Pengurus Cabang PMII Bengkulu Selatan Sukses Gelar MAPABA

by
Foto: PC PMII Bengkulu Selatan bersama Peserta MAPABA
Foto: PC PMII Bengkulu Selatan bersama Peserta MAPABA

Lintasbengkulu.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) Bengkulu Selatan tahun ini kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang berlangsung selama sehari semalam di Lantai dua Sekretariat Pengurs Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kegiatan yang diikuti 30 peserta dari dua kampus sekolah tinggi di Kabupaten Bengkulu Selatan tersebut, hingga acara ditutup (24/9/2017) berlangsung dengan sukses.

Menurut ketua panitia Neksen Mandela mengatakan, lewat kegiatan Mapaba ini, diharapkan dapat memberikan manfaat kepada calon anggota baru dalam menimba ilmu dan mengubah pola pikir pemuda sebagai agen perubahan.

Mabincab Bersama Senior PMII Bengkulu Selatan

Menurutnya, MAPABA merupakan proses awal seorang mahasiswa untuk menjadi anggota warga pergerakan. “Setelah mengikuti MAPABA maka mahasiswa yang mengikuti proses tersebut baru bisa disebut sebagai anggota, untuk memiliki status sebagai kader, maka anggota PMII harus mengikuti pengkaderan level kedua (PKD). Sebagai pemenuhan kompetensi baik Soft skill maupun hard skill kader, maka pada pengkaderan lever terakhir, kader harus mengikuti PKL,” papar Neksen.

Sedangkan ketua umum PMII Bengkulu Selatan Mafahir, memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia yang telah berhasil melaksanakan MAPABA, meski dengan segala keterbatasan dan kesederhanaan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan untuk perubahan yang lebih baik lagi,” harap Mafahir dalam sambutan penutupan MAPABA.

Penutupan acara Mapaba tersebut secara resmi ditutup oleh Majelis Pembina Cabang PMII Bengkulu Selatan Liza Wahyuninto.

Dalam kesempatan yang sama, Yuyun (Sapaan akrab Liza Wahyuninto) menyampaikan pada calon anggota PMII Bengkulu Selatan agar serius dan semangat dalam berorganisasi, agar nantinya menjadi kader yang ulul albab, berkarakter dan berkomitmen serta berani bertanggungjawab atas segala perbuatan yang dilakukan.

Makan malam bersama

“PMII merupakan organisasi pengkaderan, artinya mencetak kadernya dalam pelatihan-pelatihan formal, yang salah satunya adalah Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA). Kaderisasi formal ini adalah kaderisasi yang dilaksanakan secara teratur, berencana dan kaderisasi bersyarat serta pra syarat,” terang Yuyun.

Lebih lanjut Mabincab PMII Bengkulu Selatan ini menyarankan Pengurus Cabang PMII Bengkulu Selatan, untuk segera membentuk Komisariat pada masing-masing perguruan tinggi. Hal ini dimaksudkan agar dalam proses pengkaderan bisa berjalan lebih mudah dan terarah.

“Melalui forum MAPABA ini, besar harapan nantinya PMII Bengkulu Selatan mampu melahirkan kader-kader yang militan dan loyal terhadap organisasi serta mempunyai komitmen yang tinggi. Selebihnya seluruh kader harus betul-betul menjadikan Aswaja sebagai Manhajul fikr dalam memahami Islam Ahlu Sunnah wal Jamaah serta memiliki kesadaran akan posisi dan tanggung jawab sebagai mahasiswa dalam memperjuangkan idealisme secara institusional, proporsional, dan profesional,” Demikian Mabincab PMII Bengkulu Selatan. (Gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *