Polisi Amankan 6 Pemuda Maling Ayam dan Bebek

by

Lintasbengkulu.com – Anda perlu waspada, tindak kejahatan pencurian ternak kembali terjadi di wilayah Bengkulu Selatan.

Polres Bengkulu Selatan berhasil mengamankan enam pemuda asal daerah ini, yang ditengarai telah melakukan pencurian hewan ternak jenis unggas dengan jumlah 31 ekor, ayam dan bebek.

Kapolres BS, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Enggarsah Alimbaldi SH SIK didampingi kanit Pidum, Ipda Priyanto SH mengatakan, saat ini pelaku diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan.

Ke-6 pemuda tersebut yakni, Al (19), yo (24),keduanya warga Desa Padang Manis, Seginim dan Su (16) warga Desa Melao, Manna. Kemudian Je (19), Ap (27) dan We (23), ke-3 nya warga Desa Palak Siring, Kedurang.

Mereka kitaditangkap karena mencuri unggas berupa ayam dan bebek sebanyak 31
ekor dan saat ini keenamnya kita amankan di sel Mapolres Bengkulu Selatan,” terangnya.

Priyanto mengatakan, Al, Yo dan Su, ke-3 nya mencuri 3 ekor bebek milik Tosim (69) warga Desa Padang Siring, Seginim. Sedangkan Je, Ap dan We mencuri 28 ekor ayam milik Man (56) warga Palak Siring, Kedurang.

Priyanto menjelaskan, Je, Ap dan We dibekuk, Rabu (27/2) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB di Pasar Kutau, Kota Manna. ketiga pemuda tersebut terjaring anggota Polres BS yang sedang patroli.

Merasa curiga dengan gelagat para pemuda tersebut, lalu anggota yang sedang bertugas melakukan pengecekan.

Nah, setelah dicek ternyata isinya ayam. Saat ditanya itu ayam siapa, ketiganya tidak mampu menjelaskannya.

Lalu mereka dibawa ke Polres. Setelah di Polres, ternyata ayam tersebut milik korban yang hilang Selasa (26/2) malam.

Setelah itu, Al,Yp dan Su dibekuk di Pasar Ampera. Ke-3 pemuda tersebut dibekuk saat hendak menjual ayam hasil pencuriannya kepada pengunjung pasar.

“ Melihat gerak-geriknya mencurigakan, lalu anggota datang, ternyata unggas yang hendak mereka jual hasil curian,” beber Priyanto.

Al mewakili rekan-rekannya membenarkan telah mencuri ternak korban.

Dirinya mengaku baru satu kali ini mencuri. Hal itu dilakukannya karena tidak ada uang untuk membeli rokok.

“ Kami baru satu kali ini mencuri, itu karena kami tidak punya uang untuk beli rokok,” ujar Al diamini rekannya. (tom)