Ratusan Warga Padang Serasan Setujui Kades Selingkuh Dipecat

by

Lintasbengkulu.com – Sebanyak 180 warga Desa Padang Serasan Kecamatan Pino Raya setujui Kepala Desanya di pecat atau diberhentikan dari jabatannya. Keseriusan ratusan warga itu ditunjukan dengan pembubuhan tandtatangan diatas kertas yang bermatrai enam ribu.

Hal ini dilakukan warga, karena ulah Kepala Desanya yang selingkuh dengan seorang perempuan yang masih bersuami beberapa waktu yang lalau. Selain itu juga Kepala Desa yang seharusnya menjadi poanutan warganya itu sudah tidak pernah lagi melakuka musyawarah setiap ada kegiatan yang ada di Desa.

“Kedatangan kami ke kantor Bupati ini meminta agar Bupati Dirwan Mahmud secepatnya memberhentikan Kades.  Bukan hanya karena Kades selingkuh, namun kami juga merasa sudah di anggap lemah oleh kades. Wargapun tidak pernah dijak musyawarah oleh Kades setiap ada rencana kegiatan pembangunan di desa.  Kami juga tidak menyetujui tanah wakap di buat jalan, namun tetap dilaksanakan pembngunan jalan itu. Selain itu juga,  kami kecewa terhadap Kades yang melakukan pemotongan honor Khatib dan imam Masjid sebesar 6%,” kata Saripuan warga Desa Padang serasan yang diaminkan kedua rekannya Satabrin, dan Seruhan,  kepada awak media diruang tunggu Bupati Bengkulu Selatan, Senin (11/7/2016).

Kedatangan warga ke kantor Bupati BS ini sudah ke-tiga kalinya, namun permintaan pemecatan Kades Padang Serasan itu belum juga ada tanggapan serius dari Bupati BS Dirwan Mahmud.

Warga pun kembali mengancam, apabila Kades Padang Serasan ini tidak diberhentikan maka ratusan warga Desa Padang Serasan akan pindah ke desa tetangga. “Kalu Kades tidak secepatnya dierhentikan, kami akan pindah ke Desa Tanggo Raso,” tegas Sutabrin. (cw)