Lanud Sri Mulyono Herlambang Minta Tak Ada Pembangunan Lagi Di Lapter II

by
Ilustrasi Lapter II

Lintasbengkulu.com-BS- Pangkalan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang Selasa Siang, Mendatangi Kabupaten Bengkulu Selatan guna membahas status Lapangan Terbang (Lapter) II yang berada di kawasan Padang Panjang, Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Dalam kunjungannya ke Pemkab Bengkulu Selatan, pihak Lanud Sri Mulyono Herlambang meminta agar Pemkab Bengkulu Selatan menghentikan sementara aktivitas warga yang telah bermukim di Zona Lapter II.

Kedatangan rombongan Lanud Sri Mulyono Herlambang ke kantor Pemkab Bengkulu Selatan, pada Selasa siang bertujuan untuk klarifikasi mengenai status Lapter II yang hingga saat ini belum ada kata sepakat soal hibah dari TNI AU kepada Pemkab Bengkulu Selatan, meski sebelumnya pihak pemkab Bengkulu Selatan sudah beberapa kali mengajukan permohonan hibah Lapter II yang saat ini sudah didirikan pemukiman dan kawasan perkantoran.

Oleh sebab itu, perwakilan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, yang diwakili Kadis Logistik Letkol Kalpander Sianipar berharap agar Pemkab Bengkulu Selatan bisa menghormati keputusan pihak TNI AU yang belum memberikan Hibah Lapter II seluas 350 hektare, karena saat ini status Lapter II masih berada di bawah kendali TNI AU.

Meski demikian tercatat ada sekitar 600 warga yang telah bermukim di kawasan Lapter II. Padahal hingga saat ini tak ada kesepakatan untuk didirikan bangunan permanen. Mengetahui kondisi tersebut, Kadis Logistik Letkol Kalpander Sianipar, menginginkan agar Pemkab Bengkulu Selatan bisa menginstruksikan warga sekitar untuk tidak mendirikan bangunan apapun.

“Nanti harapan kita jangan lagi dibangun bangunan permanen karena inikan masih milik TNI AU, kalau soal hibah langsung saja ke pihak TNI AU Pusat karena itu kewenangan mereka (TNI AU),” Ujar Letkol Kalpander Sianipar.

Sementara itu, Penjabat Sekda Bengkulu Selatanm Yuian Fauzi mengatakan bahwa pihaknya menerima kunjungan Lanud Sri Mulyono Herlambang ke kantor Pemkab Bengkulu Selatan, untuk berkoordinasi mengenai status Lapter II. Terkait dengan keinginan tersebut, Yulian Fauzi berharap agar masyarakat yang sudah berdomisili di kawasan Lapter untuk tidak terus melakukan pembangunan hingga adanya proses Hibah.

“Kita sangat berterimakasih dengan adanya kunjungan ini, tapi nanti kita koordinasikan ya, sama warga yang ada,” tukas Yulian Fauzi.(Tom)