Popular News

Permalink to “Istri Dilarikan Teman” Suami Lapor Polisi
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

“Istri Dilarikan Teman” Suami Lapor Polisi

IG menunjukan foto Istrinya yang berfoto bersama Nito Kaos biru, dan dua anaknya ikut Ke Polres BS

LINTASBENGKULU.COM, BS – Engkau teman karibku lebih dari saudara. Jangankan makan minum tidur kita berdua. Bukankah engkau tahu dia itu milikku. Kau bagaikan pagar yang makan tanaman, Sungguh tiada aku menduga Engkau teman karibku lebih dari saudara, Namun begitutega kau rampas segalanya.

Seperti lirik lagu yang dilantunkan Mansyur S inilah kira-kira nasib yang dialami oleh IG (27) warga Desa Keban Agung II, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan ini. Istri tercintanya YH (25) dibawa lari teman karibnya sendiri yang sudah berstatus duda, yakni Nito (27) warga Desa Gedung Agung, Kecamatan Pino, Kabupaten yang sama.

Dari hasil Konfirmasi lintasbengklulu.com kepada IG pada Rabu (6/9/17) di Mapolres Bengkulu Selatan (BS) siang tadi. Dia membeberkan, bahwa peristiwa yang dialaminya itu sudah keduakalinya.

Dikatakannya, Isrtrinya YH pertama kali dibawa kabur oleh Nito teman karibnya itu ke Provinsi Jambi pada bulan Maret 2017 yang lalu. Setelah kurang lebih 6 bulan bersama Nito di Provinsi Jambi. Pada akhir bulan Agustus 2017 beberapa hari sebelum hari raya Haji kemarin, Istrinya YH menghubunginya lewat telpon minta pulang dan ingin rujuk kembali.

“Karena mengakui kesalahannya serta berjanji ingin berubah kejalan yang benar, Istri saya itu aku maafkan. Dan untuk ongkos pulang saya kirimkan uang sebesar Rp 700 ribu,” kata IG.

Namun beberapa hari yang lalu setelah hari raya kurban 2017 ini, sang Istri kembali kabur dari rumahnya dengan meninggalkan dua orang anaknya, yang anak pertamanya laki-laki masih sekolah di kelas empat SD dan yang kecil perempuan masih berumur 3 tahun.

“Adik Istri saya melihat dan dia yang menyampaikan kepada saya kalau Istri saya itu kembali dibawa lari oleh Nito,” kata IG.

Dijelaskan IG, bahwa Nito merupakan teman akrabnya bahkan sering makan serta minum dirumahnya. “Awalnya saya tidak samasekali menaruh kecurigaan sama Nito. Pada tahun baru 2017 kemarin kami satu keluarga pergi jalan-jalan ke Pantai Laguna Kaur, dan Nito ikut waktu itu, termasuk Ibu mertua saya juga ikut. Saya tidak menyangka kalau teman saya ini ternyata menikam dari belakang,” kesalnya. (tom)

 

Permalink to Ustad Nanang Budiana: Saya Kecewa Terhadap Bantuan Pemkab Bengkulu Selatan Kepada Panti Asuhan
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Ustad Nanang Budiana: Saya Kecewa Terhadap Bantuan Pemkab Bengkulu Selatan Kepada Panti Asuhan

