Saat Akan Ditangkap “Yo, TSK Curnak Sabet Petugas Pakai Siwar” Ini Kronoligisnya

by
KBO Reskrim Iptu Sarmadi menunjukan bekas sabetan siwar tersangka yang dialami Bripka Jef

LINTASBENGKULU.COM, BS – Begini kronologis penangkapan tersangka Yo. Tsk Yo ini diketahui adalah warga Desa Gunung Sakti Kecamatan Manna, yang merupakan rekan tsk Mi warga Desa Jeranglah Rendah pencuri hewan ternak yang lebih dahuluan ditangkap itu, kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo SIK MH, melalui Kanit Pidum, Ipda Priyanto.

“Pertama kita memperoleh informasi bahwa tersangka berada di Sulau kata Kanit Pidum. Akan tetapi selang beberapa waktu petugas kembali kehilangan keberadaan posisi tersangka Yo. Namun¬† pada Kamis, (08/11/18) petugas kembali mendapatkan informasi dan berhasil melacak keberadan Tsk,” katanya.

Lanjut sekira pukul 15.30 Wib, Tim Opsnal dibawah Pimpinan Kanit Pidum Polres Bengkulu Selatan Ipda Priyatno ini mendapat baket bahwasannya tersangka berada di anjung (dangau) sawah Desa Pagar Gading Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pada saat akan masuk ke lokasi namun sangat tidak memungkinkan dikarenakan di lokasi hujan deras dan air sungai sedang meluap.

Untuk memantau posisi buruannya, petugas terus melakukan pengawasan jejak tsk. Kemudian Tim Opsnal akhirnya mendapat informasi kalau TSK akan keluar dari kebun untuk mencari makan. Namun saat itu tersangka tidak bisa keluar karena sungai banjir. Sehingga tim Opsnal Polres BS yang dipimpin langsung Kanit Pidum ini terpaksa menunggu di luar area perkebunan tempat persembuyian tersangka.

Sekira pukul 03.01 WIB Jumat pagi (09/11/18), Tim mendapat informasi kalau TSK menuju Kedurang untuk meninggalkan Kota Manna. Beruntung dalam pengejaran TSK ini, tim Opsnal Polres BS itu di bagi dua kelompok, sehingga hampir saja kecolongan dengan kaburnya kembali tersangka.

“Saat di simpang semen, desa Batu Ampar, Kedurang, sekira pukul 06.15 WIB Jumat (09/11/18), tim berpapasan dengan tersangka yang sedang mengendaraai sepeda motor kearah Kedurang Ilir. Mengetahui bahwa dia (tersangka-red) diikuti polisi, TSK pun langsung memacu laju kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Tim yang mengendarai mobil pun langsung putar balik arah. Beruntung satu orang tim yang mengendarai sepeda motor yakni Bripka Jefri langsung mengejar TSK. Karena tersangka tidak mengindahkan teguran petugas saat disuruh berhenti. Jefri pun akhirnya menabrakan sepeda motornya ke sepeda motor yang dikendarai tersangka hingga terjatuh,” urai Priyanto.

Nah, saat hendak ditangkap, pelaku memberikan perlawanan dengan mencabut siwar (pisau kecil) yang terselip dipinggangnya hingga melukai Bripka Jefri. Akibat terkena sabetan pisau tersangka. Birpka Jefri mengalami luka¬† pada lengan tangan kanannya,” terang Kanit Pidum.

Usai melakukan perlawanan dengan petugas sambung Priyanto, tersangka berusaha kabur melarikan diri kearah perkebunan warga, sehingga petugas pun memberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris oleh tersangka.

Karena tidak ingin kehilangan buruannya, lalu dengan tindakan terarah dan terukur petugas pun melumpuhkan tersangka satu kali tembakan dengan timah panas pada betis kaki kiri tersangka hingga tembus. Setelah mendapat perawatan medis, tersangka akhirnya di bawa ke Mapolres Bengkulu Selatan untuk di introgasi. (tom)