Penerimaan Tenaga Kontrak Satpol PP Diprotes

by
Penerimaan berkas pelamar Satpol PP
Penerimaan berkas pelamar Satpol PP
Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan Penerimaan tenaga kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Selatan diprotes peserta pelamar. Pasalnya pada papan pengumuman dan informasi,  syarat penerimaan tenaga kontrak untuk Satpol PP ini disebutkan, bahwa umur minimal 21 tahun dan maksimal 30 tahun. Jadi bagi yang baru lulus SMA yang umurnya dibawah 21 tahun belum bisa untuk mengikuti seleksi penerimaan tenaga kontrak Satpol PP ini.
Akibat adanya pembatasan umur ini sehingga menuai aksi protes dari masyarakat yang ingin melamar. Salah seorang warga Bengkulu Selatan yang enggan disebutkan namanya, mengaku kalau dirinya baru saja tamat SMA dan umur masih dibawah 21 tahun. Ia merasa kecewa dengan pembatasan umur yang ditetapkan panitia.
” Saya baru tamat SMA, umur saya saat ini 19 tahun. Dengan adanya pembatasan umur, jadi saya belum bisa mengikuti tes ini. Padahal saya sangat butuh pekerjaan, mau kuliah, orang tua saya tidak mampu membiayai. Saya sangat kecewa dengan kebijakan dan ketentuan ini, “ujarnya.
Informasi berkembang, perekrutan tenaga Pol PP ini diduga syarat dengan upaya sogok menyogok dan banyaknya titipan para pejabat. Informasi juga menyebutkan, kalau 100 orang tenaga kontrak Pol PP yang akan diterima itu diduga sudah diketahui orang-orangnya. Seleksi penerimaan berkas, serta tes yang akan dilaksanakan hanyalah formalitas saja. (Cw1)