Tag: Kaur

Permalink to Tunjangan Sertifikasi Guru Kabupaten Kaur Terancam Hangus
Daerah, Headline, Kaur

Tunjangan Sertifikasi Guru Kabupaten Kaur Terancam Hangus

 Rafi'ie tengah bersama pengurus PGRI Kabupaten Kaur


Rafi’ie tengah bersama pengurus PGRI Kabupaten Kaur

Lintasbengkulu.com, Kaur – Tahun ini tunjangan guru PNS dan guru Non PNS Kabupaten Kaur baru terealisasi sampai dengan triwulan ke II atau terhitung Januari hingga Juni 2016. Informasi yang berkembang, tunjangan sertifikasi guru PNS dan guru non PNS tersebut, terhitung triwulan ketiga akan diupayakan dicairkan dua bulan saja ( Julu-Agustus) 2016. Hal ini diungkapkan ketua PGRI Kaur Rafi’ie.

Lebih lanjut kepada media ini Rafi’ie melalui sambungan telepon mengatakan, Jika benar demikian, maka tunjangan sertifikasi guru PNS dan guru Non PNS terhitung 4 Bulan belum bisa dibayarkan pada tahun 2016, mengingat 20 Desember 2016 waktunya tutup buku. “Sepertinya tunjangan sertifikasi guru 2016 selama 4 Bulan terancam hangus (tidak cair),” katanya.

“Tunjangan sertifikasi guru memang benar baru cair terhitung selama 2 triwulan (satu semester) atau Januari hingga Juni 2016, tunjangan sertifikasi guru triwulan tiga akan diupayakan dibayar 2 Bulan dulu (Juli-Agustus) 2016, apabila triwulan ketiga ini di bayar 2 Bulan maka sisa tunjangan yang belum terbayar terhitung 4 Bulan (September-Desember) 2016,” beber Rafi’ie”.

Rafi’ie menambahkan, tunjangan sertifikasi guru Tahun 2016 pada triwulan ketiga akan dibayarkan 2 Bulan dulu, alasan DPPKAD kalau tunjangan sertifikasi guru dibayarkan sampai Desember 2016 anggaran tidak mencukupi.

Sebenarnya anggaran SILPA 2015 memang ada, tambah Rafi’ie, tetapi tetap tidak bisa di gunakan, karna tunjangan sertifikasi guru tidak masuk dalam SILPA 2015. “PGRI Kabupaten Kaur akan menanyakan persoalan ini ke pemerintah pusat dan akan berkoordinasi dengan Kemendiknas,” tutup Rafi’ie. (rza)

Permalink to PT. QEP Siap Beroperasi Murnikan Uranium di Kaur
Daerah, Kaur, Terkini

PT. QEP Siap Beroperasi Murnikan Uranium di Kaur

pt-qep

Lintasbengkulu.com, Kaur – Meski sebelumnya sempat vakum, PT.Quantum Energy Perkasa (QEP)dengan nomor register 421 K/30/DJB/2014 saat ini sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan pemurnian atau penyaringan pasir biji besi (Uranium) di Kabupaten Kaur.

Menurut salah seorang karyawan PT QEP Wandi, mengatakan bahwa perusahaan tersebut siap beroperasi kembali. “PT.QEP telah mengantongi izin HO dengan Nomor 503/1.087/KPTSP/KK/VI/2015 yang dikeluarkan pada tanggal 11 Juni 2015 tentang usaha Pemurnian/penyaringan pasir biji besi,telah di perpanjang demikian juga dengan UKL UPL nya,” ujar Wandi.

Untuk bahan yang dibutuhkan rencananya PT QEP akan membeli bahan dasar dari PT. Bengkulu Mega Steel. Hal ini dikarenakan PT. QEP tidak memiliki kegiatan penambangan. “Kita hanya bergerak dibidang usaha pemurnian atau penyaringan saja,” terang Evi Burlianto salah seorang karyawan PT QEP.

Lebih lanjut Wandi mengatakan, material yang saat ini berada di lokasi penyaringan, merupakan stock barang lama yang diperkirakan dibeli dari koperasi Wahana Bahari Kaur.

“PT. QEP milik Mr Kiem dari Korea sebagai Meneger Mr. Soun dan yang membidangi menejemennya adalah Pak Wiko sebagai pelaksana di lapangan Pak Wandi,” kata Evi di iyakan Wandi. (rza)

Permalink to Dishubkominfo Kaur Pasang Cermin Tikungan
Kaur, Terkini

Dishubkominfo Kaur Pasang Cermin Tikungan

cermin-jalan

Lintasbengkulu.com, Kaur – Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, melalui APBDP 2016 Dishubkominfo Kabupaten Kaur melaksanakan program kegiatan pemasangan cermin di jalan.

