Wow, IML Cairan Bisa Tambal Sendiri Ban Bocor

by

Lintasbengkulu.com – Kampanye perilaku aman berkendara kini semakin gencar dilakukan oleh semua kalangan.

Mulai dari kepolisian, dinas Perhubungan, hingga pelaku industri otomotif, dengan maksud mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Data Korlantas Polri menyebutkan, perilaku berkendara lah yang sering kali menjadi faktor utama kecelakaan lalu lintas. Meski terbilang sulit di awal, kini edukasi aman berkendara (Safety Riding) mulai dianggap penting oleh sebagian masyarakat.

Maka itu, PT Tetsan, Polres Jakarta Barat, dan Relawan Saber turut mengkampanyekan safety riding dengan menggunakan cairan antiban bocor IML, supaya terhindar dari kecelakaan atau tindakan kriminal di jalan yang disebabkan ban bocor.

Cairan antiban bocor IML dari Tetsan memiliki kualitas tinggi, yang sangat berbeda dengan cairan antibocor di pasaran. Ditambah lagi persepsi bahwa cairan antibocor berdampak buruk terhadap ban dan pelek. Dipasarkan sejak empat tahun lalu, cairan antiban bocor merek IML Super Tyre Sealant merupakan produk lokal perpaduan teknologi dari Jepang dan Korea.

Philip Buulolo, Direktur PT Tetsan, mengatakan cairan ini menggunakan teknologi khusus yang membuat ban tidak akan bocor, meski terkena ranjau paku.

Dalam cairan ini terdapat teknologi tubeles, seperti lem berteknologi, yang ketika terkena paku atau benda tajam, cairan IML akan menambal secara otomatis dengan cepat secara permanen, kata Philip di Jakarta, kemarin.

IML hadir dalam beberapa varian, yaitu IML khusus ban mobil 500 ml dan motor 350 ml untuk motor ring 14 inci dan 500 ml untuk motor ring 17 inci.

Cairan untuk mobil berbeda teknologi dengan untuk motor, sebab sudah dilengkapi teknologi antigetar. Wujud cairannya pun lebih kental dan daya rekatnya lebih banyak dibandingkan IML motor.

Philip mengatakan, sebelum cairan dimasukkan ke dalam ban, ban harus dikempeskan terlebih dulu. Karena sifat cairannya, IML bertolak belakang dengan angin. Jadi anginnya harus dikeluarkan dahulu.

Setelah angin dipastikan habis, cairan dalam botol dikocok dahulu sebelum dimasukkan ke ban melalui pentil. Selanjutnya, ban dapat diisi angin kembali dengan tekanan standar.

Teknologi dalam IML menjadi solusi bagi para pengendara yang sering pulang larut alam. Terutama saat tukang tambal ban tutup, pengendara tak perlu takut jika ban kendaraannya terkena ranjau paku atau benda tajam lainnya. Karena cairan yang ada dalam ban akan menambal secara otomatis.

Saat ini pasar cairan antiban bocor IML sangat baik. Setiap bulan, sekitar 250.000 botol dijual. Harga IML motor ukuran 350 ml Rp 30.000 per botol, 500 ml Rp 35.000, dan mobil Rp 95.000 per botol.

IML didistribusikan hampir di seluruh kota di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. sementara Papua dan sekitarnya, bisa didapatkan di toko atau bengkel yang menjual ban luar.

Juga tersedia di toko onderdil dan bengkel-bengkel motor, seperti Deppo Ban, SiTepat, Superban, AutoBot, Depot Ban, dan toko ban modern lainnya. Selain itu juga tersedia di beberapa spbu pertamina dan supermarket terpilih.

(merdeka.com)