Random News

Permalink to The Jakmania Bikin Mental PS TNI Turun
Bola, olahraga, Terkini

The Jakmania Bikin Mental PS TNI Turun

jekmania

Kehadiran suporter Persija Jakarta, The Jakmania di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (14/10), membuat mental PS TNI turun. Hasilnya, tim besutan Suharto AD itu kalah dari Persija dengan skor tipis 1-2.

Dalam laga lanjutan ISC A pekan ke-23 itu, ribuan The Jakmania memang membanjiri markas PS TNI. Alhasil, suporter tuan rumah tidak terlihat di stadion yang memiliki kapasitas 30.000 kursi tersebut.

“Saya pikir banyaknya The Jakmania sangat berpengaruh dengan permainan kami. Walaupun kami bermain di kandang, tapi kami merasa seperti di kandang Persija,” ujar Asisten Pelatih PS TNI, Edy Syahputra usai pertandingan.

“Saya tidak melihat suporter kami. Ini sangat mempengaruhi mental anak-anak yang masih muda dan labil,” tambahnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh kapten PS TNI, Legimin Raharjo. Menurutnya, timnya tertekan karena hadirnya The Jakmania.

Padahal, PS TNI sempat unggul lebih dulu lewat gol Suhandi pada menit ke-49. Namun, Macan Kemayoran mampu membalikkan keadaan setelah Greg Nwokolo mencetak gol pada menit ke-62 dan Gunawan Dwi Cahyo menit ke-90.

“Pertandingan kali ini sangat berat. Kami seperti bermain di kandang Persija, kami memang sempat unggul walaupun kami tetap kalah,” tutupnya. (bola.net)

Permalink to Pokemonnya Hilang, Wanita Lapor Polisi
Headline, Terkini

Pokemonnya Hilang, Wanita Lapor Polisi

Lintasbengkulu.com – Demam Pokemon Go tengah melanda berbagai negara di dunia. Bahkan sebagian orang rela melakukan berbagai hal gila hanya demi permainan ini.
Salah satunya seperti yang terjadi di Inggris baru-baru ini. Seperti yang dilansir Wowkeren.com, seorang wanita sengaja menelepon nomor polisi (911) hanya untuk melaporkan jika ia telah kehilangan monster pokemonnya.
Berdasarkan penuturan wanita tersebut, monster pokemon yang sudah ditangkapnya tiba-tiba menghilang. Ia menduga koleksinya itu telah dicuri oleh seseorang secara virtual.
Mendengar laporan tidak masuk akal itu, polisi langsung menutup telepon. Namun, wanita itu tidak menyerah dan kembali menelepon dengan laporan yang sama. Petugas pun sampai harus memperingatkannya agar tidak melakukannya lagi.
Sementara itu, sebelumnya dua remaja pria asal Amerika Serikat harus dirawat di rumah sakit usai terjatuh dari tebing Encinitas, San Diego. Mereka saat itu tengah asyik berburu pokemon hingga tidak menyadari keadaan sekitarnya. (net)

Permalink to Kejam, Bocah Kelas Tiga SD di Disetubuhi OTD
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Kejam, Bocah Kelas Tiga SD di Disetubuhi OTD

Rekonstruksi ulang

LINTASBENGKULU.COM, BS – Sebut saja Mekar (10), bocah kelas 3 SD warga Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan ini sekitar pukul 08.01 WIB tadi pagi, Minggu (19/11/17) di setubuhi oleh seorang laki-laki bejat.