Pemasangan cermin tersebut, menurut Pegawai Dishubkominfo Kabupaten Kaur Santo, yang juga merupakan  PPK kegiatan, akan diprioritaskan untuk jalan-jalan yang dinilai memiliki tikungan tajam.

Lebih lanjut, Santo mengatakan, untuk kegiatan pemasangan cermin tersebut dilaksanakan oleh CV. News Kumala Agung dengan Kontrak Rp. 120 juta lebih. “Jumlah cermin semuanya 25 unit, tetapi dibelikan 30 unit, hal ini bertujuan untuk antisipasi kalau ada yang rusak atau pecah,” terang Santo.

Pemasangan cermin, tambah Santo, menggunakan pipa besi dan ditanamkan ke dalam tanah memakai cor, agar tidak mudah di cabut dan tidak mudah roboh. Sebab, apabila cermin itu roboh dia akan pecah. (Rza)

Permalink to Hampir Jam Sepuluh, Kantor Resort BKSDA Bintuhan Belum Buka
Headline, Kaur, Terkini

Hampir Jam Sepuluh, Kantor Resort BKSDA Bintuhan Belum Buka

kantor-bksda-bintuhan
Lintasbengkulu.com, Kaur – Kurang lima menit waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB, suasana sepi dengan pintu masih terkunci rapat tak satupun ditemukan pegawai yang saat itu masuk kantor. Demikian kondisi yang dilihat wartawan media ini saat berkunjung ke Kantor Resort Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bintuhan yang berada di Desa Selasih Kecamatan Kaur Selatan. Selasa, (1/11/2016).

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, salah seorang Pegawai Kantor Resort BKSDA Bintuhan Simanjuntak, mengatakan jumlah Pegawai yang berkantor di Kantor Resort BKSDA Bintuhan berjumlah Lima orang.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai kondisi kantor yang belum buka, Simanjuntak menjelaskan, bahwa pegawai BKSDA lebih sering di lapangan. “Kalau tidak ada urusan di kantor sudah pasti Pintunya ditutup dan dikunci, sebab kami sering di lapangan,” terang Simanjuntak.

Lebih lanjut Simanjuntak menginformasikan, Hari Kamis dengan Hari Jum’at tanggal 3 sampai 4 September 2016 Pegawai Kantor Resort BKSDA Bintuhan bersama-sama dengan Pegawai Kantor BKSDA Bengkulu akan mengadakan Apel Siaga di lokasi Taman Wisata Alam (TWA). “Rencananya kami akan menginap dan membuat tenda di lokasi TWA selama 2 Hari,” paparnya.

Seperti diketahui, bahwa di lokasi TWA Regional 95 diduga telah terjadi kerusakan dan perubahan bentang alam. disinggung mengenai hal ini, Simanjuntak mengelak untuk menjawabnya. “Waduh Pak, kalau itu tanyakan dengan pimpinan kami saja, kalau kami yang memberikan keterangan nanti takut salah, malah tidak pas,” jawab Simanjuntak singkat. (Rza)

Permalink to Warga 4 Desa Kecamatan Tanjung Kemuning Kaur Inginkan Bergabung Ke BS
Daerah, Headline, Kaur

Warga 4 Desa Kecamatan Tanjung Kemuning Kaur Inginkan Bergabung Ke BS

Irwanto Tohir alias Ujang Taso, Mantan Kades Tanjung Bulan

Irwanto Tohir alias Ujang Taso, Mantan Kades Tanjung Bulan

Lintasbengkulu.com, Kaur – Karena Rentang Kendali dalam urusan ke Pemerintahan ke Pemkab Kabupaten Kaur terlalu jauh, dan urusan Kesehatan mayoritas ke Bengkulu Selatan (BS), serta Ekonomi Bisnis juga ke BS. Warga empat Desa di Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu ini berencana untuk menghadap Bupati BS Dirwan Mahmud dengan masksud agar Pemerintah Kabupaten BS dapat menerima mereka untuk kembali kepangkuan Bumi Sekundang Setungguan ini.

Menurut salah seorang warga Desa Tanjung Bulan Irwanto Tohir, saat dikonfirmasi terkait 4 Kepala Desa yang mendukung  warganya untuk kembali bergabung ke Kabupaten Bengkulu Selatan, kepada lintasbengkulu.com Ia membenarkan hal tersebut.

