Waspada di Bengkulu Selatan Beredar BBM Mentah

by
rps20170405_153928_401
SPBU 09 terlihat sepi

LINTASBENGKULU. COM,  Bengkulu Selatan – Bagi masyarakat khususnya yang mempunyai kendaraan bermotor menggunakan bahan bakar minyak (BBM) baik Pertalite ataupun Premium untuk berhati-hati membeli bahan bakar minyak eceran.

Baru-baru ini,  petugas SPBU 09 Tanjung Raman, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mendapati pelaku pengecer BBM mengoplos minyak mentah dengan Pertalite.

“Sekitar satu bulan yang lalu petugas kami mendapati pelaku yang mengoplos minyak mentah saat mengisi jerigen di SPBU kami,” kata Manger SPBU 09 BS,  Radius Prawiro kepada wartawan,  Rabu (05/04/17).

Dijelaskan Radius,  saat itu pelaku membawa 5 jerigen kapasitas muatan 35 liter untuk mengisi BBM jenis Pertalite.  Nah, saat jerigen disi petugas merasa aneh karena belum sampai ukuran 35 liter minyak terisi kedalam jerigen tersebut ternyata sudah penuh.

“Saat di cek pada 4 jerigen lagi yang belum terisi ternyata didalam jerigen tersebut didapati BBM yang diduga tidak layak pakai tersebut,” Ujarnya.

Masyarakat dihimbau kalau mengisi BBM sebaiknya langsung ke SPBU. Sebab kata Radius,  BBM oplosan tersebut sangat membahayakan dan kalau digunakan dapat merusak kendaraan.

Hal ini menurut Manager SPBU 09 Manna ini ditakutkan nantinya pihak SPBU yang disalahkan khusunya pihak Pertamina, kata Radius.

Ditambahkannya, akibat maraknya peredaran minyak mentah yang tidak layak pakai karena oktannya terlalu tinggi tersebut berdampak dengan volume penjualan BBM perharinya di SPBU,09 Tanjung Raman.

“Biasanya peralit kita pesan setiap harinya sebanyak 16 ton,  namun sudah dua minggu ini kami hanya berani pesan 8 ton, itu pun sulit habis. Bisa habis terjual juga apabila BBM jenis  Premium tidak masuk, ” keluh Radius Prawiro. (tom)