Informasi di peroleh,  diketahuinya Mekar telah di setubuhi dengan dengan cara di paksa oleh orang tidak dikenal (OTD) itu,  bermula dari korban bersama dua orang kawannya dari rumah korban hendak bermain ke rumah temannya dalam satu desa.
Nah, saat itulah datang seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor menghampiri ketiganya dengan berpura-pura bertanya nama desa tempat tinggal korban.
Selanjutnya pelaku kembali bertanya kepada korban dan dua temannya itu, akan tujuan ketiganya ingin pergi kemana, lalu pelaku menawarkan jasa untuk mengantar ketiganya.
“Awalnya korban bersama dua orang lagi temannya ini berjalan kaki mau kerumah kawannya. Tiba-tiba datang laki-laki itu pura-pura nanya nama desa dan menawarkan jasa untuk mengantar ketiganya. Korban dan satu orang temannya akhirnya mau di ajak naik motor pelaku, sementara kawannya satu lagi memilih berjalan kaki, ” kata Bucik warga setempat,  kepada lintasbengkulu. com saat di konfirmasi mengenai kronologis kejadian.
Lanjut cerita Bucik, lalu oleh pelaku keduanya bukan diturunkan ketempat tujuan, malah di bawa ke kebun sawit di desa setempat dan diliperlakukan keji oleh pelaku dengan cara kekerasan menyetubuhi korban.
Setelah mendapat pelakuan yang seharusnya belum dialami oleh korban, pelaku lalu meninggalkan kedua korban di kebun sawit,  dengan alasan pergi mengambil uang untuk beli bensin, dan berjanji akan kembali lagi akan menjemput korban.
Karena pelaku tidak kembali menjemput,  kedua korban pun akhirnya pulang berjalan kaki dengan melewati belakang rumah warga.
Saat berada di belakang rumah warga inilah korban yang penuh berlumuran darah pada bagian paha hingga kakinya ini di pergoki oleh salah seorang warga, tutur Bucik.
“Ya, saat saya di panggil warga yang menemukan korban, saya lihat paha hingga kaki korban penuh berlumuran darah. Ketika saya tanya, korban yang satunya ini mengaku diperlakukan dengan keji dan di paksa di setubuhi. Sedangkan satunya lagi temannya diikat ke pohon sawit dan dipaksa megang dan di suruh anu kemaluan pelaku. Ya tidak enak ngomongkannya lah, jijik,” ujar Bucik.
Saat ini petugas kepolisian masih memburu pelaku. Hingga berita ini di turunkan pelaku belum tertangkap dan belum di ketahui identitasnya. (tom)
Permalink to Isnani Jamri “Lantik Pengurus DPC IKAPRI Bengkulu Selatan”
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Isnani Jamri “Lantik Pengurus DPC IKAPRI Bengkulu Selatan”

Ketua DPD IKAPRI Provinsi Bengkulu Isnani Jamri, saat melantik kepengurusan IKAPRI Kabupaten BS.

LINTASBENGKULU.COM, BS – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKAPRI Provinsi Bengkulu, Isnani Jamri, sekitar pukul 15.30 WIB pada hari Senin (25/09/17), beberapa hari yang lalu melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IKAPRI Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).
Pelantikan Kepengurusan DPC IKAPRI BS ini berlangsung di Gedung Pemuda Kota Manna yang dihadiri Bupati Bengkulu Selatan, yang diwakili  Asisten 1, Yunizar Hasan, serta hadir Juga Kepala Kesbangpol BS, Siswanto dan 40 orang anggota IKAPRI se Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam sambutannya,  Ketua DPD IKAPRI Provinsi Bengkulu, Isnani Jamri, mengucapkan selamat atas terbentuknya Ikatan Kartini Profesional Republik Indonesia di Kabupaten Bengkulu Selatan.
“Diharapkan Kepada IKAPRI Kabupaten Bengkulu Selatan dapat segera melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial yang dapat memberi nilai tambah bagi kaum perempuan khususnya di Bengkulu Selatan,” Kata ketua DPD IKAPRI Provinsi Bengkulu yang akrab dipanggil Wah Is ini dalam sambutannya.
Sementara itu,  Ketua IKAPRI DPC Kabupaten Bengkulu Selatan, Sri Hartati,  SP,  MM dalam sambutannya msngatakan,  bahwa anggota IKAPRI BS ini terdiri dari kaum perempuan yang berasal dari semua lapisan masyarakat.
“Tidak terkecuali,  perempuan yang bergabung dan menjadi anggota IKAPRI ini terdiri dari semua elemen lapisan masyarakat.  Boleh ada yang dari petani,  pedagang,  nelayan, pegawai negeri, ibu-ibu pejabat dan semua bisa masuk menjadi anggota IKAPRI ini, ” terang Sri Hartati, yang akrab di sapa Sri Kahar itu.
Sri Kahar menambahkan,  dengan kehadiran organisasi yang anggotanya merupakan sosok wanita-wanita muda yang energetik ini, diharapkan akan dapat membawa perubahan bagi kemajuan perempuan di Kota Manna, Bengkulu Selatan ini, sehingga dapat menjadi Kartini-Kartini yang mandiri dan berprestasi, demikian Sri Hartati.
Usai pelantikan Pengurus DPC IKAPRI BS,  selanjutnya pada pukul 20.01 WIB dilanjutkan Acar Golden Memories.
Ikut dalam memeriahkan acara golden memories ini, Kajari BS Rohayatie, SH MH dan beberapa para pejabat teras Pemkab BS bersama istri. Acara ini di dukung oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Bengkulu Selatan, berlangsung sukses dan meriah.  (tom)
Permalink to Dikatakan Mandul, Kepala BNNK Bengkulu Selatan Buat Surat Pernyataan
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Dikatakan Mandul, Kepala BNNK Bengkulu Selatan Buat Surat Pernyataan