Dikatakan Irwanto Tohir yang akrab disapa Ujang Taso ini, ke 4 Kades di Kecamatan Tanjung Kemuning Kaur tersebut yakni Kades Padang Tinggi, Tanjung Bulan, Beriang Tinggi dan Kades Sulauwangi ini sepenuhnya mendukung rencana warganya ayang akan bergabung kembali ke Kabupaten induk tersebut.

“Empat kades ini sepenuhnya mendukung kami yang akan kembali ke Kabupaten Bengkulu Selatan. 95 persen warga 4 desa ini menginginkan bergabung kembali ke kabupaten induk yakni bengkulu Selatan,” kata Ujang tasok.

Keinginan warga 4 desa di Kecamatan Tanjung Kemuning yang akan bergabung ke Bengkulu Selatan itu bukan karena kurangnya perhatian Pemerintah Kaur. Akan tetapi karena jarak tempuh untuk berurusan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur cukup jauh hingga menempuh jarak 57 KM. Sementara kalau ke bengkulu Selatan hanya menempuh jarak 31 km, terang Ujang Tasok.

Selain itu beber Tasok, terkait maslah kesehatan masyarakat, mayoritas warga ke-empat Desa ini berobat ke RSUD-Hasanuddin Damrah Manna, karena jarak ke RSUD kaur cukup jauh. Dan masalah Ekonomi Bisnis mayoritas juga ke Bengkulu Selatan, ujarnya.

“Kami harap Bupati Bengkulu Selatan dapat menerima kami untuk kembali bergabung ke BS. Dalam waktu dekat kami akan ke Pemkab BS untuk bertemu Bupati Dirwan Mahmud,” demikian Ujang Tasok. (tom)  

Permalink to Festival Nusantara Expo, Kaur Tampilkan Tari Tutur Meringit
Daerah, Headline, Kaur

Festival Nusantara Expo, Kaur Tampilkan Tari Tutur Meringit

Festival Nusantara Expo, Kau Tampilkan Tari Tutur Meringit

Festival Nusantara Expo, Kaur Tampilkan Tari Tutur Meringit

Lintasbengkulu.com, Kaur – Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Kaur, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan Festival Nusantara Expo yang akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Dikatakan Kepala Seksi Bidang Kebudayaan Dinas PDK Kaur Hertawansyah S.Sos, rencanaya Kabupaten Kaur akan menampilkan tari Tutur Meringit dalam festival yang akan diselenggarakan mulai 19 s/d tanggal 23 Oktober 2016 mendatang.

“Kita telah mempersiapkan dua sanggar tari yang akan mengikuti festival nanti, yakni Sanggar Tari serunting Sakti yang yang dikolaborasikan dengan sanggar tari Gemas SMPN Berasrama Kaur,” katanya.

Sealai itu, Hertawansyah juga berharap tari Tutur Meringit yang yang dinyanyikan Dati ini, nantinya akan menjadi persembahan terbaik. “Mudah-mudahan saat tampil nanti, anak-anak bisa optimal dan menjadi persembahan terbaik,” tutup Hertawansyah. (Rza)

Permalink to Mantan Ketua DPRD Kaur Diperiksa Pengawas Kejagung
Headline, Kaur

Mantan Ketua DPRD Kaur Diperiksa Pengawas Kejagung

Gambar Baliho Gusril Fauzi Saat Pilkada Kaur 2015

Gambar Baliho Gusril Fauzi Saat Pilkada Kaur 2015

Lintasbengkulu.com, Kaur – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kaur periode 2005-2010, H Zulkifli Jafar, Selasa (11/10/2016) kemarin memenuhi panggilan penyidik Kejaskaan Agung di pengadilan tinggi (PT) Bengkulu.

Beliau dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam pemeriksaan Internal Kejaksaan, sehubungan atas surat pengaduan dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) nomor 533/KASN/3/2016 tertanggal 28 Maret 2016 yang lalau.

Hal ini terkait tindaklanjut dugaan pelanggaran disiplin dalam penyalahgunaan wewenang atau perbuatan tercela yang dilakukan oleh pegawai/jaksa pada Kejaksaan Negeri Pekan Baru (Sdr. Idianto, SH, MH. -Kepala kejaksaan Negeri Pekan Baru).