Bantuan Pemkab BS yang diserahkan ke Panti Asuhan pada Sabtu pekan lalu

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Ustad Nanang Budiana, beliau adalah pemilik Panti Asuhan Radhatul Ummah, yang beralamat di Jalan H M Yasin Kota Manna.
Ustad yang cukup terkenal di Kabupaten Bengkulu Selatan,  Provinsi Bengkulu ini kecewa terhadap bantuan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang di berikan kepada 14 orang anak panti asuhannya, pada Sabtu (29/09) pekan lalu.
Adapun bantuan yang diterimanya,  yaitu, 1 tas buku,  1 handuk,  1 kasur lantai,  1 kain sarung, 2 bantal, 5 pak buku, 5 odol, 5 sabun, sikat gigi, selimut dan uang 450 ribu rupiah.
Dengan bantuan ini,  ustad Nanang merasa kebingungan untuk membagikan ke pada 14 orang anak asuhannya.
Coba di fikir kata ustad,  seperti 1 tas, 1 kain sarung dan 1 handuk, siapa yang akan menerima. Saya betul-betul kecewa, selama ini kami tidak pernah dibantu Pemkab BS, tuturnya.
“Kalau misalnya dibantu handuk setengah lusin, paling tidak 1 handuk bisa untuk orang dua. Apa mungkin saya berikan sama satu anak,  sementara anak-anak yang lain tidak menerima,” ujarnya.
Kalau dananya tidak cukup, mendingan belikan saja sama pensil semua, kan bisa kebagian semua,  kata Ustad Nanang dengan nada kecewa. (tom)
Permalink to Curah Hujan Tinggi “Jalinbar Bengkulu-Lampung Terputus”
Bengkulu Selatan, Headline

Curah Hujan Tinggi “Jalinbar Bengkulu-Lampung Terputus”

Banjir di Jalan Nasional Desa Padang Pelasan SAM Seluma

LINTASBENGKULU.COM, Seluma – Bagi pengguna jalan raya yang akan melewati Kabupaten Seluma, di informasikan saat ini Jalan Nasional Lintas barat (Jalinbar) Bengkulu-Lampung tepatnya di desa Padang Pelasan dan Desa Talang Alai, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, terputus akibat terendam banjir.

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu sejak pagi hingga sore hari pada Selasa (20/09/17) tersebut, juga menyebabkan beberpa rumah warga terendam banjir.

Kedalaman air diperkirakan hampir mencapai 1 meter, kata Ony Lufti (49) warga Kedurang yang saat itu melintas menuju pulang ke Kabupaten Bengkulu Selatan.

Diharapkan bagi warga yang akan menuju ke Kota Bengkulu, begitupun sebaliknya untuk berhati-hati dan segera memutar arah terlebih dahulu menunggu air surut.

“Akibat tingginya genangan air di jalan raya tersebut puluhan kedaraan terjebak macet,” terang Ibu Wabup BS Lena Gusnan Mulyadi yang juga melintas saat air menggenang di jalan raya Desa Padang Pelasan-Talang Alai.

Informasi didapat, saat berita ini diturunkan, air masih menggenangi jalan raya nasional di beberapa desa di Kecamatan Semidang Alas maras (SAM) Kabupaten Seluma. (tom)

Permalink to Fauzi  Murman Tuntut Pemkab BS Kembalikan Tanah UPTD, Pustu dan Lapangan Bola Pino Raya
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Fauzi  Murman Tuntut Pemkab BS Kembalikan Tanah UPTD, Pustu dan Lapangan Bola Pino Raya

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Fauzi Murman,  putera mantan Bupati Bengkulu Selatan ini menuntut tanah bangunan UPTD Dikbud Kelutum,  Pustu Pagar Gading dan Lapangan Bola Pino Raya ini untuk di kembalikan kepada dirinya sebagai pihak keluarga pemilik hak.
Tuntutan ataupun permintaannya itu disampaikan Fauzi Murman pada rapat membahas hak kepemilikan ketiga lahan tersebut bersama tim Aset daerah Kabupaten Bengkulu Selatan yang dihadiri Asisten 1 Pemkab BS Yunizar Hasan,  Senin (25/09/17) pagi tadi diruang rapat kantor Pemda Bengkulu Selatan (BS).
Fauzi mengklaim dan disampaikan dalam forum rapat, kalau ke tiga lahan tersebut masih berstatus milik Bupati KDH Murman Afandi  yang menjabat pada tahun (1983 – 1988) itu.
Menurtnya ada yang janggal terhadap tanah yang di bangun gedung UPTD Dikbud Kecamatan Pino Raya itu.
“Informasi lahan yang dibangun UPTD itu sudah berserifikat. Padahal tanah tersebut masih berstatus pinjam pakai. Ini saya ada bukti pinjam pakai yang di tandatangi Pak Hamka Sabri Asisten 1 Provinsi Bengkulu, saat dia menjabat Camat tahun 1997,” kata Fauzi Murman sambil menunjukan bukti surat pinjam pakai diatas segel pada masa itu.
Sementara itu,  Asisten 1 Pemkab BS Yunizar Hasan mengatakan, dari hasil rapat itu akan segera di sampaikan kepada Bupati.
Seperti lahan eks Pustu Desa Pagar Gading,  Pustu ini tidak lagi di gunakan.  “Tapi untuk sementara kita masih  mencari surat-suratnya dahulu siapa tahu ada surat hibahnya.  Tapi kalau tidak ada, apasalahnya lahan akan  kita kembalikan kepada pemiliknya,” kata Yunizar kepada wartawan.
Atau nantinya kalau di setujui nanti akan kita berikan uang kepedulian, imbuhnya.  (tom)
Permalink to Waspada,  Pria Palsu Ini Bawa Kabur 7,5 Ton Jengkol Warga Bengkulu Selatan”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Waspada, Pria Palsu Ini Bawa Kabur 7,5 Ton Jengkol Warga Bengkulu Selatan”

