,

Waspada..!!! Ada Daging Sapi Busuk Dijual di Pasar Manna

by
Dua potong Daging Sapi Busuk yang diamankan Unit Tipiter Polres BS

LINTASBENGKULU.COM, BS – Pengumuman-pengumuman, jika anda membeli daging di pasar tradisonal di wilayah Bengkulu Selatan diharapkan untuk berhati-hati. Pasalnya, Unit Tipiter Polres Bengkulu Selatan sekira pukul 10.01 WIB Jumat (25/05/18) pagi tadi mengamankan 2 potong daging sapi tidak layak konsumsi (busuk) yang dijual dipasar Kutau, Kota Manna.

Data terhimpun, dua potong atau dua kaki daging sapi yang di amankan polisi itu milik Berkud (35) warga Kelurahan Gunung Mesir, yang di jual oleh rekannya dipasar Kutau. Menurut keterangan sipenjual kepada media ini, dia menjelaskan kalau daging sapi yang baru terjual sebanyak 5 kg itu di beli bosnya dari warga Pino Raya berinisial Ri (25).

“Saya hanya membantu menjual, dan baru laku sekitar 5 kg. Sapi itu di beli Berkud dari Ri warga Kecamatan Pino Raya. Saya tidak tahu apakah saat dibelinya sapi itu sudah mati atau masih hidup. Namun saat diantar kerumah bos saya, tengah malam kemarin, Kamis (24/05/18), sapi tersebut sudah dipotong, dan di beli sama Ri seharga Rp 5 juta,” terangnya, usai diperiksa unit tipiter Polres BS siang tadi.

Penulusuran Lintasbengkulu.com, sapi tersebut adalah milik Novi warga Pira yang dipelihara kakaknya yakni Nasan di desa Najungan. Menurut penjelasan Novi kepada media ini, sapi miliknya yang dipelihara kakaknya itu dalam keadaan bunting. Sapi tersebut diduga terkena potas oleh manusia yang tidak bertanggungjawab, sehingga oleh kakaknya Nasan, sapi itu di potong atau di sembelih.

“Tadi malam itu saya mendapat telpon dari kakak saya kalau sapi itu membantingkan diri, diperkirakan termakan potas sehingga oleh kakak saya sapi itu disembelih.Setelah di sembelih saya menghubungi Riki untuk menjualkan sapi saya yang sudah di sembelih ini. Namun Riki ini datangnya sudah malam, sekitar pukul 24.00 WIB tengah malam kemarin. Padahal sudah berjam-jam di sembelih,” beber Novi.

Lanjut dia, membusuknya daging sapi itu diduga akibat saat dipotong perutnya belum langsung di bedah. Padahal saat di bedah didalam perut sapi itu masih ada kantong plastik yang berbau nangka.

“Saya curiga saat itu ada mobil Pikup Grand Max bolak balik lewat, tapi nomor polisinya bukan seri BD,” kata Novi mencurigai.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo SIK, melalui Kanit Tipiter, Ipda Kusyadi membenarkan kalau pihaknya mendapat laporan dan telah mengamankan dua potong daging sapi yang tidak layak konsumsi (busuk) tersebut dijual di lokasi penjualan daging di Pasar Kutau.

“Iya benar, tadi kita amankan dua potong daging sapi dari pasar kutau. Daging sapi yang dijual tersebut sudah membusuk dan tidak layak untuk dikonsumsi lagi. Untuk tindaklanjutnya, pemilik dan penjual serta pembeli masih dilakukan pemeriksaan,” demikian Kusyadi. (tom)