Sungai di Bengkulu Selatan Ini Dulu Jadi Tempat Pembuangan Mayat

by
Sungai Tambun Tulang, Dulunya Tempat Pembuangan Mayat
Lintasbengkulu.com – Bagi penekun ilmu spiritual yang gemar berburu tempat melukat, mungkin Sungai Tambun Tulang  patut dikunjungi. Sungai ini terletak di Desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan.
Bagi masyarakat setempat mungkin sedikit yang mengetahui sejarah dan asal usul kenapa sungai itu dinamakan Tambun Tulang. Wajar, tak ada secarik kertas atau bukti yang autentik yang menceritakan tentang sungai tersebut. Namun, masyarakat meyakini di kawasan itu cukup angker. Bahkan sejumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas di kawasan itu selalu dikaitkan dengan hal mistis.
Berdasarkan penuturan salah seorang tokoh masyarakat Desa Padang Jawi, Jasrin (70). Dinamakan Tambun Tulang, karena dulu sungai tersebut merupakan tempat pembuangan mayat korban keganasan begal di zaman itu. Bahkan jumlahnya tak terhitung, mencapai ratusan. Sangking banyaknya korban yang dibunuh lalu dibuang, tulang-tulang korban bertimbun di kawasan itu.
“Sangking banyaknya korban, tulang tulang mereka menumpuk dimana-mana di sekitaran sungai hingga ke arah pantai,” cerita Jasrin.
Peristiwa tersebut terjadi sebelum masuknya penjajah Jepang ke wilayah Bengkulu Selatan. Kawanan begal yang dikenal beringas tersebut dipimpin oleh dua orang yang memiliki kesaktian yang tinggi, bernama Pungguk Berembun dan Tampin.
Ceritanya, setiap warga yang hendak pergi ke Kedurang dan Kaur harus melintasi pantai di kawasan tersebut. Oleh para begal ini dihadang, harta warga dirampas dan dibunuh. “Setiap orang yang melintas pasti dibunuh, mayatnya dibuang dan ditumpuk di sekitar pantai dekat muara sungai,” cerita Jasrin.

BACA SELENGKAPNYA DISINI ……..