bnnk

BNNK dan BNNP disebut mandul dalam sepanduk yang ditempel di pagar kantor BNNK BS oleh peserta aksi demo

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Terkait Penggeledahan Narkoba di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan beberapa bulan yang lalu, FPKBS (Forum Penyelamat Kehormatan Bengkulu Selatan) sekitar pukul 10.15 WIB tadi pagi, Rabu (30/11/16) melakukan aksi damai di depan kantor BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Dari pantauan lintasbengkulu.com langsung di lapangan, terlihat pada aksi yang dilakukan, beberapa peserta membawa spanduk yang bertuliskan, “BNNK dan BNNP  Mandul, Mana Hasil Kerja atas Temuan Narkoba Diruang Kerja Bupati Bengkulu Selatan. Tindak Tegas Aktor Narkoba Diruang Kerja Bupati Bengkulu Selatan, Umumkan dan Transparan Masyarakat bengkulu Selatan Hasil Kerjamu BNNK-BNNP”. Sesampainya di depan gedung Kantor BNNK BS, spanduk-spanduk tersebut oleh para pendemo ditempelkan di pagar kantor BNNK Bengkulu Sealatan.

Dalam aksi yang berlangsung damai, tertib dan sportif itu, ratusan masyarakat yang tergabung dalam FPKBS menuntut pihak BNN untuk segera menuntaskan kasus atas ditemukannya barang yang diduga Narkotika saat penggeledahan di ruang kerja Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan oleh BNN Provinsi Bengkulu pada bulan Mei yang lalu.

Ada 3 tuntutan yang disampaikan oleh FPKBS ini:
Pertama, meminta BNK Bengkulu Selatan mengusut tuntas kasus penggeledahan Narkoba di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan pada tanggal 10    Mei  2016 yang lalu. Kedua, segera diumumkan kemedia masa siapa tersangka pelaku yang memasukan narkoba diruang kerja Bupati BS Dirwan Mahmud. Dan secepatnya pihak BNN untuk menangkap dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku. Ketiga, tuntututan ini wajib ditindaklanjuti dalam jangka waktu enam hari kerja. Jika tidak dilaksanakan maka akan diadakan aksi yang lebih besar lagi. Tuntutan secara tertulis yang dibacakan saat orasi yang salinannya diberikan kepada pihak BNNK Bengkulu Selatan itu ditandatangani Samsu Hermanto sebagai koordinator umum Forum PKBS.

Setelah melakukan orasinya, 4 perwakilan dari FPKBS diminta masuk kedalam gedung Kantor BNNK untuk melakukan pertemuan. Ke-empat orang tersebut yakni, Samsu Hermanto, Wadimin, Tendri Arifin dan Doni Abdul Watap. Pada pertemuan tersebut, Kepala BNNK BS, AKBP Ali Imron berjanji akan memfasilitasi pertemuan antara FPKBS dengan BNN Provinsi Bengkulu.