Yang mana tertulis dalam surat panggilannya melalui bantuan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur bernomor B-783/N.7.16/  /10/2016 menyebutkan bahwa Kepala Kejasaan Negeri Pekan Baru itu diduga terlibat dalam memberikan dukungan kepada calon Bupati Kaur (Gusril Fauzi, S.Sos) pada Pilkada 2015 yang lalau.

Adapun bentuk dukungannya yakni berupa pemasangan foto saudara Idianto yang merupakan jaksa aktif, yang dipasang menjadi biground pada baliho calon Bupati kaur Gusril Fauzi yang merupakan adik kandungnya sendiri.

Terkait hal ini, Zulkifli A Jafar yang akrab disapa Zul Japuk ini, dikonfirmasi lintasbengkulu.com di kediamannya di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, membenarkan kalau dirinya menerima panggilan dan telah memenenuhi panggilan tersebut.

“Ya benar, pada hari Selasa 11 Oktober 2016 kemarin saya ke Pengadilan Tinggi Bengkulu, guna memenuhi panggilan penyidik dari Kejasaan Agung (Kejagung) RI. Di Pengadilan Tinggi Bengkulu saya menghadap jaksa penyidik Martono, SH, MH yang merupakan Inspektur pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Jaksa Agung RI. Saya dimintai keterangan sebagai saksi mengenai dugaan keterlibatan Kejari Pekan Baru (Idianto), yang diduga memberikan dukungan penuh terhadap adiknya Gusril Fauzi saat mencalonkan diri sebagai calon Bupati Kaur Pada Pilkada 2015 yang lalu,” terang Zul Japuk.

Dikatan Zulkifli Jafar, dalam pemeriksannya sebagai saksi oleh pengawas Jaksa Kejagung RI itu, dirinya membeberkan beberapa bukti dugaan keterlibatan Kajari Pekan Baru (Idianto) dalam mendukung adiknya (Gusril Fauzi) saat menjadi calon Bupati, hingga mengantarkannya menjadi seorang Bupati saat ini.

“Untuk barang bukti Baliho foto Kajari Pekan Baru Riau (Idianto) yang berpakaian dinas lengkap seorang Jaksa yang dipasang sebagai Biground calon Bupati Gusril Fauzi sudah saya serahkan kepada jaksa yang namanya Tik Yono,” ungkapnya.

Selain Barang Bukti (BB) Baliho, zul Japuk juga menyerahkan bukti lain yang berupa Kalender. “Bukti Kalender calon Bupati Kaur nomor urut 1 (satu) yang memuat foto Kepala Kejaksaan Pekan Baru itu juga sudah saya serahkan,” kata Zul Japuk.

Dia menambahkan, selain memberikan dua barang bukti tersebut, dihadapan Pengawas Jaksa Agung RI itu, Zulkifli Jafar  menjelaskan kalau untuk menjadi seorang Bupati tersebut biayanya cukup besar. “Saya sampaikan kepada penyidik pengawas Jaksa Kejaksaan Agung kemarin, kalau saudara Idianto diduga merupakan tulang punggung kemenangan Gusril Fauzi. Maaf ya, saya merupakan calon Bupati nomor urut 5, biaya yang saya keluarkan untuk mengikuti Pilkada ini cukup besar. Seorang Gusril Fauzi, yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) biasa, yang jabatannya masih sebagai Kasubag pada Pemerintah Kota di Provinsi Bengkulu itu, tidaklah mungkin dapat mengikuti beberapa tahapan pilkada secara sempurna tanpa dukungan finansial yang kuat yang diduga dibantu kakaknya Idianto, yang merupakan Kepala Kejaksaan Negeri pekan Baru (Riau) itu,” beber Zulkifli Jafar.

Zul berharap kasus ini segera dapat diselesaikan sesuai dengan proses hukum yang berlaku, sehingga semua menjadi jelas dan tidak menimbulkan polemik dimasyarakat.

Informasi terhimpun, dalam kasus ini, selain Zulkifli Jafar, Jaksa Pengawas Kejagung juga telah memeriksa satu orang saksi lainnya atas nama Feri. (Tom)

Permalink to Menara Rambu Suar Bintuhan Selesai Dibangun
Daerah, Headline, Kaur

Menara Rambu Suar Bintuhan Selesai Dibangun

Rambu Suar Kabupaten Kaur

Rambu Suar Kabupaten Kaur

Kaur, Lintasbengkulu.com – Pembangunan Menara Rambu suar Bintuhan yang terletak di Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan dengan ketinggian 25 meter, kini pembangunannya telah selesai dikerjakan.

