Teman Diperas, Anak Kades Durian Sebatang Dihantam Balok Kayu

by
Chevi anak Kades Durian Sebatang korban penganiayaan

Lintasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – ANDREAN CHEVY bin YULIUS HILMAWAN 21 Tahun, Laki-laki pekerjaan Mahasiswa alamat Desa Durian Sebatang Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan ini mengalami luka robek pada kening kanan dan memar pada bagian kepala akibat dihantam Balok Kayu oleh kedua pelaku yakni berinisial Fi (17) dan Pi (28), keduanya warga desa Karang Agung Kecamatan Kedurang Bengkulu Selatan.

Kejadian ini berawal dari teman korban yakni Yuan diduga dimintai paksa uang oleh pelaku berinisial Fi (17) seorang pelajar warga Desa Karang Agung, Selasa (23/06/2020).

Korban yang saat itu sedang duduk santai lalu melihat kejadian tersebut  menegur pelaku Fi agar tidak meminta uang dengan cara memaksa. Merasa tidak senang pelaku Fi pun pergi meninggalkan korban dan memanggil serta membawa temannya Pi (28) seorang petani warga desa Karang Agung Kedurang.

Sesampainya di lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) keduanya lalu memukuli korban dengan balok kayu sehingga korban mengalami robek pada kening sebelah kanan dan luka memar pada bagian kepala, jelas Kapolres Bengkulu Selatan AkBP Deddy Nata SIK disampaikan Kapolsek Kedurang Iptu Kusyadi.

Untuk mendalami kasus tindak pidana penganiayaan ini kepolisian sektor Kedurang pimpinan Iptu Kusyadi tetlebihdahulu akan memanggil para saksi yang saat itu melihat kejadian.

“Laporan korban sudah kita terima, informasinya rami, tapi untuk memastikan apakah iya hanya kedua pelaku yaitu Fi dan Pi melakukan pemukulan terhadap korban Andrean Chevi yaitu putera Kades Durian Seginim ini, kedua terduga pelaku akan kita panggil dan dimintai keterangannya. Bisa saja lebih dari dua orang pelakunya, kita lihat saja nanti hasil penyelidikan,” terang Kapolsek Kedurang Iptu Kusyadi.

Teman Korban yakni Yuan beserta saksi-saksi lainnya juga akan kita panggil untuk dimintai keterangannya. Untuk sementara pelaku belum kita tangkap dan belum di tetapkan sebagai tersangka, masih penyelidikan, demikian Kapolsek Kedurang. (Tom)