Setubuhi Anak Dibawah Umur, Kaki Bujangan 25 Tahun Ini Dihadiai Timah Panas

by

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – He (25) warga desa Telaga Dalam Kecamatan Pinoraya ditangkap Tim Opsnal TOTAICi Polres Bengkulu Selatan setelah 6 jam usai melakukan pemerkosaan terhadap korbannya, sebut saja Bunga (17) warga Kabupaten Bengkulu Selatan.

Saat hendak ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dan sempat menggigit tangan salah satu anggota Polisi hingga nyaris putus dan berusaha melarikan diri sehingga Anggota Tim Opsnal TOTAICI Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu ini dengan cepat melakukan tindakan terarah dan terukur dengan memberikan tembakan tepat mengenai paha kanan pelaku.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono M. Si melaui Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Deddy Nata SIK disampaikan Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto SIK membenarkan  adanya penangkapan terhadap pelaku persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi di Wilkum Polres Bengkulu Selatan tersebut.

“Ya, He terduga pelaku menyetubuhi anak dibawah umur ini sudah kita tangkap atas dasar laporan orang tua korban. Pelaku ditangkap sekira pukul 15:31 WIB di Taman Merdeka Kota Manna, Minggu 28 Juni 2020,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan AKP Rahmat Hadi Fitrianto SIK saat Pressrelease, di Aula Mapolres BS, Rabu (01/07/2020).

Kronologis penangkapan lanjut Kasat Reskrim, saat ditangkap ditaman merdeka tanah lapang Kota Manna, pelaku berusaha kabur dengan cara menggigit tangan polisi agar terlepas dari pegangan polisi. Karena tidak menghiraukan tembakan peringatan yang dilepaskan sebanyak 3 kali, polisi akhirnya melumpuhkan korban dengan memberikan tindakan terarah dan terukur kearah kaki pelaku. Timah panas pun bersarang tepat mengenai betis kiri Tersangka He.

“Saat ini tersangka kita tahan untuk diproses sesuai hukum yang berkaku,” pungkas Rahmat Hadi Fitrianto.

Ditambahkan Kanit PPA Bripka Susi terkait kronologis kejadian…dari pengakuan pelaku, aksi persetubuhan terhadap korban oleh tersangka He ini baru pertama kali di lakukannya. Kejadian ini pada hari Minggu pagi (28/06/2020) sekira pukul 09:30 WIB di kebun Sawit desa Batu Kuning Kecamatan Pasar Manna. Berawal perkenalan selama 4 bulan di medsos.

“Dalam catingan melalui medsos, korban dan pelaku ini janjian ketemuaan. Setelah berjumpa, korban diajak naik motor pelaku dan di bawa ke kebun sawit. Disinilah korban yang masih perwan ini di ancam menggunakan sajam lalu di setubuhi hingga terjadi pendarahan,” kata Susi.

Untuk sajamnya belum diketemukan imbuh Susi, namun apakah betul pelaku sebelum melancarkan aksi bejatnya ini menggunakan senjata tajam atau tidak masih kita dalami. Sebab menurut korban, pelaku menggunakan senjata tajam saat akan menyetubuhi paksa korban yang masih dibawah umur ini. Untuk barang bukti yang diamankan yaitu 1 unit sepeda motor milik tersangka dan pakain korban,” demikian Kanit PPA Polres BS Polda Bengkulu. (Tom)