“Dari hasil pertemuan kami dengan pihak BNN Kabupaten, Kepala BNNK BS berjanji akan memfasilitasi 10 orang perwakilan FPKBS untuk bertemu dengan BNN Provinsi Bengkulu pada tanggal 5 Desember 2016 bulan depan. Janji tersebut dituangkan dalam surat pernyataan dan ditandatangani oleh Kepala BNNK Bengkulu Selatan AKBP Ali Imron pada hari ini, 30 November 2016,” kata koordinator umum aksi damai, yakni Samsu Hermanto, kepada lintasbengkulu.com.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, terkait adanya aksi damai yang dilakukan FPKBS itu, dirinya sangat mendukung. “Saya sangat mendukung aksi mereka, kalau sampai bulan Desember 2016 nanti pelakunya belum juga terungkap, maka saya akan siapkan pengacara untuk mempertanyakan kejelasan kasus ini. Sebab ini menyangkut nama baik saya dan Kabupaten Bengkulu Selatan,” tegas Dirwan. (tom)

Permalink to Satu Napi Kabur Berhasil Ditangkap Tim Opsnal Polres BS di Pagaralam
Bengkulu Selatan, Daerah, Terkini

Satu Napi Kabur Berhasil Ditangkap Tim Opsnal Polres BS di Pagaralam

LINTASBENGKULU. COM,  BS – Edwin (23),  merupakan salah seorang dari 3 Narapidana yang ikut kabur dari Rutan kelas IIB Manna. Ia berhasil di tangkap oleh Tim Opsnal Polres Bengkulu Selatan (BS) saat sedang berada di desa Bumi Agung, Pagaralam, pada Rabu (6/12/17) pagi.

Penangkapan  Edwin dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres BS Iptu A Khairuman.  Saat dikonfirmasi lintasbengkulu.com Kasat Reskrim Ahmad Khairuman mengiyakan penangkapan Napi yang terkait kasus pencurian sepeda motor itu.
“Ya, salah satu Napi bernama Edwin yang kabur dari Rutan Kelas IIB Manna berhasil kami tangkap di Desa Bumi Agung Kodya Pagaralam,” tegas A Khairuman.
Sementara dua orang lagi rekan Edwin yang juga berhasil kabur pada waktu yang bersamaan yakni, Ajrap dan Rustam masih dalam pengejaran. (tom)
Permalink to Ajak Kerjasama, KIP Bengkulu Sambangi Bupati BS
Daerah, Headline

Ajak Kerjasama, KIP Bengkulu Sambangi Bupati BS

Lintasbengkulu.com – Komisi Informasi Provinsi Bengkulu sekitar pukul 10.01 WIB, Kamis, (28/7/2016) menyambangi Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud. Kedatangan Ketua KIP Bengkulu Emex Verzoni yang didampingi Wakil Ketua  Ifsanusi bersama Sekretaris Komisi Joni Iskandar ini bermaksud untuk mengajak kerjasama dalam mensosialisasikan UU RI nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta Pelaksanaan Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 yang diatur dalam PP nomor 61 tahun 2010.

Kedatangan dan niat baik KIP Bengkulu ini disambut baik oleh Bupati BS. Adapun hasil pertemuan tersebut, Bupati Dirwan Mahmud sangat mendukung dan menyambut baik dan siap untuk  memberikan informasi kepada publik.

“Selaku pejabat pemerintah yang patuh terhadap peraturan perundang-undangan, saya siap dan harus memberikan informasi secara terbuka  kepada publik, dalam hal ini kepada masyarakat. Baik bagi Kepala SKPD dan seluruh badan Pubklik milik Pemerintah sesuai Peraturan dan Perundang-Undangan yang mengatur masalah ini harus memberikan Informasi kepada masyarakat, tentunya sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Dirwan usai pertemuan bersama KIP Bengkulu kepada wartawan.

Semantara itu, Ketua KIP Bengkulu Emex Verzoni mengucapkan terima kasih kepada Bupati BS Dirwan Mahmud yang siap membantu dalam hal ini untuk mensosialisasikan UU tentang Keterbukaan Informasi Publik tersebut.

Kepada lintasbengkulu.com Emex  mengatakan, dengan banyaknya permasalahan yang ada sekarang ini, khususnya mengenai pemanfaatan Dana Desa dan ADD. Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bupati, untuk dapat menyampaikan atau memeberikan pemahaman kepada pemangku kebijakan  mengenai UU Keterbukaan Informasi ini.

“Sesuai UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada pasal 7 pada bagian Keempat mengenai kewajiban Badan Publik, wajib menyediakan, memberikan atau menerbitkan informasi sesuai dengan kewenangannya kepada pemohon informasi selain yang dikecualikan,” papar Emek.

