom)