PMII Pertanyakan Penyelesaian Kasus Penemuan “Narkoba” di Ruang Kerja Bupati BS

by
Pengurus PMII saat audensi dengan BNNK Bengkulu selatan
Pengurus PMII saat audensi dengan BNNK Bengkulu selatan
Pengurus PMII saat audensi dengan BNNK Bengkulu selatan

Bengkulu Selatan, Lintasbengkulu.com – Tak kunjung ada titik terang terkait masalah penemuan 4 butir pil yang diduga ekstasi dan satu paket serbuk yang diduga sabhu oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan (BS) beberapa bulan yang lalu, Hari ini (23/12/2016), Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) BS mendatangi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) BS.

Sayangnya saat pertemuan dengan pihak BNNK BS rombongan mahasiswa yang tergabung dalam PMII ini, tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka mengenai penyelesaian kasus tersebut, karena BNNK BS beralasan bahwa penyelesaian kasus itu menjadi kewenangan penuh BNNP Bengkulu.

“Dalam pertemuan tadi kita tidak mendapat penjelasan apapun dari pihak BNNK, mereka mengatakan penyelesaian kasus penemuan narkoba di ruang kerja Bupati BS itu menjadi kewenangan penuh BNNP Bengkulu. Sehingga BNNK tidak bisa memberikan penjelasan mengenai hal tersebut,” terang Mafahir ketua umum PC. PMII BS.

Lebih lanjut Mafahir mengatakan, Bahwa PMII tidak mau kasus ini terus berlarut-larut tanpa ada kejelasan. “Bupati itu kan simbol daerah, jika masalah ini tidak segera ada kejelasan, kami khawatir menjadi preseden buruk bagi BS. Makanya sebagai bagaian dari masyarakat BS, PMII berinisiatif mendatangi BNNK hari ini,” kata Mafahir.

“kita tadi ditemui Kasi. Pemberantasan BNNK BS Bripka. Jastik, kebetulan kepala sedang ada dinas luar. Rencananya hari ini juga, kita akan langsung meluncur ke BNNK Bengkulu. Kami berharap persoalan ini mendapatkan titik terang sebelum pergantian tahun nanti” tutup Mafahir. (tom)