Dalam hal ini, lanjut ketua KIP Bengkulu ini,  informasi yang diberikan kepada masyarakat oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) haruslah akurat, benar dan tidak menyesatkan. “Kalau di desa, penjabat PPID yang di tunjuk oleh Kepala Desa ini biasanya Sekdes,” terang Emex. (CW1)

Permalink to Hidayat Nur Wahid: Pak Ruki Tentu Tak Asal Ngomong soal Sumber Waras
Headline, Nasional

Hidayat Nur Wahid: Pak Ruki Tentu Tak Asal Ngomong soal Sumber Waras

Lintasbengkulu.com – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nurwahid mendukung langkah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki yang angkat bicara soal kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.

“Pak Ruki tentu tidak asal ngomong. Karena KPK periode beliau yang minta audit investigasi. Pak Ruki tak akan gambling dengan kredibilitasnya,” kata Hidayat di Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Hidayat pun mendorong agar ada pertemuan lanjutan antara pimpinan KPK saat ini dengan pimpinan KPK periode sebelumnya untuk duduk bersama. Sebab, jelas ada perbedaan pandangan antara pimpinan KPK saat ini dan KPK yang dipimpin Ruki periode lalu.

Ruki sebelumnya menyebut ada indikasi kerugian negara dalam audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan terhadap pembelian lahan RS Sumber Waras. Namun, KPK saat ini menyebut tidak ditemukan kerugian tersebut.

“Rakyat sudah terlanjur paham mengenai masalah ini. Jadi kredibilitas KPK yang dipertaruhkan,” ucap Wakil Ketua MPR ini.

Hidayat tak menampik, dengan kasus Sumber Waras yang masih belum jelas ini, maka pintu bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja untuk diusung oleh PKS pada Pilgub 2017 akan semakin tertutup.

“Sejak dari awal juga PKS menegaskan, kami parpol tak dukung perseorangan. Ini bukan SARA, tapi pilihan politik,” ucap Hidayat.

Taufiequrachman Ruki yang kini menjadi Ketua Mahkamah PPP dan digadang-gadang sebagai cagub DKI sebelumnya buka suara soal kasus Sumber Waras. Ruki menceritakan, audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan berawal saat laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemda DKI tahun 2014 terbit.

“Ada temuan nomor 30 saya ingat karena saya teliti betul kesimpulan temuan itu antara lain mengatakan bahwa pembelian Rumah Sakit Sumber Waras telah mengakibatkan Pemda DKI sebesar Rp 191miliar,” kata Ruki di Masjid Baiturahman, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/6/2016) malam. (Baca: Taufiequrachman Ruki Buka Suara soal Penyelidikan RS Sumber Waras di KPK)

Ruki mempelajari laporan hasil pemeriksaan tersebut dari perspektif auditor. Ia pun melihat adanya indikasi perbuatan melawan hukum dalam kasus tersebut. Ia pun memerintahkan penyelidik KPK untuk melakukan penyelidikan.

Ruki juga meminta kepada BPK untuk melakukan audit investigasi untuk menjelaskan apakah ada fraud atau kecurangan yang menimbulkan kerugian negara. (Kompas.com)

Permalink to IWO Karawang Percayakan Kasus Pemukulan  Wartawan ke Polisi
Nasional, Terkini

IWO Karawang Percayakan Kasus Pemukulan  Wartawan ke Polisi

LINTASBENGKULU. COM, KARAWANG – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karawang, Jawa Barat dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cikampek, sepakat untuk mempercayakan kasus dugaan pemukulan terhadap Pemimpin Redaksi media online karawang terkini (www.katernews.com) Dennis Frans Winata, Rabu (16/8/2017) lalu kepada penegak hukum.

Hal ini diketahui, setelah kedua belah pihak melakukan pertemuan untuk mengklarifikasi dan membahas kelanjutan kasus yang diketahui sudah ditangani penyidik dari Kepolisian Sektor Cikampek tersebut.

“Pertemuan ini juga untuk menepis kabar bahwa telah terjadi masalah antara pengurus IWO dan Ormas Pemuda Pancasila,” ujar Ketua IWO Kabupaten Karawang, Ega Nugraha, usai pertemuan dengan Ormas Pemuda Pancasila, Jum’at (18/8/2017) di Karawang.

