TSK Curnak Akhirnya Meninggal Dunia

by
A;lamrhum Yanto TSK Curnak saat makan disela pemeriksaan Penyidik Reskrim Polres BS
Alamrhum Yanto TSK Curnak saat makan disela pemeriksaan Penyidik Reskrim Polres BS

LINTASBENGKULU.COM, BS – Yanto (40) warga Desa Gunung Sakti Tersangka pencurian hewan ternak yang ditangkap polisi Jumat pagi (09/11/2018) akhirnya meninggal dunia. Informasi diperoleh, tersangka meninggal dunia sekira pukul 14.01 WIB siang, Jumat (09/11/2018).

Data terhimpun, sebelum meninggal dunia sekira pukul 11.31 WIB sebelum shalat jumat. Usai dilakukan pemeriksaan terkait kasus curnak yang diduga dilakukan almarhum. Tersangka Yanto kembali dimasukan kedalam Sel tahanan Reskrim Polres Bengkulu Selatan.

Namun usai Shalat Jumat, sekira pukul 1.15 WIB, datang pengacara untuk membesuk tersangka. “Tersangka masih dalam keadaan hidup, selang setengah jam ada info tahanan pingsan setelah itu langsung dibawa kerumah sakit. Sampai rumah sakit di cek sudah meninggal dunia,” kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Enggarsyah Alimbaldi dibenarkan Kanit Pidum Ipda Priyanto.

Disampaikan Kasat Reskrim, menurut keterangan Dokter kata Enggarsyah, Almarhum meninggal karena PNUEMONIA ASPIRASI. Disebabkan saaat di dalam sel Almarhum dikasih minum sama teman satu selnya.

“Tadi dokter menjelaskan bahwa meninggal bukan karena kena tembak, kemungkinan gagal pernafasan karena minum air. Karena ditemukan air dalam tenggorokan. Kalau kena tembak atau akibat kekerasan tidak ada,” terang Kasres.

Dalam pemeriksaan, sebelum almarhum neninggal dunia ia menagku sudah melakukan pencurian ternak di 6 TKP, yaitu:

1. Jln. Sebiris ( 4 ekor sapi )
2. Desa Suka Rami/Batu Balai ( 3 ekor sapi, 2 ekor Kerbau )
3. Desa Jeranglah ( 6 ekor sapi )
4. Desa Air Sulau Kedurang ( 4 ekor sapi )
5. Kuari Can Bingkil Kec. Manna ( 6 ekor sapi )

6. Desa Gunun Sakti (1 ekor Sapi)

Tidak menutup kemungkinan tkp-tkp lainnya. (tom)