Pelaku Percobaan Pemerkosaan Terhadap Ti Masih Gentayangan

by

Lintasbengkulu.com – Selasa, (12/7/2016) sekitar pukul 09:30 WIB, perempuan berinisial Ti 20 tahun warga Desa Pagar Dewa, nyaris saja menjadi korban pemerkosaan dua pemuda yang merupakan tetangganya sendiri. Korban saat itu sedang sendirian di tempat usahanya cetak bata (kurup Bata) yang berada tak jauh dari bundaran Meriam Honisuit Desa pagar Dewa.

Diceritakan salah seorang keluarga korban, Paljon (40), aksi pelaku yang akan memperkosa keponakannya itu berhasil digagalkan. Untuk melakukan aksinya, pelaku mengancam korban dengan menggunakan pisau kecil, namun korban

berusaha melawan sambil berteriak meminta tolong, karena merasa ketakutan dengan teriakan korban, pelaku memilih kabur. “Dia (Ti) saat itu sendiri saja di pondok kurup batanya, sementara suaminya He (21) sedang mencari nafkah diluar. Kondisi sepi inilah nampaknya dimanfaatkan para pelaku untuk berbuat tidak senonoh kepada korban, “kata Paljon.

Lebih lanjut Paljon mengatakan, bahwa pelaku sempat memegangi tangan dan meremas-remas bagian dada korban (maaf-red). Selain itu korban juga diancam dengan menggunakan pisau agar tidak melawan, terangnya.

Atas kejadian itu, korbanpun akhirnya melaporkan kejadian ini kepada suaminya dan Kades setempat. Oleh kades mereka disarankan agar perihal yang menimpa Ti itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sekitar pukul 11.03 WIB (12/7/2016), ditemani salah seorang keluarganya (Paljon) korban bersama suami melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Manna. Namun oleh Polsek Manna, korban bersama keluarganya disarankan untuk melapor ke Polres Bengkulu Selatan (BS) Saja.

Usai laporan mereka diterima oleh Polres BS, karena merasa kurang mendapat respon, keluarga korban berinisiatif mencari kedua pelaku.

Alhasil sekitar pukul 21:05 WIB salah satu pelaku (Er) diketahui sedang bermain internet di salah satu Warnet di kawasan Jalan M. Taha dekat simpang empat Tanah Lapang Kota Manna.

“Saat akan kami tangkap, nampaknya dia (pelaku) mengatahui kedatangan kami dan langsung melarikan diri dengan melompati dinding tembok yang berada di belakang Warnet, dan meninggalkan motor jenis Honda Revo BD 2189 BT yang dia (pelaku) pakai. Saat ini sepeda motor pelaku kami amankan,” ungkap Paljon.

Sepeda motor yang digunakan pelaku tidak ada nomor polisinya lanjut Paljon, Setelah kami periksa ternyata ternyata disimpan di dalam jok. Selain plat motor, kami juga menemukan sebilah pisau didalam motor pelaku, bebernya.

“Kami berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang kami sampaikan kemarin. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bila pelakunya berhasil kami tangkap, “harap Paljon.

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Napitupulu Yogi Yusup SH SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rizqi Akbar membenarkan adanya laporan tersebut.

Menurut keterangan Rizki Akbar kepada Lintasbengkulu.com, kasus yang menimpa Ti tersebut merupakan tindak pencabulan, bukan pemerkosaan, karena pelaku hanya memegang tangan dan bagaian dada korban.

“Bukan kepolilisian tidak menanggapi, akan tetapi saat melapor korban tidak membawa saksi, sehingga kami belum bisa bergerak. kami sarankan agar korban dan keluarganya dapat menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang gegabah. “ungkap Kasat Reskrim. (Tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *