Pasal Hilang HP “PNS Pertanian BS Kena Bacok”

by
LINTASBENGKULU.COM, BS – Sial dialami Ikat Maulana (48), Kabid Penyuluhan Pertanian pada Dinas Pertanian Pemkab Bengkulu Selatan, warga Jalan Bhakti, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Pasar Manna ini.
Dirinya mengalami luka bacok pada lutut kaki sebelah kanannya, hingga mendapat 10 jahitan.
Adapun kronologis kejadian, berawal yaitu pada hari Senin (1/1/17) yang lalu anak korban yakni Fitra kehilangan satu unit HP merk Samsung yang sedang di caskan di dalam rumahnya.
Mendapat informasi dari tetangga, kalau HP tersebut di jual kepada Ri (16) warga Jalan SD 5 Kelurahan Ibul, Kecamatan Kota Manna. Lalu sekitar pukul 13.01 WIB siang tadi, Kamis (4/1/18) korban mendatangi kediaman Ri di Jalan SD 5 wilayah Sebiris.
Usut punya usut, ternyata benar HP tersebut milik anak korban yang hilang yang di beli Ri dari Bi (16) tetangga korban sendiri. Bi diduga adalah pelaku utama pencuri HP anak korban Ikat Maulana yang juga menjabat sebagai Ketua RT 12 Kelurahan Tanjung Mulia,  Kecamatan Pasar Manna itu.
“HP anak saya itu hilang sekitar pukul 13.01 WIB hari Senin tanggal 1 beberapa hari yang lalu. Nah, dapat informasi dari anak tetangga kalau HP anak saya itu di jual kepada Ri.  Sekitar pukul 13.12 WIB siang tadi saya pergi kerumah Ri di siwak sebiris untuk menanyakan kebenarannya. Ternyata benar,  HP itu dibelinya dari Ri tetangga saya. Ibunya Ri pun mengakui kalau HP itu di beli anaknya dari Bi seharga Rp 750 ribu. Dan saya ingin mengembalikan uangnya tersebut,  namun Ri ini tetap tidak mau menyerahkan HP itu,” kata Kabid Penyuluh Pertanian Distan BS ini kepada lintasbengkulu.com saat terbaring di RSUDHD Kota Manna, Kamis (4/1/18).
Lanjut Ikat,  sebelumnya dirinya sudah mencurigai Bi ini sebagai pelaku utama yang mencuri HP, karena ada tetangga mereka yang melihat Bi masuk kerumahnya. Namun pihaknya tidak berani menuduh karena belum ada bukti, kata ketua RT 12 Kelurahan Tanjung Mulia itu.
Lanjut cerita Korban, setelah dipertemukan dengan Bi yaitu pelaku utama pencuri HP milik anak korban tersebut di kediaman Bi di Jalan SDIT Pemangku Basri.  Bi yang diduga pelaku utama pencurian ini tetap tidak mengakui kalau dia yang mencuri HP itu, sehingga terjadilah keributan diantara mereka. Ri yang diikuti kedua orang tuanya itu lalu di ajak pulang oleh bapak dan Ibunya dengan mengendarai sepeda motor.
Nah saat memboceng Ri pulang, orang tuanya yakni Ujang (40) mendadak terkena serangan jantung, hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit HD Kota Manna. Saat itulah Pelaku Ri naik sepeda motor temannya pulang kerumah dan mengambil sebila parang,  lalu kembali mendatangi korban di TKP dekat SDIT.
Ibu korban yang masih berada di TKP sempat berteriak dan menyerukan agar korban berlari karena anaknya membawa pisau.
“Lari-lari,  larilah anak saya bawa pisau,” teriak ibu pelaku menyuruh korban berlari, cerita korban.
Korban pun sempat berlari,  namun nahas dialami Ikat Maulana,  saat berlari dirinya terjatuh pelaku pun langsung membacokan parangnya. Bacokan pelaku tepat mengenai  lutut kaki sebelah kanan korban. Korban pun oleh warga langsung dilarikan ke RSUD HD.
Beruntung saat kejadian tersebut banyak warga yang melihat. Warga pun langsung memberikan pertolongan dengan mengejar pelaku sembari melempari pelaku dengan batu, dan pelaku pun akhirnya kabur.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva SIK,  melalui Kasat Reskrim Iptu A Khairuman membenarkan kejadian tersebut.
“Ya benar, kejadian itu sekitar pukul 15.15 WIB tadi. Pelakunya kabur, saat ini pelaku masih kita buru. Motornya berhasil kita amankan dari rumah kakeknya,” kata A Khairuman. (tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *