Roseka Sebut Timsel KPU BS Tidak Transparan

by
Roseka Yanti SP M.Si anggota KPU BS
Roseka Yanti SP M.Si anggota KPU BS

//Akan PTUN kan Timsel//
LINTASBENGKULU.COM, BS – Anggota KPU Bengkulu Selatan, Roseka Yanti SP, M.Si pertanyakanan kredibilitas tim seleksi (Timsel) pada penyelenggaraan tes anggota Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Selatan.

Menurut Roseka hasil pengumuman 10 besar yang telah di umumkan timsel Kabupaten BS itu tidak transparan serta tidak sesuai prosedur dan ketentuan sebagaimana yang telah di tentukan dalam peraturan perekrutan anggota KPU.

Seperti misalnya kata Roseka, hasil tes kesehatan tidak menggunakan Form kesehatan. Serta hasil tes pun tidak di umumkan secara terbuka oleh Timsel.

“Kalau betul-betul transparan, hasil tes kesehatan itu di umumkan secara terbuka. Dan seharusnya saya menerima rekapan salinan hasil tes kesehatan itu. Ini tidak tau sama sekali, tidak sehatnya saya dimana…? Tau-tau Tim seleksi langsung mengumunkan 10 besar,” beber Roseka.

Selain tidak itu, Roseka juga menyesalkan pengumuman hasil tes wawancara yang di umumkan oleh Timsel BS. Menurut dia, hasil tes wawancara tersebut baru di umumkan 6 hari setelah tes, oleh Timsel. Padahal, hasil tes wawancara tersebut harus diumumkan 1 hari setelah pelaksanaan.

“Begitu juga pada saat para peserta mengikuti tes, Timsel Kabupaten BS ini tidak menggunakan rekaman CCTV saat mengikuti tes, termasuk tes wawancara. Secara administrasi Timsel sudah menyalahi aturan,” katanya.

Yang lebih parah lagi lanjut Roseka, mengenai syarat seorang ASN yang akan mengikuti seleksi calon anggota KPU. “Seorang ASN yang akan mendaftarkan diri untuk seleksi calon KPU, itu sudah harus melampirkan surat pengunduran diri dari jabatannya. Syarat mutlak ini diduga kuat tidak dilaksanakan oleh beberapa peserta ASN,” bebernya lagi.

Dengan ketidak transparanan serta tidak puasnya Roseka terhadap pengumuman yang namanya tidak masuk dalam 10 besar, sehingga dirinya pun akan menggugat Timsel Kabupaten Bengkulu Selatan ke PTUN.

“Saya sudah konsultasi ke PTUN, tapi mereka minta semua hasil tahapan seleksi. Hari ini surat permohonan hasil seleksi akan saya sampaikan ke Timsel. Tembusanya Ombudsman, Bawaslu dan KPU pusat,” demikian Roseka Yanti. (tom)