Ia mengatakan, korban dugaan pemukulan Dennis FW,  sudah menyerahkan kasus tersebut kepada kuasa hukum dari Kantor Advokasi Indonesia (KAI) Karawang.

Untuk itu, lanjutnya, upaya hukum apapun yang ditempuh oleh Dennis saat ini, murni keputusan pribadi dan kuasa hukum.

“Artinya itu sudah tidak lagi masuk ke ranah organisasi kami (IWO). Tapi bukan berarti kami lepas begitu saja, karena sebelumnya kami sudah menawarkan bantuan hukum, namun Dennis lebih memilih kuasa hukum dari KAI. Kita hormati karena itu hak pribadi beliau,” ujar wartawan RMol Jabar (Jawa Pos Grup) tersebut.

Meski begitu, menurut Ega, IWO Karawang sebagai organisasi wartawan media online tetap akan terus mengikuti perkembangan dugaan kasus pemukulan tersebut sampai tuntas.

Dennis FW telah melaporkan tindakan dugaan pemukulan terhadap dirinya di Polsek Cikampek. Menurut Dennis, pemukulan terhadap dirinya diduga akibat pemberitaan pungutan liar (Pungli) di SDN Cikampek Barat IV, Kecamatan Cikampek.

Ditempat yang sama, Ketua PAC Pemuda Pancasila Cikampek, Cecep mengatakan, secara pribadi dan lembaga dia meminta maaf terkait kejadian dugaan pemukulan terhadap salah satu anggota IWO Karawang tersebut.

Namun dia berani menjamin, kronologis kejadian pengeroyokan tidak benar adanya.

Menurut dia, kejadian saat itu memang berlangsung cepat, dan tidak mengetahui bahwa Dennis merupakan seorang wartawan dari media online.

“Karena yang kami tahu Dennis ini Ketua LSM Garda RI. Ini salah paham aja, karena selama ini kami selalu menjalin hubungan baik dengan semua wartawan,” ungkapnya. (tom)

 

Permalink to Kuswandi: Nasip Suhadi Tergantung Bupati Bengkulu Selatan “Bukan Gubernur”
Bengkulu Selatan, Daerah, Headline

Kuswandi: Nasip Suhadi Tergantung Bupati Bengkulu Selatan “Bukan Gubernur”

rps20170130_195221

Kuswandi anggota DPRD BS

 LINTASBENGKULU.COM, Bengkulu Selatan – Hingga saat ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) masih dijabat oleh Suhadi ST. Padahal Suhadi, masih tercatat sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kaur.

Untuk menghidari polemik yang semakin berkepanjangan antara dua Kabupaten Bengkulu Selatan-Kaur, serta harmonisnya hubungan kedua Kepala daerah, Kuswandi, anggota Dewan dari Komisi I DPRD BS ini kembali menyarankan, agar Bupati Bengkulu Selatan segera mungkin mengembalikan Kadis PU BS saat ini, yakni Suhadi, ke Kabupaten Kaur.

“Nasip Kadis PU Bengkulu Selatan ini tergantung Bupati Dirwan Mahmud, bukan Gubernur. Sebab SK yang dikantongi Suhadi adalah SK dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Sekretaris Dukcapil Kabupaten Kaur. Tanpa mendapat rekomendasi atau surat pelepasan dari Pemerintah setempat dalam hal ini Bupati Kaur,  Suhadi tidak bisa merangkap jabatan, apalagi di dua Kabupaten yang berbeda. Saya menyarankan agar Bupati Dirwan Mahmud segera mungkin melepaskan dan mengembalikan Suhadi ke Kaur, demi keharmonisan hubungan antar daerah,” kata Kuswandi menegaskan.

Lanjut Kus, kalau polemik ini dibiarkan berkepanjangan akan merugikan Suhadi  ini sendiri, karena dia (Suhadi-red) tidak pernah masuk kerja dimana dirinya di SK kan. Begitupun administrasi perencanaan pembangunan yang di tangani Dinas PU, seharusnya sudah ditandatangani dan sudah disahkan, dan akhirnya tertunda.

Dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten BS yang salah ini tambah Kuswandi,  tentunya akan berdampak buruk terhadap keterlambatan proyek-proyek pembangunan di Bengkulu Selatan,” demikian Kuswandi. (tom)