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Waspada, serta hati-hati jika anda seorang pengusaha yang ingin mengirimkan barang melalui jasa Ekspidisi kalau tidak ingin bernasib sama seperti yang dialami Baktiar (44), seorang pengusaha Jengkol warga asal Kelurahan Gunung Ayu, Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan ini.

Dia Baktiar mengalami kerugian berkisar 75 juta rupiah karena 1  truk Jengkol yang dikirimnya ke Kota Bandung melalui jasa ekspidisi ini di bawa kabur oleh supir truk yang identitas dirinya semua dipalsukan itu.

Data terhimpun,  rencananya satu truk jengkol seberat 7,5 ton yang diberangkatkan dari Kota Manna pada Jumat (23/09/17) pekan lalu tersebut akan dikirim ke Pasar Caringin, kota Bandung,  Jawa Barat dengan menggunakan jasa salah satu ekspidisi. Namun hingga kini 7,5 ton jengkol yang di angkut mobil truk BD H 1508 UG oleh yang bernama Suparman pada KTPnya ini tidak kunjung sampai juga.
“Pada Sabtu malam minggunya saya kontak nomor telpon supirnya masih aktif dan ia mengatakan kalau dia ada diposisi wilayah Lampung. Namun pada hari Minggunya dia supir truk yang mengaku bernama Suparman ini tidak aktif lagi hingga hari ini,” kata Baktiar.
Sementara Kapolres BS AKBP Ordiva SIK melalui Kasatreskrim Iptu A Khairuman, kepada wartawan menerangkan,  kalau semua identitas  supir truk yang di KTPnya beralamat di Jalan Merbau Plamongan Kota Semarang, dengan nomor rumah yang ditulis tangan tidak jelas itu adalah palsu. Begitu juga Nama dan Alamat pada SIM,  serta STNK mobil truk itu palsu, jelas Kasat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polsek Gajah Mungkur,  Polrestabes Semarang. Semua identitas yang diberikannya kepada ekspidisi itu palsu semua.
Data yang dipalsukan ini sudah kami kirim,  dan ternyata juga STNK itu tidak sesuai dengan plat nomor kendaraan. Sementara pelaku sudah kita tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang),” kata A Khairuman.
Kasat mengimbau kepada para pengusaha yang menggunakan jasa ekspidisi ini agar hati-hati. Modus seperti ini bisa saja terulang kembali, demikian imbau Kasat Res Polres BS.  (tom)
Permalink to “Su” Pemandu Lagu Itu hanya Teman Kencan Pelaku Jambret , Tegas Kasat Reskrim Polres BS
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

“Su” Pemandu Lagu Itu hanya Teman Kencan Pelaku Jambret , Tegas Kasat Reskrim Polres BS

foto ilustrasi net

LINTASBENGKULU.COM, BS – Pemandu Lagu (PL) di salah satu tempat karaoke di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) berinisial Su (25) tidak terlibat dalam aksi jambret yang dilakukan oleh tersangka Satria (24) warga Desa Tanjung Alam, Kecamatan Kedurang BS.

