Ssst,..Ada Pembangunan Pelabuhan Kapal Disungai Air Pino “Ketua DPRD Segera Panggil PT JS”

by
Pelabuhan mini yang di bangun PT JS di Sungai Air Pino
Pelabuhan mini yang di bangun PT JS di Sungai Air Pino

LINTASBENGKULU.COM, BS – Mendapat laporan adanya pembangunan Ponton (Pelabuhan Mini) tanpa izin di wilayah perairan sungai Air Pino, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT Jatropha Solution (JS).

Secara kelembagaan, Ketua DPRD Bengkulu Selatan (BS) Yevri Sudianto segera akan menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, dengan akan dipanggilnya PT JS dan beberapa Instansi terkait.

“Bukan hanya pembangunan Ponton yang tanpa izin itu. Kami juga menerima laporan terkait dugaan perambahan HPT (Hutan Produksi Terbatas), penanaman sawit pada Daerah aliran Sungai (DAS) yang tidak sesuai aturan, masalah Tenaga Kerja, serta dugaan adanya pengerukan material bebatuan sungai pada area pembangunan pelabuhan mini tersebut,” kata Ketua DPRD BS Yevri Sudianto, saat di temui awak media diruang kerjanya Senin siang, (26/11/18).

Dikatakan Yevri, sebelum melakukan pemanggilan terhadap PT JS dan Instansi terkait, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan cek lapangan kebenaran laporan itu.

“Nanti kita cek dahulu kebenaran laporannya. Soalnya dari laoran masyarakat yang memperlihatkan rekaman video dan foto pembangunan pelabuhan apung itu kepada saya. Terlihat jelas pembangunan Ponton ini sudah hampir selesai. Padahal sepngetahuan saya pemerintah daerah belum ada mengeluarkan izin pembangunan,” ujar Ketua.

Lebih parahnya lagi lanjut Yevri, terlihat dari video dan foto itu, pada aliran sungai yang di bangun pelabuhan tersebut, sekarang ini sudah seperti danau. Sehingga besar dugaan material bebatuan pada sungai Air Pino ini sengaja di keruk dan dimanfaatkan untuk kepentingan PT JS sendiri.

“Kalau hal ini benar, jelas melanggar hukum,” tegas Yevri. (tom)