Wartawan & Polisi di Bengkulu Selatan Deklarasikan Anti Hoax

by
Para Jurnalis, Kapolres, Kasat Binmas dan kasi Humas Polres BS Deklarasi Anti Hoax
Para Jurnalis, Kapolres, Kasat Binmas dan kasi Humas Polres BS Deklarasi Anti Hoax

LINTASBENGKULU.COM, BS – Dimasa serba canggih seperti sekarang ini, dengan mudahnya masyarkat memperoleh informasi yang disebarkan melalui internet. Seperti media sosial, facebook, twitter, instagram, blogspot, media online maupun media cetak dan lain sebagainya.

Untuk mengantisipasi informasi bohong atau berita Hoax. Para jurnalis di Kabupaten Bengkulu Selatan, baik dari media cetak maupun media online, bersama polisi mendeklarasikan Anti Hoax.

Deklarasi ini bertujuan untuk mengantisipasi serta mengingatkan kepada para jurnalis atau wartawan untuk tidak membuat berita Hoax, Isu Sara dan Ujaran Kebencian. Deklarasi Anti Hoax, Issue Sara dan Ujaran Kebencian ini digelar di Mapolres Bengkulu Selatan, Senin (12-03-18) siang tadi.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Ordiva. SIK menghimbau, kepada wartawan agar tidak membuat berita Hoax, Isu Sara dan dan Ujaran kebencian. Sebab kata Ordiva, dengan berita Hoax ini dapat menimbulkan kegaduhan serta konflik dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa.

“Beritakanlah sesuai fakta yang ada. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Asrianto (38), yang merupakan wartawan media cetak lokal di daerah ini, ia sangat mendukung deklarasi Anti Hoax, Isu Sara dan Ujaran Kebencian yang diprakarsai oleh Polres Bengkulu Selatan ini.

“Saya setuju apa yang disampaikan oleh Pak kapolres Ordiva tadi. Apabila ada dari rekan-rekan wartawan yang membuat berita Hoax, proses dan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang ada,” kata Asri. (tom)