“Agar masyarakat tidak salah persepsi, saya tegaskan bahwa “Su” yang merupakan pemandu lagu yang sering di sebut PL itu tidak ada keterkaitan dan tidak ada keterlibatannya dalam aksi jambret pada tanggal 28 September kemarin itu. Dia hanya sebatas teman kencan Satria yakni tersangka jambret,” tegas Kasat Reskrim Polres BS Iptu A Khairuman, usai ekspose pelaku percobaan pencurian, di Mapolsek Manna (Selasa (03/09/17) tadi siang.

Kasat menjelaskan, hanya saja dalam aksi jambret yang dilakukan oleh tersangka Satria, pada hari Sabtu (28/09/17) sekira pukul 18,02 di Jalan Jendral Sudirman depan martabak Alim itu, TSK menggunakan sepeda motor milik Su, dengan alasan untuk membeli rokok.

“Namun Su ini tidak tahu kalau Satria itu ingin menjambret,” terang Kasat.

Begini ceritanya kata A Khairuman, setelah tersangka melakukan aksi jambretnya, pelaku berlari kearah Kayu Kunyit. Nah, sampai di SPBU Tanjung Raman pelaku membuang tas milik korban di belakang SPBU itu. Pelaku hanya mengambil uang Rp 50 ribu yang ada dalam tas dan HP milik korban. Setelah itu pelaku kembali lagi ke Hotel tempat Su menginap. Nah 1 unit HP dan uang lima puluh ribu dari hasil dari tindak kejahatannya itu tidak di beritahu oleh Satria kepada Su.

“HP itu tanpa sepengetahuan Su, oleh tersangka di sembunyikan di bawah kasur. Su ini baru di beritahu tersangka setelah di Kota Bengkulu kalau dirinya pelaku jambret dijalan jendral Sudirman Kota Manna, sambil memberitahukan HP hasil dari aksi jambretnya kepada Su,” jelas Ahmad.

Setelah dimintai keterangan, dan tidak ada keterlibatnnya, Su akhirnya di bebaskan pihak kepolisian. (tom)

Permalink to Amir Sofyan: Terkait Bantuan ke Panti Asuhan “Itu Hanya Mis Komunikasi”
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Amir Sofyan: Terkait Bantuan ke Panti Asuhan “Itu Hanya Mis Komunikasi”

Kabag Umum Pemkab BS Budiman Hamid, mewakili Kabag Kesra memberikan bantuan kepada Panti Asuhan Nadlia Kota Manna beberapa waktu yang lalu

LINTASBENGKULU.COM, BS – Terkait bantuan yang diserahkan bagian Kesejahteraan rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS), kepada panti asuhan Radhatul Ummah, milik ustad Nanang Budiana yang beralamat di jalan H M Yasin pada Sabtu (29/9/17), cuma kesalahan komunikasi.

Hal ini disampaikan Kabag Kesra Pemkab BS, Amir Sofyan MPd, yang didampingi Kasubagnya Ervina Herawati sebagai PPTK kegiatan, saat jumpa pers dengan wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/10/17) siang tadi.

“Ini hanya mis komunikasi saja, bantuan tersebut sudah sesuai dengan anggaran yang ada pada Dukumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kegiatan rutin Kesra. Dana kegiatan rutin ini bukan dari dana Bansos, bantuan yang kita salurkan itu sudah sesuai,” tegasnya.

Ditambahkan Kabag Kesra, Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. “Agar tidak terjadi lagi mis komunikasi, untuk tahun 2018 nanti kita akan lebih cermat lagi dalam menyalurkan bantuan,” demikian Amir Sofyan.

Sementara itu PPTK kegiatan yakni Ervina Herawati, dirinya menceritakan bahwa dia sudah menyambangi pemilik Panti Asuhan Radhatul Umma, Nanang Budiana, dikediamannya di Kecamtan Air Nipis.