Seperti diketahui, bahwa Pembangunan Rambu suar dengan nomor kode lelang 33969114, agency ditjen Phb Laut, satuan kerja Distrik navigasi kelas 1 Tanjung Priok setidaknya menelan anggaran Rp.1.326.028.000.

Pelaksana lapangan pembangunan menara rambu suar Erwin mengatakan, pembangunan terhitung dari tanggal 15 Juli 2016-11 November 2016 sesuai dengan nomor kontrak 066/kontrak/00/satker-DNV.TPK/VII-2016. “Untuk lelangnya dilaksanakan di pusat, untuk PPK pembangunan menara rambu suar Bapak Danles Hutajulu,” ujarnya. (rza)

Permalink to Terapkan CSR, PT DPP Bangun Rumah Ibadah
Daerah, Kaur, Terkini

Terapkan CSR, PT DPP Bangun Rumah Ibadah

Salah satu Masjid yang dibangun PT DPP melalui kegiatan CSR

Salah satu Masjid yang dibangun PT DPP melalui program CSR

Lintasbengkulu.com, Kaur – PT. Dua Putra Perkasa (DPP) merupakan perusahaan pengelola tambak udang di Desa Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu dan merupakan satu-satunya PT pengelolan tambak udang di Kaur yang memiliki izin luas lokasi 60 Ha, dengan luas izin lingkungan 48 Ha. Sementara itu, untuk 12 Ha lahan tambak belum bisa dimanfaatkan karena belum adanya izin lingkungan.

Hal itu diketahui dari izin yang dikantongi PT. DPP, dengan Nomor izin lokasi 188.4.45-633 Tahun 2015 serta izin Lingkungan nomor 188.4.45-762 Tahun 2015 yang ditetapkan dalam SK Bupati Kaur (Hermen Malik).

Untuk menerapkan CSR, PT DPP menunjukkan keseriusannya dengan  membangun rumah ibadah (masjid Al-Islam) di Desa Muarajaya di Desa Benteng Harafan,  serta Masjid Baiturrahman di Mapolres Kaur.

Selain itu, PT. DPP juga merealisasikan CSR kepada SMKN 07 Kaur, berupa mesin pengolahan Kopi, mesin Sanggrai Kopi, mesin penggilingan kopi, wajan, mesin penggorengan, dan mesin pengemasan kopi serta Freezer.

Sementara itu Sekretaris LSM Lipan Jaya, Feri Hera Karneda saat ditemui wartawan media ini membenarkan, bahwa Masjid Al-Islam Desa Muarajaya merupakan bantuan dari PT. DPP melalui program CSR. “Pembangunannya dilaksanakan sebelum PT. DPP memanen hasil tambak mereka,” singkat Feri. (rza)

Permalink to Pembangunan Pengaman Pantai Hili Ditargetkan Selesai Tepat Waktu
Daerah, Headline, Kaur

Pembangunan Pengaman Pantai Hili Ditargetkan Selesai Tepat Waktu

Pantai Hili Kecamatan Semidang Gumay, Kaur

Pantai Hili Kecamatan Semidang Gumay, Kaur

Lintasbengkulu.com, Kaur – Proyek pembangunan pengaman pantai Hili yang berada di Desa Mentiring Kecamatan Semidang Gumay di targetkan selesai tepat pada waktunya, pernyataan ini disampaikan pelaksana lapangan PT. Paku Bangun Jaya, Agus di kantornya.

Agus mengatakan, Volume proyek pengaman pantai Hili dengan panjang 170 meter dengan nilai kontrak Rp. 6,3 Miliar, proyek ini dibangun untuk menyelamatkan ancaman abrasi pantai yang hampir memakan badan jalan Negara.

Imbuh Agus kepada lintasbengkulu.com, bahan material yang digunakan seperti, pasir sungai serta batu kali yang dipakai untuk mengisi susunan batu kubus didatangkan dari luar lokasi proyek. “Kita beli dengan orang yang memiliki izin galian C di Wilayah Kabupaten Kaur, seperti pasir sungai kita beli dengan Bapak Nekson,” ujarnya.

Pasir yang mengandung unsur tanah tidak kita pakai dan di pisahkan di tempat lain, lanjut Agus, kemudian untuk ukuran batu yang disusun di bawah batu kubus kita datangkan dari luar dengan ukuran minimal 10/30. “Kita tidak akan menggunakan batu yang ukurannya kurang (kecil), karena sudah ada petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis,” tutup Agus. (rza)