Silustero: Membangun Infrastruktur Itu Penting “Tetapi Memelihara Jauh Lebih Penting”

by
Kadis PUPR BS pantau Jemabatan Gantung Penandingan

LINTASBENGKULU.COM, BS – Puluhan, bahkan ratusan bangunan Pemerintah di Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini kurang terawat. Sehingga sejalan dengan waktu fasilitas negara tersebut akan rusak secara bertahap. Namun, usia sarana dan prasarana itu dapat diperpanjang asalkan dipelihara dengan baik.

Kadis PUPR saat memantau Jembatan Gantung Desa Sukarami Kedurang

Menyikapi banyaknya bangunan sarana dan prasarana Infrastruktur yang kurang terawat ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Selatan, Ir Silustero, saat memantau bangunan jembatan gantung Desa Penandingan Kecamatan Air Nipis dan Jembatan Gantung Desa Sukarami Keamatan Kedurang Ilir Sabtu (12/05/18). Ia mengatakan, bangunan itu dapat difungsikan dengan waktu yang panjang apabila terawat dengan baik. Namun kata dia, apabila tanpa “pemeliharaan” maka sarana dan prasarana tersebut tidaklah mungkin akan berfungsi dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Membangun Infrastruktur itu penting, akan tetapi memelihara jauh lebih penting,” itu Filosofi saya, kata Silustero.

Disampaikan Kadis PUPR Bengkulu Selatan yang baru beberapa hari dilantik itu, ditahun 2018 ini dana pemeliharaan Infrastruktur pada dinas yang dipimpinnya tersebut hanya di anggarkan sebesar Rp 200 juta. Itu pun hanya untuk pemeliharaan jalan, ujarnya.

“Dana dua ratus juta ini pun untuk pemeliharaan jalan se-Kabupaten. Sementara untuk pemeliharaan Jembatan dan Irigasi tidak ada samasekali,” beber Silus.

Padahal lanjut dia, saat ini ada sekitar 10 unit jembatan gantung yang sangat prioritas untuk di perbaiki, tapi anggarannya tidak ada samasekali.

“Namun yakinlah, mudah-mudahan pada APBD Perubahan nanti jembatan gantung Desa Penandingan ini akan kita perbaiki,” kata Silustero kepada warga dan Kepala Desa Penandingan Sirmantoro, saat memantau kondisi jemabatan Gantung Desa Penandingan.

Dijelaskan Silustero, untuk dana pemeliharaan sarana dan prasarana infrastruktur se-Kabupaten Bengkulu Selatan di butuhkan dana paling sedikit Rp 3,5 M dalam satu tahunnya, demikian Kadis PUPR. (adv)