Disampaikannya, bahwa Ustad Nanang Budiana sudah menerima bantuan yang diberikan itu.”Tadi kami sudah ketemu pak Nanang untuk mengklarifikasi permasalahn ini. Bantuan tersebut sudah diterimanya, dan pak ustad memahami kalau terjadi kesalapahaman dalam penerimaan bantuan ini,” ujar Era. tom)

Permalink to Miliki Shabu “Dua Warga BS Ditangkap Polisi”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Miliki Shabu “Dua Warga BS Ditangkap Polisi”

Tsk Wa saat dilakukan penggeledahan di belakang rumahnya

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Wa (31) warga Kecamatan Seginim dan NS (29) Pasar Manna,  Kabupaten Bengkulu Selatan ini di tangkap polisi karena di duga melanggar psl.112 (1) UU Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Data terhimpun, Wa diamankan Satuan Reskrim Polres Bengkulu Selatan (BS) dibelakang rumahnya Senin tgl 14 agustus 2017 sekira pukul 16.30 WIB di Kecamatan Seginim.

Sementara NS ditangkap Sat Res Narkoba Polres BS pada 7 Agustus 2017 satu Minggu sebelumnya di Jalan Sersan M Taha, Kelurahan Ketapang Besar,  Kecamatan Pasar Manna.

“Informasi ini kami dapat dari laporan masyarakat.  Saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan, dari tangan Wa di temukan satu paket shabu yang di bungkus dengan plastik bening. Sedangkan dari tangan NS di temukan 2 paket kecil shabu-shabu,” kata Kapolres BS AKBP Ordiva SIK melalui Kasat Res Narkoba Iptu R Ginting Samura.

Keduanya melanggar psl.112 (1) UU Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, demikian Ginting. (tom)

Permalink to BPKAD Bengkulu Selatan Terima Mobil Oplosan
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

BPKAD Bengkulu Selatan Terima Mobil Oplosan

Dodi Yarmansyah saat cek fisik 10 mobil dinas dari DPRD

LINTASBENGKULU.COM, BS – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) pada beberapa hari yang lalu menerima 11 unit mobil bekas operasional Komisi dan Fraksi DPRD yang ditarik karena anggota dewan yang terhormat ini menerima tunjangan transportasi sesuai PP 18 Tahun 2017.

Ke-11 mobil dinas yang diterima BPKAD tersebut yaitu, 1 unit Toyota Fortuner yang hari ini Rabu (11/10/17) pagi tadi kembali dipinjam pakai anggota dewan DPRD BS Gunadi Yunir, 2 Toyota Kijang Inova, 5 unit Mitsubishi Maven, dan 3 unit mobil Toyota Carry.

Dari pantauan media ini, ke 10 unit mobil dinas yang ada dihalaman parkir BPKAD BS itu terlihat hanya dua unit mobil carry yang masih sehat, sementara 8 unit lainnya kondisi fisiknya tampak sudah tidak sempurna lagi. Diantaranya 5 unit mobil Mitsubishi Maven pada gantungan ban yang ada, ban serapnya sudah tidak ada lagi. Hal ini diakui oleh Kasubid Kebutuhan Perencanaan BPKAD BS, Dodi Yarmansyah saat cek fisik kendaraan.

Sementara untuk 2 unit Toyota Inova kondisi fisiknya ada yang berbeda seperti sudah di oplos. Yaitu pelegnya sudah tidak seperti asli bawaannya lagi, yang mana 1 unit mobil Toyota Inova ini menggunakan peleg  mobil Mitsubitshi Maven, alias sudah ditukar dan tidak standart seperti yang satunya lagi.

Tampak perbedaan pelek mobil Inova dari DPRD BS yang ada di laman parkir BKAD

Disampaikan Dodi, sebagai pengelola pihaknya hanya menerima sesuai fisik yang ada. Masalah kelengkapan kendaraan seperti peleg yang ditukar atau tape recorder yang sudah tidak ada lagi, itu bukan merupakan tanggungjawab pihaknya sebagai penerima.

“Sebelas unit mobil yang kita terima dari DPRD itu berita acaranya masih sama pak Sekda dan hingga hari ini belum di terima. Sebagai penerima barang, kami hanya mau menandatangani sesuai dengan kondisi fisik dan kelengkapan kendaraan pada saat penandatanganan berita acara seraterima nanti. Kalau ada fisiknya yang kurang dan berbeda dari keasliannya itu bukan merupakan tanggungjawab kami,” tegas Dodi didepan Kepala BKAD BS, Sepuan Yunir, saat berada di ruang kerja atasannya, kepada wartawan.

Menurut Dodi, kalau dari 10 unit mobil yang ada saat ini, hanya dua unit mobil Carry yang masih sehat dan sempurna. Sementara 8 unit lagi, diantaranya 5 unit Mitsubtshi Maven semua ban serapnya memang sudah tidak ada lagi saat diterima beberapa hari yang lalu, ujarnya.

“Untuk 1 unit lagi yakni Toyota Fortuner kembali dipinjam pakai anggota dewan Gunadi Yunir dan diambil tadi pagi. Kalau untuk kondisi fisik serta kelengkapan dua unit Inova itu lihat aja sendiri,” kata Dodi, mempersilahkan para wartawan untuk melihat kondisi mobil saat cek kondisi fisik 10 kendaraan yang ada di halaman parkir belakang BPKAD BS, Rabu (11/10/17). (tom)

 

Permalink to Kades Serang Bulan Sebut Pemerintah Janji Palsu
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Kades Serang Bulan Sebut Pemerintah Janji Palsu

jalan-longsor

Jalan yang ambrug di desa Serang Bulan Pino Raya

 

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Kecewa terhadap Jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Wayan, Kepala Desa Serang Bulan Kecamatan Pino Raya Bengkulu Selatan ini sebut Pemerintah hanya berikan janji-janji palsu kepada warganya.

Pasalnya, jalan yang menghubungakan desa Serang Bulan menuju desa Suka Bandung Kecamatan Pino Raya itu kondisinya semakin memperihatinkan dan sangat membahayakan. Saat ini kondisi jalan tersebut semakin sempit karena tergerus, bahkan sudah lebih setengah badan jalan ambruk dan nyaris putus.

“Sudah sering kendaraan warga yang nyunsep masuk kejurang akibat badan jalan yang semakin menyempit yang terus tergerus saat datang hujan itu,” kata Wayan, kepada waratwan Rabu, (26/10/2016).

Diutarakannya, Ia sudah bosan dengan janji-jani Pemerintah yang tidak konsisten. Bahkan sudah sering dan banyak pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan ini yang berkunjung dan melihat keadaan jalan yang sudah rusak parah tersebut. Namun sudah hampir dua tahun, jalan ini tak kunjung juga diperbaiki, tuturnya.

Diceritakan Wayan, saat sosialisasi desa, digedung pemuda beberapa waktu yang lalu yang dihadiri Bupati BS Dirwan Mahmud, dirinya memohon kepada Bupati agar jalan yang rusak tersebut di beri pembatas, agar tidak membahayakan pengguna jalan.

“Tunggu dalam tiga hari jalan ini akan diperbaiki kata Dirwan saat pertemuan itu. Ternyata hanya dibatasi oleh pagar bambu dan dipasang pancang dari ranting pohon sungkai. Sangat-sangat kecewa saya,” Kesal Wayan lagi.

Diceritakan Kades Serang Bulan, Pejabat dari BPBD, Bupati, Ketua DPRD, dan beberapa Anggota Dewan Bengkulu Selatan, pernah datang melihat kondisi jalan ini, namun nihil semua dan hanya sebatas melihat-lihat.

“Saya sudah bosan difoto, bahkan sudah sering berfoto bersama pejabat dilokasi jalan yang rusak ini. Bahkan dimuat di beberapa media, namun realisasinya tidak ada dan hanya janji-janji saja. Saya mau bukti, bukan janji belaka,” tegas Wayan.

Kepada Pemerintah, baik dari Kabupaten ataupun Pemerintah Provinsi Bengkulu, diharapkan agar segera secepatnya dapat memperbaiki jalan yang rusak parah di desa Serang Bulan Pino Raya ini. Sebab jalan tersebut sudah sangat membahayakan dan sudah banyak menelan korban, harap Kades.  (tom)